Cintaku Berlabuh Di Surabaya

Cintaku Berlabuh Di Surabaya
115. Cintaku Berlabuh Di Surabaya (Ending)


__ADS_3

Malam ini merupakan malam yang berkesan bagi Kintan.Menurutnya malam ini adalah kado terindah sekaligus termahal yang pernah ia terima,padahal setiap ulang tahun Bima memberikan kado mahal kepadanya,tetapi kado malam ini adalah yang termahal. Bukan emas berlian ,rumah atau mobil tapi sebuah Yayasan G A foundation yang menjadi kerajaan bisnis keluarga Abimana.Yayasan yang bergerak di bidang pendidikan dan sudah memiliki lembaga pendidikan terkenal dan terfavorit.Dari jenjang play group sampai Universitas.


Penyerahan jabatan dari sebelumnya dijabat oleh Bima dan akan dijabat oleh istrinya yaitu Kintan sudah dirancang sebegitu mewahnya karena Tuan Abimana yaitu papanya Bima sudah menentukan bahwa hari ini akan diumumkan keempat cucunya ke publik serta sebagai bentuk syukuran atas kelahiran keempat cucunya yang akan mewarisi G A group miliknya.


Iring-iringan keempat mobil sudah sampai dan menempati lobi hotel tempat diselenggarakannya acara.


Si kembar Gama dan Gala ikut semobil dengan opa dan grandmi nya.


Granda dan mbahkung beserta kerabat Kintan diantar sopir.


Gattan dan Gania satu mobil dengan Bima Kintan.Penampilan mereka malam ini begitu memukau ,Kintan dengan penampilannya yang flowless begitu sangat cantik meskipun sudah memiliki 4 anak tapi tidak ada yang berubah dari penampilannya malah tambah kelihatan sexy karena masih menyusui si bungsu.


Mobil sudah dibuka didepan lobby yang sudah terpasang red karpet.


Hot Daddy memang pantas disandang oleh Bima ,tanpa malu ,dia tetap menggendong Gania dan tangan kirinya menggandeng putra ketiganya Gattan.


"Nia sayang ,sini sama mama."


"Dak auu,,,auu ama papa."tangan mungilnya memeluk leher papanya.


Bima melihatnya hanya tersenyum dan mengecup pipi gembulnya.


"Gattan sama mama sini sayang,,papa repot bawa adik."pinta Kintan lalu dengan patuh Gattan beralih menggandeng tangan mamanya.


Granda ,mbaahkung ,grandmi ,opa serta Gama dan Galla berjalan menghampiri dibelakangnya.


"Tak ama,,tak Aya,,,tu pa pa."Gania menunjukkan ke papanya bahwa kedua kakaknya sudah ada dibelakang.


"Iya sayang ,biar kak Gama dan Kak Gala sama grandmi ya."


Para wartawan media saling menjepret mengambil gambar dan video bagi keluarga Abimana yang sangat terkenal.


Selama ini para media mengenal hanya Tuan Abimana nya saja ,karena memang Bima tidak mau terlalu menampakkan ke media.


Tetapi malam ini berbeda ,keluarga Abimana sangat terbuka kepada wartawan mempersilahkan mereka mengambil foto dan mengabadikan keluarga besarnya.


Bima menggendong Gania ,sedangkan tagan kanannya menggandeng tangan kiri Kintan ,tangan kanan Kintan menggandeng Gattan .Dibelakang Gama digandeng opa dan grandmi ,Gala dibelakang digandeng granda dan mbahkungnya.


Mereka berjalan melewati karpet merah yang terbentang sampai memasuki tempat acara.


"Wow ternyata calon penerus Abimana banyak ya"


"Iya ga nyangka ,yang tadinya anak tunggal, penerusnya kini semakin banyak."


"Menantunya luar biasa."


"Ach coba dulu aku berhasil mendapatkan Tuan Bima ,pasti aku yang akan diposisinya sekarang."


"Bener-bener hot Daddy ,,gila damagenya."


Begitulah bisik - bisik dari para tamu,yang sebagian pasti merasa iri dan ada juga merasa kagum.


Keluarga Abimana sudah menempati tempat VVIP yang berada didepan sendiri bersama para tamu spesial lainnya.


Bima sudah merancang acara ini senyaman mungkin terutama untuk keempat anaknya.


Bahkan nantinya pun Kintan hanya diijinkan berbicara dipodium dan beramah tamah hanya sebentar karena dikhawatirkan anaknya akan bosan dan mengantuk.


