Dendam & Cinta

Dendam & Cinta
Pagi-Pagi Sudah Kesal


__ADS_3

Mentari tiba menandakan pagi yang begitu cerah diluar sana. Zoya yang sedang bersiap masih melihat suaminya tertidur dengan nyeyaknya.


"lihat lah laki laki ini bahkan mentari sudah meninggi ia masih tertidur" gumamnya dan melirik kearah suaminya


"tuan bangun lah! apa anda mau tidur selamanya" ucap zoya dan sedikit berteriak


"hei kenapa berteriak, aku bisa bangun sendiri" ucap khabir seraya menggerakkan kepalanya kekiri dan kekanan untuk mengusir rasa kantuknya dan beranjak kekamar mandi


"bisa bangun sendiri, tapi enggak bangun bangun dari tadi" gumam zoya dengan menggerakkan bibir mungilnya seraya melihat suaminya masuk kekamar mandi


"hei aku mendengar mu memaki ku" teriak khabir karena ia sudah masuk ke dalam kamar mandi


zoya tidak menggubris apa yang dikatakan suaminya. zoya yang sudah selesai dari siapannya terlihat begitu cantik menggunakan dres selutut tanpa lengan berwarna wardah ia juga menggerai rambut yang sedikit ikal dibawa dengan menautkan cekep dipinggir kepalanya agar rambutnya tidak berserak.


selang beberapa waktu khabir keluar dari kamar mandi dan seketika menatap istrinya yang berpenampilan berbeda dari biasanya.


"dia ternyata begitu cantik" gumam khabir dan sedikit menarik senyum dikedua bibirnya


"mau kemana kau dengan pakain seperti itu?" ucap khabir dan memandang istrinya


"gimana penampilan ku apa sudah bagus tuan?" zoya tidak menjawab apa yang ditanyakan suaminya mala ia berbalik bertanya dan menatap suaminya


"tidak, ganti baju mu! kau mau kemana memakai baju seperti itu! dan iya ikat saja rambut mu itu!, berpakaian lah seperti biasanya, lihat saja lengan mu itu, kau masih Pd memakai baju tanpa lengan!" ucap khabir sedikit ketus


"jika tidak suka jangan menghina ku! aku juga akan memakai blazzer, aku juga tidak akan menampakkan lengan ku yang indah ini" ucap zoya sinis. termasuk dirimu, kenapa engkau keluar begitu cepat dari kamar mandi. gumam zoya kesal dan menarik blazzer dan segera memakainya.


"ganti baju mu!" ucap khabir seakan tidak mempedulikan apa yang istrinya katakan


"tidak mau, aku hanya ingin berpenampilan lebih baik dari biasanya" ucap zoya

__ADS_1


"jika tidak kau ganti tidak usah ikut menemui klien nya" ucap khabir dan bersiap siap ia menyisir rambutnya dengan rapi


"aku tidak takut dengan ancaman mu! aku akan pergi bersama atasan ku dan sekretaris mu" ucap zoya dan melangkah kan kakinya


"apa kau tidak lihat jam! mereka sudah pergi setengah jam yang lalu" zoya seketika berhenti dan melihat jam yang ada ditangannya "astaga" ucapnya lirih dan ia langsung berbalik kearah suaminya


"yasudah ayo kita pergi" ucap zoya seraya mengajak suaminya untuk segera keluar dari kamar mereka dan berangkat


"ganti pakaianmu! dan ikat rambutmu! berpakaian lah seperti biasa!" ucap khabir


"tuan, jika saya berganti pakaian kita akan semakin terlambat, tidak enak sama yang lain" ucap zoya berharap suaminya mengerti


"jika engkau terus berdebat, lebih baik engkau disini saja! membuang waktu saja" ucap khabir sedikit kesal dan beranjak keluar


"heee.. baik baik tuan, aku akan mengganti baju, tunggu sebentar" ucap zoya seraya mengambil pakaiannya dan pergi kekamar mandi untuk menggantinya


dikamar mandi zoya tak henti hentinya memaki suaminya. selesai ia berganti pakaian ia langsung keluar dan mengambil tasnya.


"ikat rambutmu!" ketus khabir yang melihat istrinya masih menggerai rambutnya


"tuan dimobil saja, kita sudah sangat terlambat" ucap zoya


"jika tidak mau tidak usah ikut" ketus khabir dan beranjak keluar


"baiklah tuan,sebentar" ia mengikat satu Rambutnya,dan melihat kearah cermin "tidak buruk" ucapnya sambil tersenyum


"mari tuan" ajak zoya, mereka pun berjalan menuruni hotel dan pergi menggunakan taksi yang sudah dipesan. diperjalanan mereka hanya berdiam saja tidak saling bicara satu sama lain.


Sampailah mereka di sebuah restoran yang bernuansa alam yang cukup luas.

__ADS_1


"tuan ini tempatnya?" tanya zoya dan memandang takjub


"hmm.. ayo masuk" ucap khabir dan zoya pun mengikutinya.


meraka pun masuk area restoran tersebut zoya menyapa atasannya dan sekretaris khabir.


"apa istri kalian tidak ikut kemari tuan?" tanya zoya karena ia tidak melihat kedua istri mereka


"mereka sedang disana nona, berfoto-foto" menunjuk dengan tangannya


"sayang sekali aku tidak ikut" ucap zoya


"nona tenang saja selesai meeting ini nona banyak kesempatan menjepret apa saja yang nona suka" ucap sekretatis itu


zoya hanya mengangguk seraya tersenyum "apa kliennya belum datang?" ucap zoya


"sebentar lagi mereka akan sampai" ucap sekretaris itu


selang beberapa waktu akhirnya kliennya yang ditunggu telah tiba. khabir terkejut melihat kliennya begitu pula zoya yang sangat terkejut. kliennya pun bersitatap dengan mereka ia tidak percaya siapa yang ada didepannya.


...


Hallo gusy maafnya sering upload malam, soalnya waktunya baru ada dimalam hari hehe. maafnya enggak bisa upload banyak banyak ternyata nulis enggak segampang itu hehe


selamat membaca novelku🤗


semoga kalian suka🥰


jangan lupa tinggalkan likenya ya biar aku semangat terus nih buat cerita yang lebih seruh 😊 tinggalkan juga komentar kalian ya biar aku terus memperbaiki novel ku.

__ADS_1


🥰terimakasih untuk kalian semua🥰


__ADS_2