Cintaku Berlabuh Di Surabaya

Cintaku Berlabuh Di Surabaya
105.Wisudawati Terbaik


__ADS_3

Disaat Kintan lagi sibuk membuat sandwich dan omelet ,tiba-tiba ada pelukan hangat dari belakang yang meraba perutnya dan mengecup pipi kanannya.


cup


"Sayang ,,udah bangun?"ucap Kintan dengan menoleh kearah suaminya dan mengusap rahangnya.


"Kenapa ga bangunin aku hemm??"tanya Bima masih menggesekkan dagunya ke bahu istrinya.


"Aku ciumin ga bangun,,, ya udah kutinggal mandi,, mau makan omelet apa sandwich?"


"Omelet aja sama susu tapi yang ini."ucapnya dengan meremas bukit kembar nya Kintan.


"Sayang ih,,ada bibi tuh,,malu ih."jawab Kintan dengan menoleh kearah bibi yang membantu menyiapkan sarapan.


"G papa non,,,anggap aja ga ada bibi disini,,hihihi."ujar bibi cekikian.


Bima terkekeh malah semakin mencium pipi Kintan dan menekannya,,mmmmmmmuuaachhh.


Terakhir mengacak pelan rambutnya dan mencium rambut wangi istrinya.


"Aku ke depan dulu ya,,nanti kalau sudah kamu menyusul kedepan."Kintan hanya membalas dengan oke menyatukan jari telunjuk dan jempolnya membentuk tanda oke ,Kemudian Bima berlalu untuk kedepan bergabung dengan keluarga yang berkumpul di ruang keluarga.


Tidak berselang lama ,Kintan menyusul keruang keluarga membawa minuman hangat lengkap dengan kuenya.


Lalu setelah ia meletakkan minumannya dimeja,Bima memintanya duduk disebelahnya.


Cup


Bima mengecup pelipisnya dan duduk bersebelahan dengan memeluk pinggangnya.


"Jadi gimana rencananya ,honeymoon nya jadi kemana?"tanya papi dengan menyeruput kopi buatan Kintan.


"Ke Bali rencana nya Pi,tapi tunggu pernikahannya Radith sekalian ,jadi kita berencana honeymoon nya ramai-ramai 4 pasangan."jelas Bima.


"Berarti Kintan wisuda dulu donk perginya."tanya papi lagi.


"Iya Pi."jawab Kintan.


"Apa Bima sudah memberitahumu tentang saham yang ada di Universitas itu rencananya mau papi alihkan ke kamu?


"Iya Pi,,tapi apakah Kintan bisa ? Kintan takut mengecewakan papi."


"Maka bekerja keraslah ,jangan mengecewakan papi,,, papi memberikan tanggung jawab kepadamu karena sudah melihat kinerja dan reputasimu selama dari masih kuliah sampai kamu menjadi dosen,papi percaya kamu bisa,,karena Bima ga bisa mengelola keduanya,nanti Bima mau papi serahin yang bisnis elektronik aja."


"Untuk sementara biarin begini aja dulu ,nanti tiba waktunya kamu yang akan memimpin ,biarlah Bima yang mengaturnya ,kalian atur aja sendiri, papi sudah lelah mau menghabiskan waktu dengan mami dan cucu-cucu papi nanti."ucap papi tersenyum.


"Oh iya wisudamu seminggu lagi kan sayang?"tanya Bima


"Hu uh,,, lusa aku sudah mulai ke kampus lagi ,jadwal ngajarku dimulai lusa."


"Bukannya kamu ngambil cuti?"tanya Bima lagi.


"Aku sengaja ga ngambil cuti , nanti aja ngambil cutinya pas honeymoon,,ga enak sama yang lain kalau cuti terus."jelas Kintan.


"Bagus itu ,,papi setuju."


Bima hanya mencebikkan dan memalingkan mukanya ,karena sejujurnya ia masih ingin berduaan dengan istrinya.


"Jangan cemberut Bim,,kamu juga harus ke kantor ,banyak hal yang harus kamu urus."Papi segera memperingatkan Bima karena melihat muka melasnya.Papi tau yang ada dipikiran Bima karena dia juga pernah merasakannya dulu.


(mengingat hal itu yang sama persis dengan yang menimpanya dulu papi hanya terkekeh menahan tawanya).


.


.


.

__ADS_1


Hari wisuda


Tiba yang dinanti hari ini perjuangan Kintana Larasati selama 4tahun akan dikukuhkan.


Ayah bunda sudah bersiap.


Iya dua malam Kintan dan Bima memutuskan untuk menginap di rumah orang tuanya.


Dan hari ini mereka akan berangkat dari kediaman orang tua Kintan.