MC sudah membuka acara dan memasuki inti acara beliau mempersilahkan Tuan Ganindra Abimana untuk naik ke podium memberikan sambutannya.


"Sayang ,sama mama dulu ya,,papa mau ke atas dulu sebentar."bujuk Bima dan menyerahkan Gania ke mamanya.Beruntung anak itu ngerti posisi papanya dan nurut untuk digendong Kintan mamanya.


"Selamat malam semuanya ,saya Ganindra Abimana putra tunggal bapak Abimana mengucapkan terima kasih atas waktu dan kedatangan semuanya.


Malam ini saya hanya ingin menyampaikan bahwa masa jabatan saya sebagai pemimpin yayasan ini akan berakhir,sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih atas kerjasamanya ,saya pribadi puas dan bangga atas kinerja anda semua. Dan malam ini berdasarkan hasil kesepakatan rapat bersama bahwa pemimpin selanjutnya akan dijabat oleh istri saya yaitu Kintana Larasati, dia wanita terhebat yang sudah mendampingi saya 7tahun ini,menurut saya jabatan ini sangatlah layak untuk kami serahkan ke istri saya.Dan tanpa panjang lebar saya akan memperkenalkan istri dan anak-anak saya untuk naik ke podium.Silahkan" ucap Bima dan MC menyambut dengan memanggil nyonya Abimana serta mempersilahkan untuk Kintana Larasati beserta keempat anaknya untuk naik ke podium.


Gama ,Gala menggandeng adiknya Gattan untuk berjalan menuju podium ,sedangkan Kintana menggendong Ganya sambil tersenyum menuju podium.


Bima menyambut dengan mengulurkan tangannya ke istri tercintanya.


"Waoow keren ya ,,Tuan Bima dan nyonya malam ini suatu kehormatan bagi kita semua karena sudah melihat langsung kehangatan keluarga Abimana,apakah anda ingin memperkenalkan anak-anak yang lucu,ganteng-ganteng,dan cantik ini kepada kita semua."ucap sang MC yang dijawab dengan anggukan kepala oleh Bima.


"Ini pertama kalinya saya memperkenalkan keluarga dan anak-anak saya kepublik karena memang saya memprivasi berita apapun tentang keluarga saya,,tetapi untuk malam ini pengecualian,dalam pengalihan jabatan terbaru memang harus mengenal latar belakang dan keluarga pemimpin.Untuk itu saya akan memperkenalkan ini istri saya yang tercinta Kintana Larasati calon pemimpin tertinggi dari Yayasan ini."ucap Bima mengawali perkenalannya dan tak lupa mengakhiri dengan mengecup kening istrinya,lalu Bima meraih tangan Gama diajak selangkah lebih maju untuk diperkenalkan


"Ini putra pertama saya yang lahir kembar Gamalio Sky Abimana "Bima mengecup kening Gama,dan ia membalas dengan gerakan santun membungkukkan kepalanya tanda hormat kepada seluruh tamu.


Bima kemudian meraih tangan Gala untuk maju disamping kakaknya.

__ADS_1


"Ini putra kedua saya yang lahir beda 5 menit dengan Gama yaitu *Galaxio Ocean Abimana*"Bima juga mengecup kening putra keduanya,lalu sama dengan sang kakak ,ia juga membungkukkan kepalanya sebentar tanda hormat santun kepada tamu.


Lalu tanpa disuruh papanya ,rupanya Gattan langsung peka maju berdiri disamping Gala


"Ini putra ketiga saya yang lahir 2tahun kemudian dan kami beri nama *Gattan Samudera Abimana*."Bima kembali mengecup kening putranya.


Yang terakhir Bima meraih Ganya dari gendongan mamanya


"Dan ini anak saya yang keempat lahir sebagai putri satu-satunya setelah ketiga kakaknya cowok semua ,masih berusia 1tahun ,kami beri nama *Ganya Pelangi Abimana*."Bima mengecup kening putrinya dengan penuh sayang.


Setelah selesai memperkenalkan keluarganya sang MC pun memberi applouse dan diiringi suara tepukan riuh dari para undangan.


"Waooww bener-bener keluarga yang amazing ya,,,sepakat ya semuanya sepertinya aura 4G sangatlah kuat dan semoga akan menjadi penerus Abimana yang sesuai harapan orang tuanya tentunya."


