
Ayah dan bunda sedang menikmati sarapan paginya di meja makan.
"Assalamu'alaikum ayah ,bunda."ucap Bima diiringi dengan Kintan
"Loh nak Bima,,tumben pagi-pagi sudah sampe sini."ucap bunda dengan kagetnya.
"Sini ayo gabung ,sarapan dulu dengan kami."ucap ayah dengan ramah.
Bima tak lupa mencium tangan ayah dan bunda Kintan.Setelah itu menarik kursi untuk duduk Kintan,barulah dia yang duduk disebelah Kintan.
Bunda yang mengetahui cara Bima memperlakukan Kintan menjadi senyum-senyum sendiri.
"Nak Bima mau sarapan apa? nasi goreng apa sandwich,, ini sandwich nya Kintan loh yang buat."
"Wah yang bener Bun,,kalo gitu boleh deh Bima coba sandwich nya."ucap Bima sambil melirik Kintan.
"Minumnya apa kak mau teh,kopi,apa susu,biar Kintan ambilkan."ucap Kintan memandang Bima.
Bima yang ditawari minum dan dipandang oleh Kintan jadi tersenyum tipis.
"sudah cocok jadi istri gue."batin Bima
"Susu boleh."ucap Bima tersenyum.
Kintan segera mengambilkan sandwich dan susu untuk Bima.
"Maaf ya kak,,sandwichnya bukan isi daging tapi hanya isi telur."ucap Kintan sambil meletakkan menu sarapan nya didepan Bima.
"Ga masalah,,isi telur juga enak,banyak proteinnya."jawab Bima menampilkan senyumnya.
Di suasana yang hening ,di sela-sela sarapan.Bima mengutarakan maksud tujuannya datang sepagi itu.
"Jadi apa tujuanmu sepagi ini kamu sudah disini?" tanya ayah.
"Ayah,,biarin nak Bima menghabiskan sarapannya dulu." jawab bunda.
Seketika itu Bima menghentikan sejenak sarapannya.
"Ayah,,bunda sebelumnya Bima minta maaf,karena telah lancang dan Bima tidak bermaksud membuat ayah bunda tersinggung ,,jadi maksud Bima datang sepagi ini adalah untuk antar jemput Kintan,karena Kintan kan seminggu ini ujian,Bima ga mau ada halangan selama Kintan ujian,Bima akan memastikan selama ujian ,Kintan datang dan pulang sekolah dengan selamat,jadi ujiannya juga lancar."ucap Bima penuh ketegasan.
"Oh jadi nak Bima ga mau kejadian ban bocor lagi ya."ledek bunda
"Ya lebih tepatnya begitu Bun."timpal Bima kembali.
"Ayah gimana?"tanya Bima
__ADS_1
"Sebenarnya kalo ayah ga pernah memanjakan Kintan,biarlah hal yang pahit itu dia rasakan.Dengan begitu dia akan lebih menghargai arti perjuangan dan waktu.Mengalami ban bocor itu hanya rintangan kecil yang dihadapi,masih banyak rintangan yang lebih besar disaat kedepannya nanti.
Tapi ayah menghargai niat baikmu,yang jadi masalah apakah tidak mengganggu kesibukanmu? kan kamu juga kuliah lagian Surabaya-Malang itu tidak dekat loh kamu ga akan sanggup pulang pergi hanya untuk antar jemput Kintan,kami ga mau merepotkan mu."ucap ayah penuh kebijakan.
"Saya ga merasa direpotkan ayah,justru Bima dengan senang hati bisa diberi kesempatan. Kuliah Bima juga sudah semester akhir ,ini lagi pengajuan skripsi yah,,dan kebetulan seminggu ini papi,mami lagi meninjau kerjaan di Malang.Jadi kami seminggu ini ada di Malang."
"Kalo begitu baiklah ayah ijinkan,selama itu tidak mengganggu,tapi jangan merusak kepercayaan ayah, kalian belum sah,,kalian tau kan maksud ayah."ucap ayah.
Kintan mendengar penuturan ayah dengan malu.
"ih,,ayah ngomong apa sih."ucap Kintan malu.
Bima yang mendengar perkataan ayah jadi terkekeh sendiri.
"Iya ayah,,Bima tau batasan."ucapnya sambil melirik Kintan.
"Oh iya sayang,udah disiapin belum bekalnya tadi, bilang mau dibagikan ke teman-teman."ucap bunda.
"Udah beres semua Bun."jawabnya
"Ya udah kalo gitu ,kalian segera berangkat gih,keburu telat nanti."ucap bunda masih dengan senyum yang ditahan.
