
Waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore,Kegiatan orientasi hari pertama sudah selesai,waktunya pulang.
Kintan berjalan sampai ke depan kampus untuk menunggu mobil Aya atas permintaannya,tentu saja hal itu Fero dan Bima yang sudah mengaturnya.
Bima selalu memantau Kintan baik transportasinya apartemen ke kampus maupun dari pulang kuliah menuju ke apartemen dan itu tanpa sepengetahuan Aya dan Kintan.
Bahkan Bima berencana mengirim sopir untuk mengantar jemput kintan.Setelah menunggu 30menit ,akhirnya Aya muncul
dan mereka pulang ke apartemen berdua.Sedangkan Icha dan Tata masih dikampus untuk menyelesaikan tugasnya.
"Ay,,mampir dulu beli makanan untuk makan malam ,aku males masak,capek banget."ucapnya dengan menunjuk salah satu tempat yang menjual ayam lalapan.
"Oke."
Setelah membeli makanan ,mereka langsung pulang ke apartemen.
Pukul 5 sore Icha dan Tata juga sudah tiba di apartemen.
Malam harinya mereka makan malam bersama diiringi candaan dan pengalaman yang terjadi hari ini.
"Oh iya tebak aku hari ini bertemu siapa?"ucap Kintan disela-sela pembicaraannya.
"Siapa? ayolah lagi males tebak tebakan nih."jawab Tata.
"Ka Radith,,kakak kelas kita ,patner duet puisiku."
"Waoooww ,penggemar rahasia."jawab Tata.
"Dia satu jurusan denganmu Cha,,Kurasa dia akan menindasmu besok,,hahaha."ucap Kintan.
"Siapa takut? akan kutunggu,,"Lalu mereka tertawa bersama.
Setelah selesai makan malam dan menyiapkan perlengkapan untuk kegiatan besok,mereka masuk ke kamar masing-masing untuk beristirahat.
.
.
.
Keesokan harinya masuk day 2 untuk masa orientasi mahasiswa baru.
Kegiatan Kintan kali ini adalah pengenalan kampus.Ada istilah "Tak kenal maka tak sayang",jadi mahasiswa baru diberi pengetahuan tentang dari mulai berdirinya kampus ,visi misi,tujuan, berbagai pilihan jurusan yang ada,jumlah dosen ,prestasi kampus bahkan sampai fasilitas yang tersedia ,terakhir mahasiswa baru akan dibagi kelompok untuk mengelilingi dan mengenal area kampus oleh kakak tingkat langsung yang menjadi pemandunya.
Entah kebetulan atau sudah direncanakan,kelompok Kintan dipandu oleh Raditya Permana dari fakultas manajemen bisnis.
"Yeayyy,,"
"Ka Radith my idol."
"My favorite."
Kira-kira begitulah reaksi teman kelompok Kintan yang mengetahui jika kelompoknya akan dipandu langsung oleh Radith.
Tetapi semua itu anggapi dengan santai dan biasa saja oleh kintan.
.
.
.
Tidak terasa waktu begitu cepat berlalu ,Hari ke 2 kegiatan pun sudah berakhir.
Seperti biasa Kintan menunggu jemputan dari Aya.
Radith melihat Kintan menunggu jemputan lalu menghampirinya.
"Nunggu siapa?" tanya Radith.
"Eh kak Radith ,,nunggu Aya bentar lagi bilangnya" jawab Kintan.
"Ogh,,,serasa kayak SMA lagi ya bisa ngumpul bareng dengan sahabat."ucap Radith.
__ADS_1
"Hehee iya ,,kita juga satu apartemen,,jadi makin seru."jawabnya.
"Mau bareng aku ga,,aku antarin ?"
"Ga deh kak,,nunggu Aya aja."
"Yacch,,padahal aku berharap banget,,hehee"ucap Radith.
"Oh iya kamu aku rekomendasikan perform puisi di malam puncak MAPABA Sabtu nanti."
"Loh ko aku kak?"
"Kan aku sudah tahu kualitas mu,,aku ga mau sembarangan nawarin karena nanti ada bakal ada bigboss yang hadir,jadi harus perfect." ujarnya lagi.
"Oh iya?? nanti kabari aja kak,biar aku siapkan bahannya."
"Siipp."
"Ga ada kesempatan buatku kah ini ?"celetuk Radith tiba-tiba.
"Eh ,,maksudnya?"jawab Kintan.
"Enggak ada,,lupakan,,ya udah aku duluan ya,,bye"ucap Radith melambaikan tangannya dan langsung mengemudikan mobilnya.
"Oh iya kak hati-hati."jawab Kintan nyaring.
"Maaf kak ,aku tau apa yang kamu maksud tapi sayang separuh hatiku sudah dibawa seseorang yang sekarang entah masih mengingatku atau sudah melupakanku." gumam Kintan dengan mengecek medsos nya Bima ,siapa tau sudah aktif.Tapi melihat kenyataan ga ada tanda-tanda dari berita Bima ,dia hanya menghembuskan nafasnya dengan kasar.
"Hay,,udah lama?"Aya datang menepuk pundaknya.
