Dendam & Cinta

Dendam & Cinta
BAB13


__ADS_3

Mentari telah datang, mereka telah bersiap siap untuk kembali bekerja. mereka sarapan terlebih dahulu dikediaman burhan.


"gimana masakannya nak khabir" tanya mertuanya


"ini sangat lezat yah" masakan memang enak sih gumamnya dalam hati


"lihat nak suami kamu saja suka dengan masakan kamu, masakan kamu memang lebih nikmat dari chef diluar sana"


"hehe ayah bisa aja"


selesai makan mereka langsung berpamitan.


“yaudah yah kami permisinya” mencium tangan ayahnya begitu juga khabir


“hati-hati kalian, zoya kamu berangkat sama suami kamu saja ya, motornya tinggal sini saja, ayah mau memakainya, soalnya motor ayah dibengkel lagi diservice” melihat kearah khabir “baiklah yah, kami pergi dulu, dah ayah” melambaikan tangan


Diperjalanan menuju kantor mereka hanya saling diam dan tanpa suara. Sampai mereka telah sampai diparkiran halaman kantor milik khabir.


Mereka turun dari mobil dan berjalan menuju ruangan mereka masing masing dan mata orang orang melihat mereka seperti tidak percaya. Karena mereka memang tidak pernah berangkat berdua selama ini.


menbuang nafas perlahan "hemm..pagi pagi udah jadi sorotan aja" gerutu zoya dlm hati


Mereka berdua tidak memperdulikan orang orang yang memandangi meraka. Khabir dengan santai jalan ke ruangannya dia tidak begitu peduli dengan tatapan karyawannya. Dan zoya juga begitu masuk keruangannya. Bekerja seperti biasa


...


Sore hari telah tiba saat zoya pulang kerumah dia tidak tahu akan dimaki seperti apa nanti ketika sampai kerumah itu. Siapa lagi yang memaki kalo tidak mertuanya.


Zoya pulang dengan taksi yang dipesannya. Sampai dirumah ia telah mempersiapkan hatinya untuk menerima cacian mertuanya. dan benar ketika telah memasuki ruang tamu mertuanya telah berdiri ditempat itu.

__ADS_1


“wah..wah hebat sekali gadis ini baru pulang! Kemana saja semalam!"


“maaf nyonya tidak mengabari anda, saya hanya pergi ketempat ayah saya” jawab zoya


“wah.. kamu memang tidak tahu dirinya! Bukan kah sudah saya katakan jika tidak ada izin dari saya kamu tidak boleh keluar!


“nyonya..saya hanya bertemu dengan ayah saya bukan orang lain, jika nyonya merasa terganggu saya bisa pergi sekarang”


“wah..hebat sekali sepertinya keluarga ini sudah terlalu baik padamu hingga kamu lancang ngomong seperti ini! "


Zoya yang ingin menjawab perkataan mertuanya terhenti ketika khabir datang.


“bu dia hanya bertemu ayahnya, aku juga ada disana ko” jawab khabir dan enta kapan ia sudah berada dirumah ini


“kenapa kamu tidak bilang” ucap ibunya


“nak jangan kamu katakana kalo kamu…..”


“tidak bu, aku hanya mengikuti apa yang ibu inginkan bukan”


“apa maksud kamu?"


Zoya yang hanya diam mendengarkan mereka saling bertanya dan menjawab..


“jika dia pergi sendiri bukankah ayahnya akan curiga dengan kita, sudahnya bu aku masuk kamar” meninggalkan mereka berdua


“saya juga permisi nyonya” jawab zoya


...

__ADS_1


Makan malam berjalan seperti biasa, mereka hanya bertiga ayah dan adik khabir sedang tidak dirumah dan belum tahu kapan akan kembali. tiba tiba syahlaa berbicara.


“nak ibu besok akan ketempat ayah kamu, ayah meminta ibu menemani dirinya karena banyak sekali tugas ayah kamu disana”


“kapan ibu akan kembali?” Tanya khabir


“selesai ayah kamu pasti ibu langsung kembali”


“baiklah bu besok aku akan mengantar ibu kebandara”


“tidak usah nak ibu sama supir saja karena ibu terbang pukul 04.00 pagi”


“yasudah bu”


Mereka menghabiskan makan dan setelah itu mereka sibuk dengan urusannya. Khabir naik menuju ruangannya dan ibunya juga mengikutinya. Sedangkan zoya pergi masuk kamarnya.


“nak..kamu ingat jangan sampai kamu jatuh cinta sama wanita seperti dia”


“iya bu, ibu tenang saja, dia juga bukan tipe aku” jawab khabir


“bagus kalo begitu, yaudah ibu ke kamar ya” meninggalkan anaknya



Pukul 03.00 pagi syahlaa sudah berangkat ke bandara ditemani supir.


Tinggalkan Jejak kalian dong, jangan lupa dilike, coment biar aku semakin semangat menulis novel nya.


terima kasih yang sudah mampir untuk membaca 🥰

__ADS_1


__ADS_2