Bima dan Kintan segera beranjak keluar dan tidak lupa mencium tangan ayah dan bunda.
"Berangkat dulu ya yah,,Bun?"
Bima membukakan pintu mobil untuk Kintan.
"Silahkan my princes."ucap nya
Penampilan Bima pagi ini terlihat bugar dan segar.Celana syetan(jeans maksudnya ya😁) yang dipadu dengan kaos santai ketat warna hitam dan lengkap dengan kacamata hitam,ditambah mobil sport yang dikendarai mereka menambah kesan cool ,keren dan aura ketampanannya meningkat 1000%
Kintan duduk disampingnya,tapi pandangannya tidak terlepas kearahnya
"Kenapa kamu harus sekeren ini sih kak."gumamnya dalam hati.
Bima sebenarnya tau jika Kintan memandangnya dari tadi,tapi dia hanya membiarkannya,dia pura-pura tidak melihat dan lebih memilih fokus menyetir.
"Sayang,,,lihatin aku aja terus ga papa ko,aku ikhlas,,"ucap Bima terkekeh.
"ih,,,mana ada ,ga ko."ucap Kintan malu karena sudah ketahuan memandangi Bima.
"Sayang,,terima kasih ya atas sandwich dan susunya tadi,,besok lagi boleh ya,,aku bahagia banget pagi ini,,serasa dilayani oleh istri."ucap Bima sambil menautkan tangannya ke jemari Kintan dan mengecup tangannya,sedangkan tangan satunya masih memegang setir mobil.
"iya sama-sama kak,,,tentu boleh donk,kalo kakak masih Anter jemput,nanti sarapannya dirumah Kintan aja."
__ADS_1
"Iya sayang,,tapi mauku sih bukan hanya ngantar ke sekolah aja,gimana donk?"
"Emang maunya ngantar kemana?aku kan ga pernah kemana kemana."ucap Kintan.
"Mauku sekalian ngantar ke KUA ,,pengen cepet bisa halalin kamu sayang."ucap Bima terkekeh.
"Gombal banget sih pagi-pagi."ujar Kintan senyum dan mencubit pinggang Bima yang lagi menyetir.
"Kak,,aku turun di halte dekat sekolahan itu aja ya."
"Loh kenapa? aku ga setuju ,aku antar depan gerbang,,kalo perlu aku antar depan kelas sekalian ya."
"Jangan kak,,,yang ada malah heboh tau."
"Ko heboh ,emangnya kenapa?
"Gimana ga heboh,yang ngantarin cakep banget,pasti banyak gadis yang melirik dan tertarik ngajak kenalan,kan cewek SMA itu reseh,ga bisa lihat yang bening dikit,begitu lihat yang bening langsung diembat ,dipepetin terus,aku ga mau."ucap Kintan mengerucutkan bibirnya tapi membuat Bima melongo dan tesenyum ga percaya dia akan sejujur ini.
"ih ,,ko malah senyum- senyum sih?
"Habisnya kamu lucu banget sih ,,kalo kamu cemburu tambah cantik dan kenapa sih ko tambah gemesin,,hemm"ucap Bima menoel dan menarik hidungnya dan pipinya Kintan dengan gemas.
Kintan yang mendapat respon dari Bima tersebut hanya mengerucutkan bibirnya.
"Stop kak,turun sini aja."
"Oke." Bima menghentikan mobilnya di dekat halte sekolah."Jarak halte dengan sekolah tidak terlalu jauh."pikir Bima.
Sebelum Kintan turun,dia berhadapan dengan Bima dan mengucapkan.
"Makasih ya kak untuk pagi ini sudah mau repot-repot ngantar Kintan."
Bima tersenyum dan mencium keningnya lama.
"iya sayang,,semoga lancar ya ujiannya."ucap Bima setelah mencium keningnya.
"Nanti dijemput jam berapa?"ujarnya lagi
"Kalo sesuai dijadwal sih,jam 11 kak."jawab Kintan.
"Oke aku tunggunya nanti disini ya."ucap bima
"Iya."Kintanpun langsung turun dari mobilnya Bima.
Bima masih mengamati Kintan berjalan menuju gerbang sekolahnya,Dia ingin memastikan bahwa pujaan hatinya bener-bener sampai ke tujuan dengan selamat.Sesekali dia hanya tersenyum simpul dengan kekasihnya itu.
__ADS_1
"Ga nyangka aku jatuh cinta sama anak SMA,dan aku selalu dibuat rindu dengannya."gumam Bima dan segera melajukan mobilnya.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️