
VINO ARRASYA WIJAYA
Kevin keluar dari ruangan dengan wajah sumringah, selesai mengadzani putranya kini dia bergabung dengan keluarga yang kini menjaga istrinya diruangan.
" Gimana Vin, udah ada nama untuk anak kamu" tanya Oma membuat Kevin tersenyum.
" Udah ada, tapi aku masih mau pendapat dari Virli" jawabannya sambil menggenggam tangan Virli.
" Inisialnya deh Vin" pinta Dea berbinar membuat Kevin terkekeh.
" Sama kok dengan inisial Virli" jawab Kevin beralih mengelus rambut Virli lalu memberi kecupan dalam dikening Virli.
" Terimakasih telah memberi aku malaikat kecil yang akan selalu menjadi pengingat, terimakasih karna mau menjadi ibu dari anak anakku, terimakasih pula telah menjadi masa depan untukku keluarga kecilku, aku mencintaimu sekarang dan selamanya" gumam Kevin memejamkan matanya dengan bibirnya yang masih bertengger dikening Virli.
" Terimakasih juga atas semua yang kamu berikan untuk aku" suara Virli yang berbisik membuat Kevin terkejut.
" Sayang" Kevin terkejut ketika mendapati Virli yang tengah menatapnya.
" Mana putraku" tanya Virli membuat Kevin menggeleng.
" Putra kita sayang" Ucap Kevin membenarkan kembali membuat senyum Virli mengembang.
" Iya Anak Kita, dimana" Virli kembali bertanya belum sempat Kevin menjawab tiba tiba saja seorang perawat datang dengan membawa bayi mungil yang sudah selesai mereka bersihkan, seketika semua keluarga berbinar saling berebut untuk menggendongnya.
Hingga akhirnya bayi mungil itu kini berada dalam gendongan sang kake yaitu Hendra.
__ADS_1
" Uh sayangnya, cucu pertama Oppa gemes banget yaa" ucap Hendra sembari mencium cucu pertamanya.
" Sini dulu yaa, sama Eyang" Oma Wirasni mengambil alih cicit nya dari Hendra.
Lama kelamaan mereka mengembalikan putranya kepada sang ibu yang sedari tadi meminta bayi mungil itu.
Mata Virli tergenang kala malaikat kecil itu terbaring disampingnya, tangannya berusaha mengelus rambut putranya.
" Sayang kamu udah ada namanya" tanya Virli membuat Kevin mengangguk.
" Vino Arrasya Wijaya" ucap Kevin membuat Virli tersenyum.
" Nama yang bagus sayang" ucap Virli menatap Kevin lalu beralih menatap Putranya yang diberi nama Vino.
Semua keluarga kini tersenyum, nama yang bagus dan cocok untuk bayi mungil itu.
Vino Arrasya Wijaya nama itu seakan menjadi daya tarik senyuman semua orang, bahkan Tari sendiri sangat excited mempersiapkan semua keperluan.
" Sayang jangan terlalu capek yaa, ingat kamu juga lagi hamil" ucap Widya mengingatkan Tari.
" Sekalian lancarin buat nanti Bun" jawab Tari membuat Widya geleng kepala.
" Iya tau, tapi jangan terlalu maksa sayang" Ariana menyela pembicaraan mereka dengan mengelus perut buncit Tari.
" Apa kabar Beby twins nya Oma..." Ariana mengelus sambil mencium perut Tari.
__ADS_1
Kabar baiknya, Tari telah mengandung anak kembar, membuat Aslan selalu ekstra sabar dan siaga. Bahkan semuanya keluarga bersyukur, karena ini adalah keturunan kembar pertama keluarga mereka.
" Sayang udah yaa, istirahat aja dulu ntar twins nya capek ingat kamu itu udah mau dekat lahiran" timpal Aslan yang sedari tadi duduk didekat mereka bersama Devan, Dimas, dan Kevin.
" Udah duduk dulu, kegiatannya jangan terlalu berat Berat banget..." Aslan terus saja mengoceh mendudukan Tari disofa.
" Tapi kan-"
" Udah gada tapi tapian" Aslan masih terus mengoceh sampai membuat kedua wanita paruh baya tadi geleng kepala.
" Jadi inget Hendra yaa, Wid.." timpal Ariana membuat Widya tersenyum.
" Namanya juga bapak sama anak" Mereka berdua memilih meninggalkan kedua calon orang tua itu.
Hingga menjelang siang, acara sukuran dikediaman Wijaya dilaksanakan mereka mengundang pihak panti asuhan untuk disantunkan atas nama Vino.
Hadirnya baby tampan itu menjadi pusat perhatian para keluarga, terlebih para kerabat yang memang tidak hadir dihari persalinan Virli.
Kevin berjalan menggendong Baby tampan yang diberi nama Vino itu, sambil terus tersenyum tanda kebahagiaan itu lah yang dia impikan sekarang ini.
Air matanya menetes ketika melihat foto Ayah nya yang tak sengaja dia lihat. Virli yang seakan tau kesedihan suaminya itu, mengelus pelan pundak Kevin.
" Ini putraku yah cucu Ayah, mirip seperti ku kan" gumam Kevin menatap foto tersebut lalu mendaratkan ciuman diwajah Vino, tak lupa juga mencium pucuk kening Virli.
Bersambung...............
__ADS_1
##
Ciee Papa Kev bisa nangis ya, tapi nangisnya karna bahagia yaa guys...