Dendam & Cinta

Dendam & Cinta
Pura-Pura Tidak Tahu


__ADS_3

"kenapa lama sekali" ucap khabir yang membukakan pintu


"maaf, antriannya panjang, jadi saya harus menunggu terlebih dahulu" sedikit gugup menjawab karena ia tidak ingin khabir mengetahui ia bertemu dengan temannya


"kenapa engkau terlihat gugup! saya hanya bertanya" ucap khabir sinis


"siapa yang gugup, saya tidak gugup tahu, yasudah cepatlah makan, saya akan menyiapkannya dimeja makan" ucap zoya seraya berjalan kearah meja makan serta menyiapkan makanan yang sudah ia bawah


mendegus "kau kira aku tidak tahu" ucap khabir kesal


Flasback:


Ketika zoya mengakhiri teleponnya, khabir ingin mengajaknya keluar hotel dan ia langsung menuju area tempat zoya sarapan. Tapi Ketika ia hendak memanggil istrinya ia tidak sengaja melihat laki laki dihadapan istrinya dan lebih paranya ia datang ketika mendengar kata fiq kamu mau enggak menikah denganku. wajah khabir seketika berubah mendengar kalimat yang diutarakan lelaki tersebut, khabir terpaku sejenak mendengar ucapan lelaki itu ditambah lelaki itu mengatakan isi hatinya yang terpendam yang isinya terdengar begitu tulus dari bibir laki laki itu. khabir yang merasa terganggu langsung kembali kekamar nya tanpa ia mendengar jawaban istrinya.


"berani sekali lelaki itu mengajak wanita yang sudah bersuami menikah" gerutu khabir sepanjang ia berjalan menuju kamarnya. ia terlihat begitu kesal.


...


"tuan apa tidak mau makan, saya sudah menyiapkannya dimeja, makanlah segera" sambil berjalan kearah sofa.


khabir tidak menjawab ia langsung kemeja untuk makan. selesai makan ia membereskan meja tempat ia makan selesai membereskan nya ia berjalan menuju tempat tidur tetapi ia melihat istrinya sibuk dengan handpone nya.


"apa dia sedang chatan dengan lelaki itu, lihat bahkan ia tersenyum menatap layar hp nya, menyebalkan sekali" gumam khabir


"asik sekali main handpone nya!" ucap khabir sinis


"sudah selesai makan, kenapa tidak bilang" beranjak dari sofa untuk membersihkan meja makan


"mau kemana" ucap khabir

__ADS_1


"membersihkan meja makan" jawab zoya


"sudah aku bersihkan" ucap khabir dengan sinis


zoya yang mendengar ucapan khabir kembali duduk disofa dengan kaki selonjoran dan kembali memainkan handponen nya.


"menyebalkan sekali wanita ini! lihat dia kembali menatap layar handpone nya dan tersenyum seperti orang gila. tunggu apa dia menerima lamaran lelaki itu? tapi tidak mungkin, arggkk kenapa aku tidak mendengar jawabannya dulu baru aku tadi naik" mengutuk kebodohan nya


khabir mengambil laptopnya serta duduk diruang tamu untuk mengecek pekerjaan kantornya, sesekali ia melirik kearah istrinya, dan tetap saja matanya tidak lepas dari handpone nya.


"zoya" panggil khabir. yang dipanggil tersentak


"tumben sekali dia memanggil nama ku" guman zoya


"ha.. iya ada apa tuan" ucap zoya menghampiri suaminya


"mana tugasmu" ucap khabir


"kau terlalu banyak main handpone, makanya jadi lemot" ketus khabir


"kenapa dengan dia! anda terlalu bermain dengan kosa kata tuan, apa susahnya mengatakan langsung pake ngatain orang lemot segala" gerutu nya dalam hati


khabir yang melihat istrinya hanya diam langsung mencetuskan


"desain" ucapnya


"kenapa tidak bilang dari tadi, sebentar saya ambilkan" ucap zoya dan pergi merogo tas dan mengambil flashdisk tempat ia menyimpan data untuk presentasi


"ini tuan" menyodorkan flashdisk ketangan suaminya dan khabir mengambilnya

__ADS_1


"ada lagi tuan? jika tidak ada saya akan..." belum selesai menyelesaikan kalimat nya khabir menyuruhnya duduk


"duduklah" ucap khabir dan zoya mengiyakan nya dan duduk dijarak yang paling aman dari suaminya


"apa kau bisa melihat jika duduk sejauh itu" ketus khabir


"iya saya masih bisa melihat, lanjutkan saja pekerjaan anda tuan, jika ada yang mau ditanyakan, tanyakan saja" ucap zoya


khabir hanya diam, dan melihat hasil untuk dipresentasikan besok.


"ternyata semuanya memuaskan" gumam khabir


tak terasa waktu sudah di penghujung sore, zoya hanya diam disofa itu sambil sesekali memandang kearah suaminya.


"tuan sudah sore, saya mau mandi terlebih dahulu" ucap zoya sembari berdiri


"mandi ya mandi saja tidak perlu bilang ke saya" ketus khabir


"menyebalkan sekali laki laki ini" gumam zoya dan pergi kekamar mandi membersihkan dirinya


setelah selesai, giliran khabir membersihkan dirinya. diluar sedang hujan dan mengguyur kota ini


...


karena sudah malam mereka lebih memilih mengistirahatkan tubuh mereka, khabir berada ditempat tidur sedangkan zoya berada disofa mengistirahatkan tubuhnya


...


Terima kasih untuk kalian yang sudah membaca novel ku🥰, maaf lama update ceritanya🙏

__ADS_1


di like dong teman-teman😁 biar aku tambah rajin nih nulis ceritanya😊 jangan lupa kasih saran kalian dikolom komentar agar saya terus memperbaiki novel saya 🤗


Terimakasih 😊


__ADS_2