
Akhirnya ia terbangun dari tidurnya sepertinya dia tidur cukup lama setelah mendapatkan sedikit bukti yang ia temui tadi pagi.
Jam sudah menunjuk pukul 17.00 wib. Zoya yang sudah selesai mandi dan bergegas keluar kamar ingin melihat apakah mertua dan suaminya sudah pulang atau belum. karena ia melihat sekeliling rumah sepi akhirnya ia bertanya pada pak saad pelayan rumah ini.
“permisi pak” (ucap zoya)
“iya nona ada yang bisa saya bantu?” (jawab pak saad)
“tidak pak, saya hanya ingin bertanya apakah nyonya dan tuan muda sudah pulang?” (kembali bertanya)
“belum nona”
“jam berapa mereka akan kembali pak”(Tanya zoya)
“saya belum dapat kabar jam berapa nyonya dan tuan akan kembali, apa ada yang bisa saya bantu nona?"
“hemm.. tidak pak, saya hanya memastikan apakah mereka sudah pulang, baiklah saya permisi kekamar pak”
“baik nona” (menundukan kepala)
Zoya kembali kekamarnya, dan menatap langit langit kamarnya. hmm kangen ayah.
Sudah sebulan mereka menikah tapi zoya tidak pernah mengunjungi ayahnya dikarenakan mertuanya tidak menyukai ia berkeliaran bebas. meski pun mereka masih sering teleponan tapi ia benar benar kangen dengan ayahnya, ingin rasanya memeluknya.
__ADS_1
baiklah besok aku akan kerumah ayah, aku tidak peduli dengan kemarahan mereka pada ku yang penting Aku bisa bertemu ayah.
Akhirnya ia tertidur kembali padahal ia tadi sudah tidur cukup lama, mungkin karena nyamanya kasur yang ia tiduri.
Hingga ketokan pintu membangunkan dia. zoya berjalan membuka pintu dengan khas orang baru bangun tidur.
“ada pak” (tanyanya sambil menguap)
“tuan muda & nyonya sudah pulang nona dan makan malam sudah akan dilaksanakn”( jawab pak saad)
“jam berapa mereka pulang pak?” (tanyanya kembali)
“jam 7 malam nona”
Huuu.. hari yang menyebalkan mereka enak keluar sedangkan aku dari tadi pagi hanya goleran dikasur, baiklah nikamti saja hidup mewah ini ( tersenyum kecut)
dia bersiap terlebih dahulu sebelum kemeja makan ia mencuci mukanya agar hilang rasa kantuknya. ia berjalan kearah meja makan sampainya dia melihat ada seorang gadis yang sudah duduk sangat anggun di meja makan itu.
siapa lagi tuh (acuh)
“selamat malam semua” (sambil duduk dimeja makan)
Meraka makan seperti biasanya, hening tanpa suara. Selesai makan mereka mengobrol ke ruang keluarga. Kecuali zoya dia lebih milih menghindar dari pada ia harus menguras tenaga dan emosi kalo duduk bersama mereka.
__ADS_1
Tapi dia tidak semudah itu lepas dari mereka, ini apalagi perempuan itu sok akrab banget.
“nona, nona zoya” (panggil wanita tersebut)
Zoya yang hendak meninggalkan mereka harus berbalik meladenin wanita ini, baiklah engkau hanya perlu tersenyum.
“iya nona ada apa”(membalikan badanya dengan senyum sejuta watt)
“perkenalakan saya Zahra”(menyodorkan tangannya kepada zoya)
(zoya mengambil tangan itu sambil berucap) "zoya” (dan memberi senyum kepadanya)
“ayok duduk bersama” (mengajak)
“iya silakan nona berbincang saja dengan keluarga saya,pekerjaan saya masih sangat banyak (memberi senyum dam meninggalkan mereka)
“Apa yang mau kalian tunjukan pada ku, mau menghinaku didepan perempuan itu, apa masih belum puas perlakuan kalianselama ini terhadap ku (mendegus kesal)
ia berjalan kearah kamarnya, sampai kamar ia belum mengantuk akhirnya ia lebih memilh bermain handphone sampai rasa kantuknya kembali, ia meyudai tatapannya kelayar hp ya dan bergegas untuk tidur.
"Baiklah aku harus istirahat besok untuk bertemu ayah"
jangan lupa tinggalkan jejak kalian gusy 🥰
__ADS_1
jangan jadi pembaca gelap wkwk 😅