Cintaku Berlabuh Di Surabaya

Cintaku Berlabuh Di Surabaya
112. Oh anakku


__ADS_3

2tahun kemudian


Hari begitu cepat berlalu,tak. terasa dua bayi kembar menggemaskan itu kini sudah berusia 2tahun.


Masih lucu-lucunya ,bicarapun masih agak cadel.Tetapi karena sudah bisa berlari ,mereka sering membuat opa dan mbahkung nya lumayan ngos-ngosan untuk sekedar bermain kejar-kejaran.Entah itu bermain bola atau bermain polisi-polisian.


Dua permainan itu sangat disukai Gama dan Gala.


"Sayang,,,dimana si kembar?"ucap Bima yang baru keluar dari kamar mandi dengan masih melilitkan handuk di pinggangnya serta bagian dada dibiarkan polos yang masih menyisakan setetes air.


Kintan baru selesai menyiapkan sarapan untuk suaminya dan anak kembarnya,melihat suaminya yang bertelanjang dada dan mencium aroma wangi sabun sang suami langsung mendekati Bima dengan mencium bibirnya.


"Bunda kesini sama ayah ,kangen dengan si kembar katanya ,jadi sikembar diajak jalan keliling komplek dengan mami ,tapi ayah dan dan papi olahraga sendiri ditaman belakang."


Bima meraih pinggang istrinya untuk kemudian dikecup keningnya.Lalu Bima memegang tengkuk istrinya untuk bisa mencium bibir yang dirindukan karena beberapa hari ini mama Kintan lebih dikuasai si kembar ,tidurpun sikembar selalu ingin dipeluk mamanya.Alhasil Bima yang harus mengalah untuk membiarkan istrinya dipeluk dua anak lelakinya.


Tetapi Kintan yang sudah berhasrat malah mencari pusaka yang ada dibalik handuk, ia mengelus dan mengurutnya.


"Oughh honey,,, ayo kita nikmati dulu sebentar sebelum sikembar kembali."ucap Bima mencium bibir istrinya dengan sangat dalam sehingga menimbulkan decapan, sambil menurunkan dress Kintan yang kerahnya berkerut itu.


Bima langsung membuka pengait b** dan membawa Kintan ke sofa tanpa melepas pagutannya.


Bima meremas dan menj*l*ti kedua bukit kembar yang sangat menggemaskan itu,


"Honey,,,sepertinya kamu hamil lagi,,ini mu kelihatannya tambah besar dan sangat membuatku bernafsu."ucap Bima melihat wajah cantik istrinya dengan masih memelintir pucuknya.


"Ahh,,,ini masih ada ASI nya yank,,kamu ga lihat kadang-kadang si kembar aja rebutan untuk menyedotnya,,hihi."Kintan teringat itu geli sendiri.


"Iya dan itu membuatku iri karena aku hanya bisa memandang tanpa bisa menyentuh."ucap Bima membelai pipinya dan membuat Kintan terkekeh.


"Kamu masih ingin memberi ASI si kembar sayang ,mereka sudah besar Lo sayang."tanya Bima.


"ini sudah seminggu si kembar kuberi susu formula ,sepertinya mereka syuka."


"Jadi ini menjadi milikku lagi?"tanya Bima yang tangannya mere*as bukit kembar yang bigsize itu.


"Hem,,,,dan sekarang aku milikmu sepenuhnya papa , miliki aku sekarang papa."Kintan kembali mengalungkan tangan nya ke leher Bima, dan ia langsung ******* bibir manis istrinya dan menge**ot dan melahap bukit yang menjadi kesukaan si kembar secara bergantian.Bahkan Bima merasakan minuman segar yang berasal dari sumbernya langsung.


Tidak lama keduanya sudah polos


Bima mengkungkung dengan membuka lebar pahanya ,dan menelusupkan lidahnya ke goa memabukkan itu.


Bima menyukai aroma wangi yang tercium dan itu semakin membuatnya gila untuk terus membawa lidahnya masuk ke lebih dalam.


"Sayaangg,,, enak banget."Kintan menggeliat kesana dan kesini dengan menekan rambut Bima dan itu membuatnya semakin lebih masuk lebih dalam.


Kintan sudah sangat kepanasan akibat ulah liar suaminya yang pagi ini sangatlah hot dimatanya.


Tidak lama Kintan sudah mengalami pelepasan yang pertama.Nafasnya memburu dan memejamkan matanya.


"Kamu masih sering perawatan bawah sayang." tanya Bima.


"Iya donk,,kan untuk memuaskan suamiku tercinta."jawab kintan.