Kintan masih berdandan di kamarnya dengan dilihat Bima sang suami.


Bima melihatnya dengan tanpa kedip ,karena jari istrinya begitu lentik merias wajahnya sendiri.


"Kenapa kamu serba bisa semua sih,,hemm?"ucap Bima dengan mendekatinya lalu mencium bibir dan **********.


Kintan yang diserang hanya melenguh.


Bukan marah ,justru malah menikmati ciuman Bima.


"Sudah."Kintan mengelus pipi Bima dan menyudahi ciumannya.


"Bisa sekali ga?" goda Bima yang selalu tidak bisa menahan jika sudah bersentuhan dengan istrinya.


"Kamu itu ga bisa hanya sekali sayang,,yang ada nanti aku malah telat."ucap Kintan dengan menoel hidung Bima.


"Emang semalam 4 ronde masih kurang?tiap malam kamu minta jatah terus lo?"ucap Kintan lagi dengan menarik kedua pipi Bima saking gemasnya dengan ulah suami tampannya itu.


"Kalau denganmu ga ada rasa puas sayang,,kurang terus,,hehe."ucap Bima dengan menoel hidungnya.


"Nanti habis acara ,lakukan sepuasmu ,,tapi di apartemen aja ya,, entahlah aku tiba-tiba kangen dengan kamarku,,lagipula jika kita bercinta suaraku berisik ,disana ga ada yang dengar."ujar Kintan dan itu membuat Bima terkekeh.


"As you wish honey,, ya udah kamu siap-siap ,aku keluar dulu nemuin ayah."ucap Bima kembali mengecup bibir Kintan dan memakai jasnya ,merapikan penampilannya , setelah itu baru Bima keluar kamar,menunggu Kintan sambil ngobrol dengan ayah.


.


.


.


Memasuki gedung Aula yang menjadi tempat digelarnya acara wisuda sudah tertata barisan paling depan tamu VVIP ,kemudian dibelakangnya para wali dan orang tua wisudawan dan wisudawati ,seterunya dibelakangnya barulah tempat duduk para wisudawan dan wisudawati.


Genggaman tangan Bima dan Kintan terlepas ketika memasuki aula.


"Sayang ,,, aku masuk duluan dengan ayah,bunda dan mami juga sudah menunggu didalam."ujar Bima.


"Kita ga bareng aja masuknya,,aku gugup."rengek Kintan.


"Aturannya ga begitu sayang,,hari ini bahagiamu ,nikmatilah gabung sama teman-temanmu ,,oke?"setelah berkata ,lalu Bima mengecup pucuk rambutnya dengan sayang.


Bima sudah mengatur sedemikian rupa agar ayah ,bunda ,mami menempati tempat duduk VVIP ,sementara papi duduk berjajar dengan para rektor dan senat serta menjadi salah satu yang diberi amanat menyerahkan piagam dan ijazah untuk wisudawan dan wisudawati terbaik.


"Hayy guyss,,akhirnya kita ketemu lagiii." heboh Tata.


dibelakangnya nampaklah Icha dan Aya beserta pasangannya masing-masing.


"Hayyyyy,,,senengnya kita bisa wisuda barengan."ujar Aya dan mereka berempat akhirnya berpelukan bahagia.


"Yachh ,,jadi kita duduknya terpisah donk ,kan menurut prodi masing-masing."ujar Kintan.


"Ga papa ,,nanti setelah acara kita have fun bersama - sama."ujar Icha yang langsung disetujui semuanya.Semua mulai memasuki dan menduduki ditempat yang sudah disediakan.Kintan melihat suaminya duduk di jajaran tamu VVIP dan disebelahnya ayahnya ,dia nampak tersenyum bahagia melihat dua laki-laki yang sangat dicintainya.


"Ishh,,,mengapa mereka berdua terlihat sangat gagah,,, ach suamiku tampan sekali,,ingin cium dan peluk."Kintan menatap Bima dari kejauhan dan melamun membayangkan malam panas mereka.


Disela lamunannya yang indah ,Tiba-tiba ada yang menimpuk bahunya.


"Hei Kintan,,senyum kenapa kau?? tu namamu dipanggil?"temannya yang dari Batak menyadarkan lamunannya.

__ADS_1


"Hahh,,,bisa-bisanya otakku jadi mesum."Kintan menepuk pelan kepalanya.


Disaat dia masih berusaha mensinkronkan otaknya ,namanya pun dipanggil sebagai wisudawati terbaik.


"Wisudawati terbaik dengan nilai cumloude sempurna diraih oleh Kintana Larasati dari Prodi Manajemen Pendidikan."


