Cintaku Berlabuh Di Surabaya

Cintaku Berlabuh Di Surabaya
53. Benci Tapi Rindu


__ADS_3

Seminggu berlalu setelah Kintan memblokir nomernya Bima.


Ini pertama kalinya mereka tidak saling berhubungan,dan memberi kabar,gelang pemberian Bima juga dilepas oleh Kintan,otomatis Bima kehilangan jejak,karena didalam gelang itu terdapat GPS dan Cctv ,tentunya semua itu tanpa sepengatahuan Kintan.


Kintan hanya menganggap gelang biasa yang tanpa sistem kecanggihan didalamnya.


Ia melepas gelangnya karena risih dan kurang nyaman dipakai.


Sabtu dan Minggu biasanya dilalui dengan jalan bersama,makan,nonton,mengunjungi tempat-tempat romantis.


Tiada hari tanpa saling merindukan,


tiada hari tanpa video call ,chat.


Masing-masing benar saling digunakan instrospeksi diri.


Bima tampak uring-uringan di kamarnya,selain capek pikiran karena terkuras dengan pengerjaan skripsi juga ditambah kerjaan yang diberikan papinya sangat menyita waktu.


Disaat seperti ini berharap ingin bermanja-manja dengan sang kekasih,namun malah diantara mereka terjadi Miss comunication.


Bima tidak bisa memantau apa yang dilakukan Kintan karena gelang yang diberikan ke Kintan dilepasnya.


Kerinduan yang dirasakan semakin dalam,akhirnya dia memutuskan telfon Aya untuk bisa mengetahui kabar Kintan terutama di sekolah.


Bima menceritakan semua permasalahannya dengan Kintan.


Kesalah fahaman antara mereka,sampai nomernya di blokir oleh Kintan.


Semua dia ceritakan tanpa ada yang terlewati.


"Aku ingin ketemu dengan Kintan."Ucap Bima ke Aya.


"Sepertinya waktunya ga tepat Bim, ini lagi Ujian,pasti Kintan juga ga mau ketemu sama loe."Jawab Aya.


"Jadi gimana?


"Hari Minggu nanti kuajak dia kevilla ku,kebetulan sudah liburan,dan mama papaku membebaskan gue mengunjungi villanya yang ada di daerah A."


"Jadi gue harus nunggu selama itu,, Gue ga tahan Ay."


"Busyet ga tahan apaan?


"Kangen Ay ,,gue kayak orang gila mikirin dia."


"Ya elah ,,sabar nape,,Minggu depan dia kuajakin nginap di villaku, puas dah loe nanti semalaman meluk dia,hahaa."


"Bener ya."


"Iya bener,, ga percaya amat."


"Tapi hanya loe dan kintan aja, awas kalo sampe ngajak Icha,Tata."


"Gue ngajak pacar gue juga lah,, enak amat low mau berduaan ,sementara gue cuma obat nyamuk loe,,ogah banget, yang ada


enak di elo rugi di gue."


"Hahahahaa,,oke serah loe dah,yang penting gue ketemu dengan Kintan.Besok di sekolah kirim fotonya Kintan ke gue,,gue mau lihat wajahnya di sekolah."


"Iya ,,iya."


"Thanks ya."

__ADS_1


"Eh tunggu Bim,,tapi loe beneran ga selingkuh kan? awas aja kalo loe terbukti selingkuh ,gue ga mau bantuin loe."


"Ga lah,,gue udah cinta mati sama temen loe,hati gue cuma untuk dia seorang, udah ya bye.."


Percakapan yang panjang dengan Icha dia akhiri dengan bernafas lega.


Setelah itu dia pergi menghadiri rapat dengan papinya,tentunya dengan perasaan yang sedikit lega.


🌻🌻🌻🌻


Ujian terakhir sudah dilalui dengan lancar,meskipun pikiran kitab tidak sepenuhnya dengan ujian,tapi dia melewati dan mengerjakan dengan tenang dan teliti.


Seperti biasa nilai ujian akan ditempel di Mading sekolah.


Bisa dibayangin jika mendapat urutan bawah,malunya bagaimana? karena semua pasti mengetahuinya.


Tapi tentunya dibalik aturan tersebut ,ada motivasi untuk anak didik supaya jangan menyerah dan patah semangat.


Sekarang boleh urutan bawah,tapi dengan sikap yang pantang menyerah,suatu saat akan menempati urutan teratas.


"Tan,,boleh duduk? tanya Aya yang langsung menarik kursi dan duduk didepannya.


"Kenapa? ada masalah? lesu amat."tanyanya lagi.


"Ga ada apa-apa ko."ucap Kintan menutupi masalahnya.