"Sampe lumuten ay,,hehee."
"Sorry,,yux!"dan mereka pulang bersama dengan badan yang sudah lelah.
.
.
.
Malam puncak perform dari berbagai kreasi calon mahasiswa siap ditampilkan.
Panggung sudah didekor dengan simpel tapi terkesan mewah.
Kintan and the geng sudah bersiap mau berangkat.
"Guys ,,malam ini seru banget kayaknya,beruntung banget Tan Lo diminta perform ,karena malam ini ada bigboss bilangnya."ujar Tata.
"Iya gue juga denger begitu,berarti bokap Lo ada donk ay."tanya Icha ke Aya.
"Iya ,bokap gue kalau disuruh datang acara begini nomer satu datangnya, seneng ketemu temannya,jadi mana mau ketinggalan acara seperti ini,,haha."jawab Aya.
"Bokap Aya emang gaul banget , nanti kita foto bareng ya ay dengan bokap loe,seandainya masih single?"ujar Tata msnopang dagunya membayangkan.
Pluk
"Ga usah berandai-andai lo."Aya menjitak kening Tata.
"Tan,,tau ga yang dibilang bigboss?"tanya Aya.
"Ga tau."ucap Kintan mengangkat kedua bahunya.
"Bokapnya Bima,,calon mertua lo."jawab Aya.
"Benarkah???"Jawab Kintan yang langsung menundukkan kepalanya.
"Tampilkan yang terbaik ,karena pasti berita tentang acara nanti akan sampai ke Bima."ucap Aya menepuk bahu dan memeluk Kintan erat memberi semangat dan supportnya.
"Let's go girl,,mari kita happy happy yeaayyy."ucap Tata meramaikan suasana ,lalu mereka saling merangkul menuju mobil untuk berangkat bersama.
.
.
__ADS_1
.
Malam penutupan yang dinanti dari setiap peserta MAPABA sudah dimulai.Sudah dipastikan tamu VVIP yang menempati barisan depan adalah para pengusaha serta pemilik kampus terbesar itu.
Kintan merasa gugup untuk membawakan puisi.Puisi kali ini tentang kenangan indah bersama dengan Bima.
Bahkan bisa sampai di kampus ini juga berkat support darinya.Terlalu perih dia rasa ,kerinduan yang dipendamnya sangat menyesalkan dada,dan ia menuangkannya ke dalam tulisan puisi.
"Inilah penampilan puisi dari peserta MAPABA,,Kintana Larasati."ujar presenter yang diikuti suara tepuk tangan.
Selamat malam semuanya,terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya.
Malam ini izinkan saya untuk membawakan puisi yang berjudul KENANGAN.
Puisi ini mengisahkan tentang dua sejoli yang saling mencintai namun terpisah oleh keadaan dan telah memberikan kenangan indah di hidupnya.
"Untuk kalian semua " ucapnya dengan mendekatkan microfon.
...Kenangan...
Aku merasakan kehangatan disekitarku
Seperti kau hadir disini begitu dekat
Kututup mata coba hadirkan bayanganmu
Wajahmu jelas nampak ceria membelai
Aku merasakan kehangatan disekitarku
Seperti kehadiranmu begitu dekat
Aku selalu ingat kenangan kita saat bersama
Semua itu telah merasuk terkunci dalam hatiku
Selama kenangan ini masih terus kurasa
Ku tidak pernah merasakita berpisah
Meski kita jauh tak berpesan kata kata lagi
Walau faktanya begitu,
Setiap malam sebelum kutidur
Selalu ada ucapan doa untukmu
Semoga kau baik baik saja disana ...
"Ya semoga kau baik baik saja disana"ucapnya lirih dengan mata berkaca-kaca dan menundukkan kepalanya untuk menutupi perasaannya jangan sampai menangis.
Tepuk tangan riuh dan standing applouse dari para tamu dan panitia MAPABA menyadarkannya untuk kembali tegak dan tersenyum.
Dia kembali menetralkan kegugupannya dan menundukkan badannya memberi salam.
Saat sesudah turun dari panggung ,papi Bima yang duduk di podium depan sebagai tamu VIP meminta salah satu panitia untuk mengarahkan Kintan bersalaman kepada teman temannya yang duduk disebelah.
Kintan tersenyum ,menundukkan badannya memberi hormat serta berjabat tangan kepada semua tamu VIP.
"Ini salah satu calon mahasiswi berprestasi"ucap papi Bima bangga memperkenalkan ke tamu lain.
"Bagaimana kabarmu nak? betah tinggal disini?"tanya beliau.
"Kabar saya baik dan sehat Pi,,maksud saya bapak."
"Santai aja ,kapan mau main kerumah?mami pasti seneng melihatmu,,"
"Nanti pasti saya kesana,,"
"Sukses terus ya?"
"Terima kasih."jawab Kintan membungkukkan badannya dengan hormat.
__ADS_1
Dan Aya menghampiri papanya juga untuk meminta foto bersama.Para tamu VIP dan keempat sahabat akhirnya bisa berfoto bersama.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️