Dendam & Cinta

Dendam & Cinta
Jalan ke-Mal


__ADS_3

Setelah 2 jam lamanya mereka selesai jalan jalan di danau, khabir mengajak ia kembali, mereka berjalan menuju mobil dan memasukinya.


"baiklah kita kembali ke hotel" ucap khabir seraya menghidupkan mesin mobil


"hmm.. kenapa buru buru sekali, bagaimana kita makan terlebih dahulu tuan" ucap zoya seraya mengajak suaminya


"kau kelaparan?" tanya khabir


"iya aku sedang lapar makannya aku mengajak mu untuk makan" ucap zoya


"ada apa dengan perut mu? kau bahkan baru makan beberapa jam yang lalu direstoran itu, dan makan mu tidak sedikit tahu" ucap khabir


"haha" tertawa kecil "makan tadi itu sangat canggung tahu... huftt" menggigit bibirnya seraya menutupnya dengan tangan "ada apa dengan ku kenapa sampe mengatakan kalimat canggung, bodoh!" mengutuk kebodohan nya


"ada apa!" ucap khabir seraya melirik istrinya yang dilirik hanya diam "kau masih ingat janji mu kan?" ucap khabir dengan tatapan menusuk yang ditatap hanya mengangguk menandakan bahwa ia ingat, padahal ia tidak mengingat apa yang ia janjikan, ia hanya mengangguk agar urusan cepat selesai


khabir menjalankan mobil yang ia kendarai. 20 menit kemudian mereka sampai diarea mal dan memakirkan mobilnya. setelah itu mereka beranjak turun dari mobil


"tuan tunggu" ucap zoya menahan khabir yang hendak turun dari mobil


"ada apa" tanya khabir


"hmm.. bagaimana kita kembali saja ke hotel tuan" ucap zoya agak gugup


"kau mau main main dengan ku! cepat turun!" ucap khabir sinis


"eehh.. tapi tuan..."


"cepat turun atau kutinggalkan kau disini!"


"iya tidak apa apa tuan, kau masuk saja aku menunggu disini" ucap zoya


"siapa yang menyuruh mu menunggu! aku akan kembali dan kau tetap disini!" ucap khabir kesal


"kenapa kau tega sekali" ucap zoya dan melirik tajam kearah suaminya


"kau masih mau berdebat!" ucap khabir kesal


"baik tuan kita turun" ucap zoya seraya keluar dari mobil


mereka pun memasuki area mal


"kau lapar kan? ayo kita kesana" memberi tahu area makan. khabir melirik istrinya seperti orang yang takut bertemu seseorang "ada apa dengan nya, tadi dia yang ngotot mau jalan jalan, sampe kesini dia seperti menghindar, tapi apa yang di hindari nya!" gerutu khabir dalam hati


"baiklah kita pulang saja" ucap khabir seraya membalikan badanya untuk keluar. zoya masih mematung ditempat ia berdiri

__ADS_1


khabir yang hendak meninggalkan istrinya seketika ia berbalik menghampiri istrinya karena ia melihat sesuatu.


"sayang kenapa melamun" ucap khabir menepuk pundaknya


"ha, iya kenapa" ucap zoya tersentak "apa tadi di bilangnya, sayang! aku tidak salah dengar kan


"ayo kita makan, bukankah kau lapar tadi" ajak khabir


"baiklah, ayo" ucap zoya dan berjalan


mereka memasuki area tempat makan, mereka memilih duduk di pinggir dekat dengan pemandangan taman yang ada di mal tersebut


"kau mau makan apa?" tanya khabir


"hmm.. pesan minum aja tuan" ucap zoya seraya memelankan suaranya


"bukan kah kau bilang kau sedang lapar?" tanya khabir


"hmm.. itu tadi sekarang tidak" ucap zoya seraya tersenyum


"kau menyebalkan sekali!, tadi kau bilang lapar sekarang tidak!" ucap khabir


"pelankan suara mu tuan, nanti terdengar yang lain" ucap zoya seraya menyuruh suaminya memelankan suaranya


"kau bodoh atau bagaiman! kau kira mereka mengerti bahasa kita!" ucap khabir dengan nada kesal


"mau minum apa?" tanya khabir kembali


"jus jeruk saja" ucap zoya


khabir memesan dua gelas jus jeruk untuk mereka. sembari menunggu, zoya mengajak khabir mengobrol tapi yang ditanya hanya menjawab hmm.. zoya yang frustrasi akhirnya diam "menyebalkan sekali laki laki ini tidak ada niat mencairkan suasana tegang ini, dia mala sibuk dengan handpone nya!" gerutu zoya


selang beberapa menit jus mereka sudah datang


"silakan tuan dan nona" ucap pelayan itu sembari menaruh jus mereka dimeja


"terimakasih" ucap zoya, pelayan itu tersenyum dan menunduk


mereka menikmati jus mereka masing masing, tidak ada yang saling bicara


"membosankan sekali" ucap zoya seraya mengaduk aduk jus nya, khabir hanya diam tidak menanggapi apa yang zoya ucapkan


"tuan, kau membosankan tahu" ketus zoya seraya melirik suaminya


"ada apa?" tanya khabir

__ADS_1


"apa kau tidak bosan hanya minum tanpa berbicara sedikit pun!" ucap zoya


"kau mau berbicara ya berbicara saja" ucap khabir


"apa kau tidak dengar, aku dari tadi mengajak mu berbicara kau hanya jawab hmm..hmm kau kira aku tahu maksud mu apa!" ketus zoya


"kenapa kau yang jadi kesal" ucap khabir seraya melihat wajah istrinya


"ya tuhan... sudahlah ayo kita balik" ucap zoya seraya berdiri


"kenapa kau yang mengaturku! duduk" ucap khabir pada istrinya dan zoya kembali duduk


"disini sangat membosankan tahu" ucap zoya


"apa kau punya kekasih?" tanya khabir


"ha.. ada apa dengan nya kenapa tiba tiba nanya kekasih ku" ucap zoya dalam hati


"jawab" ucap khabir yang melihat istrinya hanya diam


"kenapa bahas diriku, topik lain saja kalo mau bertanya" ucap zoya


"kenapa? bukan kah kau tadi yang mau aku berbicara" ucap khabir dengan tatapan tajam


"iya berbicara, tapi bukan masalah pribadi juga tuan" ucap zoya


"kau sedang menyembunyikan sesuatu dari ku" ucap khabir dalam hati


"ayo" ajak khabir pada istrinya seraya berdiri


"mau kemana tuan?" tanyanya


"kau tidak mau membahas apa pun kan, yasudah ayo pergi" ketus khabir


"hmm baiklah" ucap zoya sembari berdiri dan mengikuti suaminya


mereka keluar dari tempat makan, seusai membayar minuman mereka, Khabir mengajak Zoya menuju lantai atas tempat pakaian wanita...


ayo mau apa ya khabir ngajak zoya ke tempat pakaian wanita? tunggui setelah episode ini yaaa 😁


makasih yang udah nyempetin baca novel ku yaa 😍


jangan lupa di like dan komen nya ya 🥰


makasih untuk kalian yang terus mendukung.

__ADS_1


maaf ya lama up 🙏🤗 jangan bosan baca novel ku kalo ada saran atau kritikan boleh dikolom komentar ya teman teman 😊


thank-you 🥰


__ADS_2