"Cerita ke gue,, gue pasti dengerin, tapi kalau itu juga loe masih nganggap gue teman."ucap Aya.


"Eh,,Aya kamu akan selalu jadi temanku yang paling baiiikk."ucap Kintan meraih tangannya Aya.


"Ada apa?" tanya Aya lagi.


Lalu Aya meraihnya dan mengirimkannya di hpnya sendiri.


"Ko bisa begini."ucap Aya.


Kintan hanya mengangkat bahunya dan memperlihatkan matanya yang berkaca-kaca.


"Loe sudah tanya ini siapa? siapa tahu sepupunya kah atau teman kuliahnya."


"Aku memblokir nomernya,,aku ga tanya siapa,bagiku foto sudah membuktikan semuanya."Kintan mengucapkan dengan menangis.


"Ya udah jangan sedih,,supaya kita happy gimana kalau besok gue jemput loe main ke villa gue, kebetulan gue butuh refreshing dan hanya di villa yang bisa membuat gue rileks."


"Berdua aja? Icha ,tata, apa mau mereka gabung sama aku?" tanya Kintan.


"Ga ada mereka,mereka pada sibuk dengan acaranya sendiri,gue sendirian ,makanya gue ngajak loe,, tapi nginep? Sabtu berangkat Minggu sore pulang, gimana?"


"Waduh?? aku ga yakin sama ayah diijinkan ay."


"Tapi loe mau kan?Nanti gue yang minta izin dengan ayah bunda loe."


"Oke deh itung-itung refreshing."mereka pun sepakat akan pergi hari Minggu ini.


🌻🌻 🌻🌻


Perasaan Kintan tidak karuan,rindu,benci dengan melihat dan membayangkan foto Bima yang bergandengan dengan cewek lain.


"Kak, seandainya besok ada kamu,alangkah bahagianya diriku." ucapnya dengan menatap langit-langit kamarnya.


"Kamu apa kabar?aku rindu

__ADS_1


"Pasti bahagia kan dengan pacar barumu.


"Dasar pembohong,,katanya mencintaiku ,sekarang malah gandengan dengan pacar baru."


"Benci,,aku benci."


Dengan lelehan air mata Kintan mengucapkannya sampai akhirnya tertidur.


Pada pagi harinya bunda mengetuk pintu kamarnya.


"Sayang ,bangun,,."ketukan pintu dan panggilan bunda membangunkannya.


"Iya Bun,bentar,Kintan mandi dulu sekalian."


Setelah setengah jam berlalu,Kintan langsung menunu ke dapur dan membantu bunda menyiapkan sarapannya.


"Bun,,nanti Aya mau kesini?


"Oh iya wah tumben , mau kemana ?


"Itu Bun,,ehm,,Aya mau ngajak Kintan nginap dirumahnya karena ortunya lagi pergi ,dia ingin Kintan nemenin Aya. Tapi kalo bunda dan ayah ga ngijinkan ga papa Bun."Bunda tampak berfikir lama.


"Terus kamu pulangnya kapan?


"Aya ngantarin Kintan pulang besok sore, boleh ga Bun?


"ijin sama ayah dulu,kalo bunda terserah ayah aja."


Ayah berjalan menuju ke meja makan dan sudah mendengar obrolan mereka.


Kintan menoleh dan meraih tangan ayahnya


"Yah,boleh ga?


"Kenapa harus menginap ,kamu anak cewek ,terus dirumahnya ada siapa aja? ada anak laki-laki ga?keamanan rumahnya gimana?"


Serentetan pertanyaanpun diajukan sama ayah.


"Nanti Aya kesini ,ayah tanya aja sendiri dengan Aya aja ya,, nanti jika sesudah mendengar penjelasan Aya ,terus ayah ga setuju ga papa yah,,Kintan ga jadi nginap dirumah Aya."


Mereka sepakat menunggu kedatangan Aya untuk meminta penjelasan tentang putrinya yang akan menginap.


Sementara menunggu Aya,mereka berbincang tentang ujian Kintan dan sekolahnya serta keinginannya Kintan yang ingin melanjutkan kemana.Bahkan ayah bundanya juga menanyakan kabar Bima yang lama tidak main kerumah.


Kintan menutupi permasalahannya dengan Bima,dia hanya menjawabnya Bima lagi sibuk dengan skripsi dan pekerjaannya.


...Aku suka berlama lama dengan sepi,...


...sebab ia bisa memahami kegundahan hati...


...Tapi aku benci ketika rindu tiba-tiba turut menghampiri....


Ayo siapa yang sudah merindukanku


atau membenciku karena telat up


achhh,,tau kah beb readersku


antara benci dan rindu itu beda tipis


tapi aku tetep love you❤️❤️❤️🥰😍

__ADS_1


__ADS_2