"Dan sekarang kita dengarkan nyonya Abimana yaitu Kintana Larasati untuk menyampaikan beberapa hal sebagai pemimpin tertinggi yayasan ini,,silahkan."ucap sang MC.


"Selamat malam semuanya ,,saya sangat bersyukur bisa berada dalam bagian keluarga Abimana,terima kasih support nya ayah,bunda,mami,papi,suamiku dan anak-anakku,tanpa kalian saya tidak akan bisa seperti sekarang.Dan ucapan terima kasih juga untuk kalian semua ,tanpa kalian yayasan ini tidak akan berjalan sesukses ini,mohon bimbingannya,,semoga saya bisa amanah dan saya harap yayasan ini semakin sukses.Terima kasih." begitulah sambutan Kintan sebagai pemimpin tertinggi yayasan Abimana.


Setelah acara sambutan selesai ,para wartawan diperbolehkan untuk mengambil foto-foto keluarga Abimana.


Dan mereka pun melakukan ramah tamah dengan para tamu.


.


.


.


Keesokan paginya disebuah kamar yang luas ,sepasang suami istri terlihat saling memeluk mencari kehangatan satu sama lain.


Bima mengerjakan matanya dan membukanya perlahan ,terlihat istrinya masih terlelap dipelukannya.


Dia tersenyum dan mencium kening istrinya.


Yang diciumi nampaknya enggan untuk membuka matanya karena semalam mereka memang pulang larut malam.


Bima kembali menciumi pipi ,hidung dan bibirnya.Bima m***m*t bibir tipis istrinya.


Kintan melenguh dan mulai terbangun karena merasakan benda kenyal yang menempel dibibirnya.


"Morning cintaku."ucap Bima.


"Ko semakin meluk,,,hey ,,bangun yux,,aku ada kejutan untukmu."ucap Bima mengelus rambut hitam istrinya.


"Kejutan apa?."Kintan mendongak dan Bima langsung mengecup bibirnya.


"Hari ini kita akan ke Malang,,aku ingin membawamu ketempat pertama kali kita jadian."


"Oh iya?? bersama anak-anak atau hanya kita."


"Maunya gimana?"


"Sama anak-anak,karena mereka bukti cinta kita ,buah hati kita."jawab Kintan.


"Kita akan kesana bersama ayah,bunda ,mami dan papi ,mereka semua rindu kota itu."


Kintan langsung tersenyum bahagia dan menciumi seluruh wajah Bima.


"Tapi ga gratis."


"Aku akan membayarnya dengan servisku tuan tampan."ucap Kintan dan langsung menaiki tubuh Bima yang sudah bertelanjang dada.


"Ahh baby,,,,"Bima dibuat meremang dengan rangsangan yang diberikan Kintan.


Kini Bima yang sudah mode on langsung membalik Kintan dan mengungkungnya.


Dengan cepat Bima melepas kain segitiga yang dikenakan Kintan.


"Sayang,,pastikan princesmu ga gangguin."pinta Kintan yang ingat dengan Ganya yang selalu posesif kepada papanya.


"Dia dikamar mami,,ga bakalan ganggu."


"Ahhhh,,,"Kintan memekik saat Bima sudah memasukinya.


Pagi itu mereka melakukan dengan puas tanpa gangguan dan dengan waktu yang cukup lama serta dengan berbagai gaya dilakukan.


Keduanya sudah terengah-engah mengatur nafas setelah pelepasan berkali- kali yang mereka rasakan.

__ADS_1


"Makasih sayang,,,istriku,,cinta pertama dan terakhirku."Bima mengecup keningnya lalu beranjak ke kamar mandi.


2jam kemudian keempat anak nya menggedor pintu kamar orang tuanya.


Untung saja Bima dan Kintan sudah rapi.


"Ma ma ,,pa pa."teriak mereka.


lalu Bima membuka pintu kamarnya,dan menampilkan Ganya yang cemberut.


"Pa pa ,,yama banget butain pintuna."gerutu Ganya dan Bima langsung menggendongnya.


"Princes papa udah cantik,,wangi lagi,, mau ga papa ajak jalan-jalan."Bima sengaja mengalihkan pembicaraan dengan menawarinya jalan-jalan.


"Kemana pa." ketiga kakaknya dengan kompak menjawabnya.


"Kita ke Malang."jawab Bima.


"Yeeayyyy,,mau,,mau."jawab ketiganya dengan girang dan berebut memeluk mamanya.


"Ikut peluk mama yux,,,tuh kakaknya berebut meluk mama."ucap Bima ke putrinya.


