Dendam & Cinta

Dendam & Cinta
BAB11


__ADS_3

Mentari telah datang saatnya untuk kembali beraktifitas, bersiap siap untuk kembali bekerja, sarapan setelah itu berangkat kerja.


Sampainya dikantor tempat ia bekerja ia melihat wanita kemarin malam yang dengan mesra mengandeng tangan suaminya.


"apa apaan wanita itu, apa tidak malu dilihat orang mengandeng tangan suami orang, iya ya aku tahu dia tidak menganggap ku ada tapi setidaknya jaga nama baik ku dong sebagai istri disurat nikah yang sah. menyebalkan mereka" (gerutunya dalam hati)


“rileks zoya jangan membuat keributan ditempat bekerja nanti kamu yang akan malu, senyum(menarik senyum sejuta watt)


Sampai dipintu utama Zahra menyapa Zoya


“nona zoya”(menarik lengannya) mohon maaf nona saya tidak bermaksud menggandeng tangan suami anda" (memberi penjelasan)


padahal ma emang sengaja perempuan itu


“oh"(melihat wanita itu) lanjutkan (tersenyum) lalu meninggalkan mereka…


“Apa apaan dia saya tahu dia tidak peduli tapi ini kan didepan umum apalagi ada orang lain berani sekali dia berkata seperti itu!” ( gumam khabir yg sangat kesal terlihat dari ekpresinya dan meninggalkan wanita tersebut menuju ruangannya)


Pekerjaan berjalan seperti biasa. hingga khabir merasa bosan berada diruangannya, muculah seringai jahat dibibirnya. pasti kalian tahu apa yang akan dia lakukan. Iya jelas mengerjai istrinya.


...


Zoya yang dipanggil keruangan khabir atas perintah atasanya langsung menuju keruangan khabir.


“mau apa lagi laki laki itu, pasti ingin mengerjai ku lagi” (gerutu zoya dalam hati)


(mengetuk pintu lalu ia masuk menghadap khabir)

__ADS_1


“mohon maaf tuan ada urusan apa sampai saya diutus oleh atasan saya kemari?”


“duduk” (ucap khabir)


zoya langsung duduk


“kamu tahu saya panggil kenapa?”


“tidak tuan”(ketus zoya)


“kamu tidak senang saya panggil kemari?”(ucapnya dengan kesal juga)


“mohon maaf tuan langsung ke inti saja, ada apa anda memanggil saya” (malas menangapi omong kosong laki laki yg didepannya)


“hei kenapa kamu yang nyeletuk, jika memang tidak suka saya panggil keluar, nyah dari hadapanku”(dengan wajah kesal)


Tiba tiba zoya berdiri dan sudah beranjak didepan pintu.


Dan mau tidak mau zoya harus kembali kehadapannya dan dia yang harus meminta maaf dasar laki laki gila


“mohon maaf tuan jika saya lancang”


Khabir tiba tiba meyodorkan kertas dan ingin zoya mencari berkas yang tertera dikertas tersebut


“apa ini! Dia memanggil ku kemari hanya untuk ini“ (mengeram kesal) dasar sialan!


Kenapa tidak sekertaris kau saja yang mencarinya, tugasku lebih penting dari ini!” (gerutu zoya dalam hatinya)

__ADS_1


Mau enggak mau dia harus mengikuti perintahnya meski ia sangat kesal,ia tahu ia dikerjai, baiklah tuan akan saya ladeni!


Zoya mencari cari berkas yang dimaksud tapi belum ketemu.


“hei kenapa lambat sekali mencari begituan, kamu tidak bisa membaca (ketus khabir dengan seringai jahat)


Zoya yang lelah mencarinya tidak ketemu, akhirnya ia menyerah.


“mohon maaf tuan sepertinya berkas yang anda maksud tidak ada di sini” (wajahnya sudah ingin melemparkan berkas berkas ini ke wajah bedebah sialan ini!)


“baiklah pergi dari sini, biar saya sendiri yang mencarinya, dasar tidak becus"


“baik permisi tuan” (lansung meninggalkan tempat)


“Ingin kulempar benda diatas meja kerjamu kewajah mu sialan! Huuh.sabar zoya, Tarik nafas buang, tersenyum lah” (berusaha menghibur diri)


Sedangkan khabir yang merasa puas mengerjainya tertawa senang melihat zoya mengeram kesal..hahah


...


Sore haripun telah tiba ia memutuskan singgah kerumah ayahnya seperti yang sudah ia rencanakn.


"membangkang sekali kali tidak apa apa kan" (tertawa kecil)


.


.

__ADS_1


.


jangan lupa tinggalkan jejak kalian 😊


__ADS_2