"Pantesan wangi banget dan itu sangat membuatku kecanduan,,makin cinta dengan istriku."ucap Bima dengan melahap kembali bibir sexy istrinya.


menuntun sang pusaka untuk dia masukkan ke goa sempitnya.


"Oughhh sempit banget honey,,,ahh ,,oh my,,,."Bima meracau ,dia merasakan benar-benar nikmat goa punya istrinya.Bima merem melek dibuatnya.


Kintan memang sering perawatan ratus untuk yang dibawah dengan aroma kesukaan Bima ,maka tidak heran kalau membuat Bima selalu dibuat mabuk kepayang.


"Aku yang memimpin yank."pinta Kintan yang membuat Bima tersenyum.


"As you wish my love."lalu Bima merubah posisi Kintan untuk berada dipangkuannya.


Setelah 1jam dengan penyatuan yang saling memuaskan ditambah 1 jam di kamar mandi ,akhirnya Bima dengan setelan baju kerjanya dan Kintan dengan dress rumahan dipadu makeup tipis yang terlihat menyegarkan.


Mereka menuju ruang makan dengan saling bergandeng tangan dan senyum cerah terpancar di wajah mereka berdua.


"Anak-anak belum pulang Bi?"tanya Kintan ke bibi sambil menyiapkan segelas susu dan roti bakar untuk suaminya.

__ADS_1


"Sudah non,,tapi langsung ditaman belakang bermain sama opa dan mbahkung."jawab si bibi.


"Yank,,aku panggil anak-anak dulu ya ,nanti ngambek kalau ga lihat papanya berangkat kerja."


Cup


Bima bukannya menjawab malah mencium bibir Kintan yang sudah memberinya vitamin pagi ini.


"Malu ih dilihat bibi."Bima hanya terkekeh dan terlihat santai.


Kintanpun beranjak untuk memanggil anak-anaknya di taman belakang.


Tidak lama Bima mendengar suara panggilan dari kedua anaknya.


"Papaaa,,,papaa."Mereka berlari dengan sangat menggemaskan ingin dipeluk Bima.


Bima yang sudah selesai dengan sarapannya langsung berjongkok dan merentangkan kedua tangannya lalu menggendong kedua anak kembarnya.


"Ughhh sayangnya papa,,,ko bau acem cih ,,Hem?"tapi Bima malah mengecupi kedua pipinya dan dada mereka bergantian.Karena meskipun berkeringat tapi masih wangi aroma parfum baju yang kembar gunakan. keduanya selalu terlihat menggemaskan dimata Bima.


"Iya lah papa ,,tita kan abis oyahlaga,,dalan-dalan ama main bola,,makana kelingetan,, papa gimana cih."Jawab Gama si kakak yang membuat Kintan dan Bima terkekeh mendengarnya.


"Papa cih ga itut."celetuk si Gala


"Nanti kalau papa libur ya ,,kita main bola dan jalan-jalan,,oke?"


"Yeayyyy ,,Oce papa."jawab Gama dan Gala bersamaan.


"Lucu banget sih anak papa ini."Bima kembali menciumi kedua putranya dan membuat keduanya tertawa memperlihatkan giginya yang baru tumbuh depannya aja.


"Geli papa,,," keduanya terkekeh memegang kepala papanya.


"Ya udah turun dulu yux dari gendongan papa ,,papa mau berangkat kerja sayang."ucap Kintan.


"Ga apa-apa mama ,,biar papa gendong anak ganteng ini sampai depan,,tolong bawakan tasku ya mah."ujar Bima dengan masih menciumi puncak kepala si kembar.


"Gama ,Gala jaga mamah ya? papa kerja dulu ,,nanti kalau papa pulang mau dibawain apa?"


"Beles papa,,,tita Atan jaga mama ,,,


"Iya Gala juga ,,,papa bawa obinnya dak boleh ebut ya,,bial celamat campe yumah."ujar Gala.


Ucapan dari kedua putranya membuat Bima semakin terharu ,begitu bahagia mendengar celotehan kedua anaknya.


Bima mengecup kening Gama dengan lama ,setelah itu gantian Gala yang dicium keningnya dengan lama.


"Papa sayang kalian ,,love you son."Bima kembali mencium mereka bergantian.Setelah itu menurunkan keduanya,dan meraih pinggang istrinya.


"Terima kasih sudah menjadi mama yang baik bagi mereka ,,love you sayang."


"Love you too papa."lalu Bima mencium kening ,kedua pipinya dan memagut bibirnya.


"Sayang,,nanti bisa ga antarin bekal makan siangku?"