"Ga au,, pa pa meyuk Ya aja."Bima terkekeh dan mengecup kening putri bungsunya dengan gemas.


Kota Malang


Rombongan 4 mobil keluarga Bima sudah tiba di kota tersebut.


Bima beserta istri dan kedua anaknya berada 1mobil. Si kembar Gama dan Gala semobil dengan grandmi dan opanya.


Granda dan mbahkung di mobil sendiri dengan supir nya.


Sedangkan 1 mobil lagi untuk keempat bodyguard yang sudah ditugasi menjaga keamanan keluarga Abimana.


Mereka semua sudah terhubung dengan para bodyguard dalam sistem pengamanan yang canggih, jadi sekecil apapun yang membuat mereka tidak aman akan langsung terdeteksi.


Mereka terlebih dahulu mengunjungi rumah Kintan yang dulu menjadi saksi Bima sering ngapel malam Minggu kerumah,mengantar jemput Kintan sekolah.Kini rumah itu digunakan untuk yayasan yatim piatu,tempatnya sudah direnovasi menjadi lebih luas.


Setelah melihat perkembangan yayasan dan para anak-anak yang kurang beruntung itu,akhirnya mereka semua menuju Villa yang sudah disewa oleh keluarga Bima.


Villa itu terletak tidak jauh dari pantai tempat pertama kali Bima mengutarakan perasaannya kepada Kintan.


Para orang tua merasa lelah dan segera beristirahat ,namun tidak dengan Bima ,Kintan serta keempat anaknya yang sudah tidak sabar ingin berjalan-jalan menuju kepantai.


"Papa ,,kita mau main kesitu boleh?"ucap Gattan.


"Boleh nak,,asal sama kakak ya?"


"Gama,gala ajak adiknya main kesana ya?


"Okey pa."jawab mereka kompak.


"Pa,,,ya mau uda ain ama tata kecana."ucap Ganya.


"Gam,,, adikmu ini mau ikut ,,bisa kamu gandeng ga?"


"Bisa donk pa,,,gendong Kaka yux!"ucap Gama.


"Ga usah kak ,nanti kamu jatuh ,,adikmu berat ini."ucap Kintan.


"Ya ,,alan aja ,,,anti ta Ama tapek,,iya (manggil namanya Ganya),,tan beyat."jawabnya yang membuat semua menahan tawanya.


Keempat anaknya saling bergandengan bermain di pasir pinggir pantai ,sedangkan Bima yang memiliki kesempatan bisa berdua dengan Kintan tidak menyia-nyiakan langsung meraih pinggang Kintan.


Tangan Kintan mengalungkan ke lehernya Bima.


"Ditempat ini pertama kalinya aku ingin kamu menjadi milikku,dan begitu bahagianya saat kamu juga menyambut perasaanku."ucap Bima dengan mengelus pipinya.


"Iya bahkan sampai saat ini aku masih tidak percaya hidupku sebahagia ini,Cintaku Berlabuh Di Surabaya sama cowok Surabaya yang cool,ganteng,kaya,pinter .Hidupku selengkap ini memiliki suami yang begitu sempurna ,memiliki anak banyak yang lucu.Begitu lengkap kebahagiaanku, tetaplah bersamaku sayang ,tetaplah menjadi suami dan ayah yang baik buat kami.We love you papa Ganindra Abimana."ucap Kintan yang sudah berkaca-kaca mengungkapkan perasaannya.


"Tetaplah disisiku walau apapun yang terjadi,tetaplah menjadi mama yang hebat dan istri yang baik bagiku,tetaplah melayaniku sampai maut memisahkan kita nanti, We love you mama Kintana Larasati."ucap Bima dengan mengecup keningnya lalu menempelkan bibirnya dan memagutnya dengan sangat lama menikmati rasa sayang dan cinta yang menyatukan separuh jiwa melebur menjadi satu.


Kini Kintan tetap berdiri menghadap ke pantai ,sedangkan Bima memeluk erat dibelakang mendiamkan wajahnya berada dileher jenjang milik istrinya,sambil melihat anak-anaknya bermain air.


"Papa,,,mama."mereka berempat berteriak berlari dan ternyata mereka berlomba untuk menuju kepapa dan mamanya.


Bima dan Kintan menyambut mereka dengan merentangkan kedua tangan mereka.

__ADS_1


Mereka saling bergandengan berempat bermain air dipinggir pantai dengan tertawa riang dan bahagia.


...T A M A T ...


__ADS_2