
Ketika mereka telah sampai dirumah mewah milik keluarga Zafran, "sepertinya tidak begitu banyak pelayan dirumah ini" gumam zoya karena memang benar yang terlihat hanya orang tua paru baya yang menyambut mereka.
mereka memasuki ruang tamu megah nan indah "wah ini yang namanya istana" gumam zoya sambil melihat sekelilingnya
“pak saad” panggil nyonya syahlaa
Seketika zoya berhenti melihat sekelilingnya dan fokus pada suara yang memanggil lelaki paru baya itu.
“ia nyonya” jawabnya
“antar gadis ini kekamarnya”
Zoya hanya diam karena dia belum paham maksud mertuanya
“baiklah bu, aku masuk kekamar dulu, aku sangat lelah hari ini” Khabir meninggalkan mereka
“baiklah nak istirahat lah” jawab ibunya
“istriku mas akan kekamar karena besok pagi pagi sekali mas harus berangkat kenegara XXX" meninggalkan tanpa sahutan istrinya
"pak saad tunggu apalagi antar dia kekamarnya" memberi perintah
"baik nyonya" menunduk dan mengantar zoya kekamarnya
zoya telah beranjak mengikuti langkah lelaki paru baya itu, tapi langkahnya terhenti..
"maaf bu, membalikan tubuhnya kearah mertuanya lagi "bukannya kamar suami saya ada diatas kenapa saya diantar kesana menunjuk kamar yang ada dibawah dan dengan polosnya dia bertanya
nyonya syahlaa langsung memberi tatapan sinis kearah zoya. "ehh kenapa tatapan mertuaku seperti itu, apa aku salah" gumam zoya
"bu aku juga akan kekamar, aku besok harus berangkat juga bersama ayah" nafisah pergi meninggalkan mereka
“apa" ucap syahla ketus "bukannya saya bilang kamu tidur dikamar kamu, pak antar dia di kamar tamu dia pasti lelah dan besok dia harus mengisi tenanaganya kan!" (memberi sorot yang mematikan)
apa maksudnya! sudahlah ikuti saja mungkin ibu sedang dalam keadaan tidak baik mencoba berpikir positif atas apa yang terjadi malam ini.
__ADS_1
“baik bu saya permisi” menunduk dan meninggalakan mertuanya serta mengikuti pak saad menuju kamarnya
Pak saad dengan cepat mengantar nona mudanya.
“silakan nona, ini kamar anda, disebalah sana kamar mandinya menunjuk dengan kelima jarinya "Selamat istirahat nona"
“baik pak terimakasih” jawab zoya
“nona tidak perlu berterima kasih ini sudah tanggung jawab saya, saya permisi nona" menundukan kepala dan zoya pun menganggukan kepala sopan
Akhirnya ia masuk kekamarnya dan mengambil pakaiannya untuk bersih bersih sebelum ia memulai tidurnya.
Selesai mandi tidak lama ia langsung ambruk ditempat tidurnya dengan pulas tanpa memimpikan apa apa.
mungkin dia belum menyadari perubahan sikap mertuanya padanya dan hanya berpikir mertuanya dalam keadaan hati yang kurang baik. uuhh polos banget si zoyanya :D Author berteriak dengan batinya hehe
---
Ia bangun pagi pagi sekali ingin berkeliling taman dirumah ini sambil lari lari kecil, setelah selesai ia berkeliling ia kembali kedapur untuk bertanya apa yang bisa ia bantu, dan terlihat sudah bertambah 2 pelayan lagi didapur.
“nona muda tidak perlu membantu karena sudah ada yang membantu dan ini pekerjaan mereka, nona istirahat saja, nanti saya akan memanggil nona untuk sarapan” jawab pak saad
“emang kenapa pak?” Tanya zoya
Tiba percakapan mereka disela oleh seseorang dari belakang mereka
“hei apa yang kamu lakukan disitu, sudahlah pergi masuk kembali kekamar, siapa juga yang mau memakan masakan kamu” ketus mertuanya
menoleh kebelakang "huhh..pagi pagi udah kenak vitamin aja aku kan cuma mau membantu" gerutu zoya “baiklah, mohon maaf bu, saya permisi" meninggalkan mereka dan kembali kekamarnya
...
Seampainya dikamar zoya tenggelam dalam pikirannya..
“kenapa sikap mertuaku berbeda! apa aku melakukan kesalahan, entahlah! tapi bukankah mertuaku sendiri yang datang untuk melamar ku, tapi setelah pernikahan kenapa sikapnya berubah sangat derastis. huh.. apa yang mereka rencanakan padaku dan apa juga salah ku, aku tidak pernah mengganggu mereka sedikitpun" pikiran zoya berlari kemana mana
__ADS_1
membuang nafas perlahan “sudahlah aku akan bertanya nanti biar jelas apa kesalahanku agar aku bisa memperbaiki hubungan ku dengan ibu.” melebarkan senyumnya dan ia bergegas kekamar mandi untuk membersihkan dirinya.
...
Sarapan pagi telah terhidang zoya melihat area meja makan tidak terlihat ayah mertuanya dan adik iparnya oh iya aku lupa mereka kan sudah pergi pagi pagi sekali terbang untuk ke negara XXX. (gumamnya)
Akhirnya zoya berusaha memainkan perannya sebagai istri, tapi sepertinya orang yang ada dimeja makan ini menatapnya dengan tajam dan hening.
“sudahlah jangan berperan sebagai istriku” ketus khabir
Nyonya syahlaa merasa senang dengan jawaban anaknya. zoya pun merasa tidak dibutuhkan akhirnya ia kembali kekursinya dan makan makananya.
Setelah selesai sarapan khabir yang hendak berangkat kekantornya zoya menahannya
"mas mau berangkat bekerja?" tanyanya, sebenarnya itu hanya basa basi zoya saja, karena dia ingin berbicara pada suaminya
yang ditanya memberi sorotan tidak suka.
"eh kenapa tatapannya menakutkan gitu" gumamnya "dan lihat itu mertuaku juga tidak senang aku memperhatikan putranya, apa salah ku! jikalau mereka tidak suka dengan ku kenapa menikahkan putranya pada ku!"
Zoya yang berusaha mencari alasan yang tepat, tetap saja tidak menemukan mengapa mereka sangat membecinya terlebih lagi mengapa mereka menikahkannya dengan putranya. Aahh Prustasi sendiri zoya memikirkannya.
___
Hemm... kenapa ya apa hanya untuk balas dendam! tapi balas dendam kenapa?
Author juga penasaran hehe..
jangan lupa dilike, coment dan votenya ya hehe...
jangan jadi pembaca yang gelap 😅
tinggalkan jejak kalian karena itu bisa memotivasi saya untuk terus berkembang 🥰
Gomawo🥰
__ADS_1