"Iya aku usahakan ya?"


Setelah itu Bima masuk kedalam mobilnya dan membuka jendela untuk melambaikan tangannya.


Rasanya ini yang memberatkannya setiap pagi,dan mereka bertiga lah yang sekaligus membuat Bima tidak bisa berlama-lama di kantor.


Apalagi setiap Sabtu Minggu ,ponsel sengaja dia matikan karena ingin menikmati momen berharganya bersama keluarga tercinta.


Dan semua karyawannya sudah sangat hafal kebiasaan sang bos yang sangat mencintai keluarganya.


.


.


.


siang harinya Kintan sudah bersiap dengan menata bekal makan siang untuk suaminya.

__ADS_1


Kintan akan berangkat sendiri ,tadi sudah pamit dengan si kembar ,nampaknya si kembar juga waktunya jam tidur tetapi alangkah terkejutnya ketika sudah didepan pintu ,ada panggilan teriakan dari si kembar.


"Mamaaaaa ituutt,,"Gama dan Gala berlarian menuju ke mamanya.


Kintan langsung meminta sopir untuk membantu membawakan bekal makan siang suaminya ke mobil dulu,sedangkan ia menggendong si kembar.


"Gama ,,Gala mau ikut?"


Keduanya langsung menganggukkan kepalanya.


"Mama mau temana?"tanya Gama menggemaskan.


"Kalian lupa ya,,tadi mama sudah bilang Lo mau ngantarin makan siangnya papa."jawab Kintan dengan menoel hidung keduanya bergantian.


"O iya lupa,,, emangnya papa belum matan ciang?"tanya Gala lagi.


"Belum sayang ,makanya mama mau cepat antarkan makan siangnya papa,biar papa ga lapar,,Gama Gala dirumah aja ya sama granda dan grandmi."


"Ga mau mama,,,tita mau itut,,,tita tangen ma Papa,,,ya tan tak?? "ucap Gala ke Kak Gama.


"Ya udah tapi ganti baju dulu ya."


"Bi,,tolong donk bawakan baju sama parfum nya si kembar."


Tidak lama akhirnya mereka sampai diperusahaan papa Bima.


Bagi si kembar ini pertama kalinya mereka mengunjungi papanya ditempat kerjanya.


Perusahaan yang berlabel kan G A itu berdiri megah dan mewah,perusahaan inilah nantinya akan diwariskan ke si kembar beserta adik-adiknya.


Kintan turun terlebih dahulu dengan menggandeng si kembar ditangan kiri dan kanannya.


"Sudah non,,,non Kintan bawa si kembar aja,biar Mamang yang bawa bekalnya Tuan."


"Terima kasih ,,,Maaf mang jadi merepotkan."ucap Kintan.


"Istrinya pak Bima memang cantik ya,,elegan banget,bodynya seperti gadis aja,,ga terlihat kalau sudah punya anak 2."kata salah satu karyawan.


"Apalagi dengan senyum ramahnya menyapa karyawan,,"kata teman sebelahnya.


"Anak kembar nya gila cakep banget ,, fix ini mah gantengnya kebangeten ,,pak Bima nantinya bakal kalah ganteng ini mah."kata teman sebelahnya lagi.


Tiba di ruangan ,Kintan bertanya dengan sekretaris nya Bima ,


"Eh Bu Kintan ,,, Bapak sudah nunggu didalam ,,hallo boy."ucap Aldo sekretaris yang dipilih Bima untuk menjadi patner kerjanya.


"Hallo om Aldo."mereka bertos ria dengan Aldo.Kintan hanya menyunggingkan senyumnya dan menggelengkan kepalanya lihat ulah si kembar.


Ceklek


"Papaaa."panggilan si kembar langsung membuat Bima mendongakkan kepalanya dan menghentikan pemeriksaan berkasnya.


Ia langsung menghampiri si kembar dan menggendongnya.


"Anak papa ko ikut?hemm?"


"Tita tangen cama papa."


"Oh anakku ,,,"


Bima ga tahan langsung menciumi pipi kedua anaknya.Bukan hanya pipi ,Bima juga menciumi seluruh badan si kembar karena saking gemasnya.Dan itu membuat si kembar terkekeh geli tertawa nyaring karena ulah usil bapaknya.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


ughhhh kiyuutttt


nguyel-nguyel Gama dan Gala anget kali ya


Apalagi kalau nguyel-nguyel bapaknya🤭


Happy weekend

__ADS_1


happy Saturday night


muach muach muach😘😘😘😘😘😘


__ADS_2