Dendam & Cinta

Dendam & Cinta
EPS 55


__ADS_3

" Mamposs gua... " batin Mitha.


" Mas Aslan..." Pekik Tari memastikan.


" Sedang apa kau disini, bukannya kau tadi pergi menjenguknya" tanya Aslan menampakkan wajah kesalnya, entah kenapa tak bisa dipungkiri dirinya jengkel ketika melihat Tari lebih mementingkan laki laki lain.


" G, gk jadi kok mas.. mas sendiri ngapain disini" tanya Tari, namun tak digubris Aslan.


" Kau belum menjawab pertanyaan ku,, sedang apa kau disini" tanya Aslan.


" Emm nunggu Taxi mass, soalnya tadi temen aku pulang deluan, ada kerabatnya sakit" jawab Tari.


" Yasudah ikut pulang denganku saja" ucap Aslan menarik tangan Tari, membuat Tari kembali terkejut.


" Dia kembali menggenggam tanganku" batin Tari berbicara antara senang dan bimbang.


" Apakah dia bersandiwara " tanyanya kembali.


" Tarii..." pekik Aslan kesal karena ia diam mematung.


" Ah iya mas" Tari pun terkejut ketika mendengar panggilan Aslan.


" Cepatlah.. karna setelah ini aku masih ada meeting" tegas Aslan.


" Emm.. lalu temanku mas" tanya Tari menatap Mitha yang sedari tadi menunduk. Pandangan Aslan tertuju kepada Mitha, tak hanya itu pria yang menemani Aslan juga mengalihkan perhatiannya kepada Mitha, dia juga baru sadar bahwa Tari tak hanya sendiri.


" Kau.. " pekik pria tersebut menatap Mitha, Mitha yang mendengar nya pun hanya mampu memejamkan matanya takut.

__ADS_1


" Biarkan dia.. kau pulanglah bersamaku, biar Reno yang mengantarnya. Yaa.. Pria itu adalah Reno, yang sedang menemani Aslan rapat, kebetulan tadi dia lambat jadi tidak bisa menjemput Aslan alhasil mereka mengendarai mobil masing-masing.


" Loh kok gua sih Slan.." Kesal Reno.


" Please lah Ren,, gua titip temen gua yaa" pinta Tari dengan nada memohon.


" Yaudah.." Akhirnya Reno pun mengalah.


" Sudahlah.." Aslan pun berjalan masuk kedalam mobil.


" Bye.. Mit" pamit Tari melambai lalu masuk kedalam mobil Aslan.


" Mamposs gua ama dia" Batin Mitha menunduk.


Reno pun masuk kedalam mobilnya cepat, dengan perasaan kesal, lama dia menunggu Mitha juga tak kunjung masuk, membuatnya bertambah geram.


" Saya bukan supir kamu yaa" kesal Reno kembali meledak ketika Mitha duduk dibelakang. Namun Mitha tak bergeming sama sekali, membuat Reno semakin geram lalu keluar dan menariknya masuk ke kursi sampingnya.


" Kasar banget sih masnya.." kesal Mitha.


" Memangnya kalau saya bicara kamu tanggepin" kesal Reno menancapkan gas mobilnya dengan kecepatan sedang.


Hening.. Itulah yang terjadi didalam mobil, Reno yang memang tidak biasa berbicara hanya diam saja, sebaliknya Mitha menyenderkan kepalanya menatap jalan.


" Dimana kau diantarkan " tanya Reno buka suara.


" Emm.. di Halte depan deket taman aja" ucap Mitha yang memang ingin singgah ke taman.

__ADS_1


" Wanita ini kalau dilihat cantik juga yaa" batin Reno yang tak sengaja menatap Mitha.


" Eh gua ngomong apa sih, ngawur kali ah.." batinnya lagi.


Dalam pikiran Mitha terus saja memikirkan radit yang sedari tadi tak membalas chatnya maupun mengangkat telfonnya.


" Kok Radit gk ngangkat sih.." umpat nya ketika melihat layar ponselnya sama sekali tak ada jawaban dari Radit, Radit memang akhir akhir ini sering tak ada kabar, namun dia terus positif tingking mungkin pacarnya itu sedang ada masalah.


Tak terasa mobil Reno kini sampai didepan halte, Mitha pun turun tak lupa mengucapkan terimakasih terhadap Reno.


" Makasih yaa.." ucap Mitha.


" Hmm.." Hanya duheman yang muncul dari bibir Reno, dengan cepat dia lalu menancapkan pedal gas lalu pergi meninggalkan Mitha.


" Hih dasar cowok Kulkas..." gerutu Mitha, lalu berjalan memasuki area taman.


Belum lama berkeliling, kakinya terasa lelah. Dan akhirnya dia memilih duduk didekat beberapa anak yang sedang ber kerumunan, meski masih jam segini namun taman sudah dipenuhi dengan berbagai kegiatan para Masyarakat.


" Hufft.. capek banget" keluh Mitha kemudian namun sedetik kemudian dia menyadari bahwa ada yang kurang' yaitu tasnya.. dia memang sedari tadi hanya memegang ponsel, hingga ia melupakan tasnya.


" Aduh pasti ketinggalan di mobil tuh cowo" gerutu Mitha lalu mengedarkan pandangannya melihat sekeliling, namun dia menyadari keberadaan seseorang yang sedang ia cari.


Matanya membulat sempurna ketika melihat apa yang ada didepannya.


Hayoo.. Ngapain ayo..


Oky guys aku sih beberapa episode kedepan bakal jarang banget ada Tari sama Aslan nya, soalnya masih fokus sama cerita Mitha yaa.. mungkin episode 56 atau 57 kali yaa baru come back ke cerita utama nya.

__ADS_1


Lanjut.....


__ADS_2