Dendam & Cinta

Dendam & Cinta
EPS 35


__ADS_3

Tari terbangun tepat jam 04:25 saat alarm di hp nya menunjukan waktu sholat subuh. Ia sengaja mempercepat bangunnya dari biasa, karena dia juga harus mempersiapkan baju yang akan dia pakai juga Aslan saat dikanada.


Hampir lima belas menit dia berdiam dikamar mandi, untuk meregangkan setiap otot otot tubuhkan dikarenakan semalam dia harus tidur disofa.


Selepas mangganti pakaiannya dia langsung bergeges menunaikan sholat, setelahnya baru dia mempersiapkan barang barang.


Pukul 05:30 barulah Tari keluar dari kamar, tujuannya adalah menuju dapur membantu memasak.


" Hai bii boleh bantu gk" tanya Tari menghampiri bii minah yang sedang memotong sayur.


" Eh gk usah non, ntar saya dimarahin" tolak bii minah.


" Eh gk papa kok bii, ini juga kemauan saya boleh yaa" pinta Tari memohon.


" Yasudah pelan pelan aja yaa non" ucap bii minah yang langsung diambil ahli dan dikerjakan oleh Tari, baginya itu hanyalah hal sepele karena dia sudah terbiasa membantu ibunya ketika ada pesanan ketring (yah emang profesinya ibu mila sebagai bu ketring loh, hidup mereka juga gk susah susah banget sih, emang pak gali aja yang gk punya pengangguran).


Dia bahkan sangat cekatan memotong sayur sebagai pelengkap nasi goreng dan juga membersihkan udang, sampai sampai para pelayan tercengang melihat kelincahan Tari.


" Luar biasa loh, non Tari.. emang gk salah pilih den Aslan" batin bii minah memuji.

__ADS_1


" Wah wah, menantu mama lagi ngapain" celetuk widya mengagetkan Tari, spontan saja wajah para pelayan menampakkan kecemasan.


" Ma.. Tari lagi masak nasi goreng seafood aja sih" jawab tari yang sudah hampir selesai.


" Sayang.." ucap bu mila yang juga ikut bergabung kedalam dapur.


" Mama udah bangun" tanya Tari beralih menatap ibu mila.


" Iya sayang soalnya, mama sama Oma rencananya mau pindah kekampung aja sama tante nilam" ucap ibu mila membuat raut wajah Tari seketika murung.


" Mama sama oma mau ninggalin aku" tanya Tari sendu.


" Tapi kan maa.." Tari semakin bersedih.


" Sayang disini kan ada mama sama yang lain, kamu juga udah ada Aslan yang jagain" ucao Widya.


" Kamu kan sekarang udah jadi seorang istri jadi kamu udah bukan tanggung jawab mama sama papa lagi sayang, pesan mama cuman satu berbaktilah kepada Aslan yang kini sudah menjadi suamimu nak, jangan terlalu dekat sama laki laki" ucap ibu mila tersenyum kembali lalu memeluk Tari.


" Aku gk sanggup harus pisah dari ibu.. Tapi benar apa yang ibu katakan, sekarang aku sudah mempunyai keluarga.. semoga aku bisa menjalani rumah tangga ini yaa Allah.." batin Tari.

__ADS_1


" Truss mama kapan berangkatnya.." tanya Tari setelah melepas pelukannya.


" Habis anter kamu kebandara sayang" jawabnya.


" Mama jaga kesehatan yaa, nanti kapan kapan aku bakal kesana" ucap Tari.


Hingga waktunya sarapan, semua orang sudah turun kecuali Kevin juga Virli. (Ya paling juga lagi muntah muntah dikamar😅).


Selesai sarapan mereka semua kembali kekamar masing masing, Tari yang sudah selesai mandi kini hanya mengganti pakaiannya sedangkan Aslan sudah selesai dan sedang menunggu diruang tamu.


Tak berselang lama mereka sudah siap untuk berangkat kebandara, bersama dengan Reno yang selalu mendampingnya.


" Kalian baik baik yaa disana.." ucap Widya memeluk mereka secara bergantian.


" Kamu harus jagain Tari yaa Slan" ucap ibu mila dijawab senyuman oleh Aslan.


Mereka pun berjalan memasuki pesawat yang mana adalah milik keluarga mereka. Namun Aslan berpisah dengan Tari yang diantar kekamar oleh Reno.


Lanjut.......

__ADS_1


__ADS_2