Dendam & Cinta

Dendam & Cinta
BAB4


__ADS_3

Saat mereka telah memasuki mobil yang mereka kendarai suasana mobil sangat hening sepertinya mereka tenggelam dalam pikiran mereka masing masing hingga mereka telah sampai dikediaman mereka dan telah memasuki rumahnya, nyonya syahlaa yang ingin saja memarai anaknya tidak bisa menahan emosinya hingga terlontar dari bibir nyonya syahlaa mengenai zoya yang diperbolehkan bekerja oleh anaknya dan pertengkaran pun terjadi..


nyonya syahlaa sangat marah oleh keputusan anaknya itu bagaimana mungkin anaknya bisa mengambil keputusan sendiri tentang zoya, sedangkan syahlaa ingin membuat ia menderita secara perlahan..


“bagaimana kamu bisa memperbolehkan dia bekerja! Kamu tahu kan dia juga bekerja di perusahan yang sedang kamu pimpin, ibu menyuruh kamu menikah bukan untuk memberi dia kebebasan, kamu tahu kan ibu sangat benci melihat dia jika ibu tidak ***" terdiam dan menangis, terduduk di sofa


“sudahlah istriku jangan menangis lagi bukan kah kamu yang ingin menikahkan putra mu dengan wanita itu" zafran berusaha menenangkan istrinya


“iya aku meminta ia menikah dengannya hanya ingin membalaskan dendam ku mas, mas tahukan kenapa aku menyuruhnya menikahi gadis sialan itu, aku ingin melihat dia menderita dan mati secara perlahan” menegaskan tujuan pernikahan anaknya itu untuk apa


“bu sudahlah jangan menangis lagi, bukan kah aku sudah ikut dalam rencana ibu,biarkan dia tetap bekerja bukan kah itu lebih baik!" khabir memberi suara


“apa maksud kamu” Tanya ibunya


“iya" seringai licik ada dibibir khabir "aku bisa menyiksanya dikantor dan dirumah ibu yang akan menyiksanya" suara dingin

__ADS_1


Ibunya langsung terawa seperti menemukan mainan yang akan ia nikmati lebih tepatnya yang akan dia siksa..


“ibu nyakin engkau tidak akan mengecewakan ibu nak” menepuk bahu anaknya dengan senyuman bangga


"sudahlah ibu dan ayah tidurlah, pasti kalian sangat lelah dengan hari ini, dan ibu jangan bersedih lagi" memeluk ibunya


"baik nak ibu dan ayah akan tidur, kamu juga tidur kamu kan akan banyak membutuhkan tenaga" jawab ibunya sambil menepuk bahu anaknya


"selamat malam" meninggalkan ayah dan ibunya


Sedangkan Khabir yang menaiki tangga dan telah masuk ke kamarnya membersihkan diri terlebih dahulu. setelah selesai ia berbaring di tempat tidurnya. dan tenggelam dalam pikirannya..


"Bagaimana mungkin engkau pergi hanya karena wanita itu! dan lihat aku yang harus membalas dendam untukmu, jikalau bukan ibu yang menyuruh ku bahkan aku tidak sudi datang kerumah mereka dan bersikap manis pada mereka, bahkan aku muak dengan wajahnya" mendengus kesal "siapa yang mau menikah dengan wanita seperti itu" umpatnya


"aku akan membuat dia menyesali perbuatannya padamu aku bahkan tidak tahu apa yang engkau lihat darinya, dan sombong sekali wanita itu berani menolak mu, bahkan aku sangat kesal saat ku tahu kepergian mu hanya karena wanita seperti itu" wajah yang penuh dengan amarah

__ADS_1


"Baiklah sekarang aku harus tidur, karena aku tidak sabar menanti hari pernikahanku" sedikit bermain main itu perlu gumamnya


dan akhirnya ia tertidur dengan mimpinya...


_________________________


Hallo gusy tinggalkan jejak kaliannya 🥰


jangan lupa like, coment, vote nya juga boleh hehe.. 😍


terus dukung karya ku ya 🤗


jangan jadi pembaca gelap 😁


hayo tinggalkan jejak kalian 😊

__ADS_1


__ADS_2