Kintan masih melongo ,tidak percaya,karena sebelumnya dia tidak tahu dan tidak diberi tahu tentang pencapaiannya bahkan nilainya pun dirahasiakan oleh pihak panitia acara.


"Kepada para wisudawati yang sudah diumumkan ,silahkan maju untuk mendapat piagam serta penghargaan oleh Rektor universitas ini."


Kintan maju dengan perasaan campur aduk,yang pastinya terharu.Yang makin membuat dia terharu bahagia adalah papi mertuanya sendiri yang memberikan piagam penghargaan kepadanya.


"Selamat ya nak,,kamu sudah membuat bangga keluarga."ucap papi tersenyum bangga kepada menantunya.


"Untuk Miss Kintana Larasati dimohon bersedia untuk memberikan kesan,pesan dan motivasinya kepada semua yang ada disini." ucap sang pemandu acara.


Kintanpun naik ke podium dan membukanya dengan salam pembuka yang cukup membuat semua terhipnotis.


"Disini saya terus terang merasa specles,karena pencapaian saya ini selain atas izin Tuhan juga berkat dukungan dari semuanya terutama support dari keluarga saya,ayah bunda,papi,mami dan suami tercinta saya.Saya yang berasal dari keluarga sederhana tetapi penuh cinta didalamnya, ayah bunda terima kasih banyak atas supportnya selama ini ,penghargaan ini saya persembahkan untuk kalian."


Kata kata Kintan telah berhasil membuat semua tertunduk meneteskan air mata.


Kemudian Kintan melanjutkan pidatonya lagi.


"Saya bangga menjadi mahasiswi di universitas ini,tidak ada diskriminasi bahkan sangat mensupport terutama untuk mahasiswa kurang mampu dengan memberikan beasiswa ,fasilitas-fasilitas yang membuat mahasiswa sangat terbantu sehingga termotivasi untuk selalu menjadi lebih baik,, semoga universitas ini lebih maju ,lebih sukses bisa mencetak generasi-generasi SDM yang unggul,cemerlang dan gemilang.


"Dan untuk adik-adikku semua,,bersemangat lah,jangan mudah menyerah,jangan pernah berputus asa,meskipun berasal dari keluarga tidak mampu atau sederhana ,yakinlah roda itu berputar ,suatu saat mungkin kalian yang akan menempati tempat duduk para rektor ,dosen,atau ketua senat diatas, dan jangan lupakan satu hal kalian berada disini dengan keadaan seperti ini berkat doa dan airmata orang tua kalian disaat tengah malam dan disetiap langkah kalian,,,sayangi mereka ,cintai mereka, ciptakan komunikasi yang baik diantara kalian dengan mereka,mumpung ajal belum menjemputnya,,ingat doa orang tua kalian akan tembus kelangit,,


akhir kata saya mengucapkan selamat dan sukses untuk teman-teman para wisudawan dan wisudawati ,semoga ilmunya bermanfaat bagi masyarakat,agama,dan negara."


Setelah kata penutup yang Kintan ucapkan seketika suasana riuh dengan tepukan tangan dan air mata haru bercampur bahagia.


Kata-kata yang diucapkannya telah mampu membuat semuanya serasa tercubit hatinya,membuat mereka semakin terkagum dengan sosok dan kepribadian Kintana Larasati si dosen muda dari universitas ini.


Acara demi acara sudah berlangsung dengan lancar dan memberi kesan baik.


Kintan sudah disambut pelukan hangat oleh ayah,bunda ,mertua dan suami.


Ayah merentangkan kedua tangannya untuk memeluk putri tercintanya.


"Ayahhhh."Kintan menghambur kedalam pelukannya dengan air mata yang tumpah karena dari tadi ia berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh.


Setelah itu ia memeluk bunda dengan erat ,menumpahkan kasih sayang dan airmatanya lagi. ia sangat bersyukur memiliki keduanya.


Kini gilirannya memeluk papi dan mami mertua secara bergantian dengan rasa haru bahagia ,begitu lengkap ia diberi kebahagiaan hari ini.


Terakhir ia memandang dan menatap suaminya.


"Kak Bimaa."Ia hanya masih ga nyangka yang berdiri dihadapannya sekarang adalah suami.


"Heyy,,,selamat ya ,,aku bangga sama kamu istriku."ucap Bima dan membuat Kintan langsung menghambur ke pelukannya.


Memeluknya dengan erat,mencari kehangatan dari suami tercintanya.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


aduhhhh ingin kuat ,tapi pas menulis part ini air mataku menetes.


Apalagi saat membicarakan orang tua.


huh ,,,hiks,,, hiks😭😭😭


mewek lagi kaaann????


jangan lupa vote nya ya guyss


😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2