Dendam Istri Yang Tak Dianggap

Dendam Istri Yang Tak Dianggap
BAB 52


__ADS_3

Dan saat melangkah semakin dekat kedepan rumah nek Minah, mereka serentak mengerutkan kening mereka melihat ada banyak pasang sandal dan terdengar suara menangis dari dalam rumah nek Minah.


"Nek Minah...


" Alya...


Mereka langsung menerobos masuk saat mendengar suara tangisan, mereka sudah berpikir yang tidak tidak.


Semua orang yang berada di dalam rumah nek Minah seketika menatap mereka dengan tatapan terkejut, terlebih Denis yang sedang memeluk nek Minah untuk menenangkan nya juga tercengang melihat kedatangan tekan nya itu yang tak lain adalah Kevin.


Melihat ada Denis, Kevin langsung menerobos kerumunan itu menghampiri Denis.


"Pak Denis, ada apa disini? kenapa ada banyak orang disini, dan kenapa nenek ini menangis" Kevin langsung memberondong Denis dengan banyak pertanyaan.


Sementara David, Tyson dan Herlina saling pandang melihat Kevin yang ternyata mengenal Denis.


"Oh ini Pak Kevin, nek Minah dari kemarin nangis terus karena cucunya tiba-tiba hilang" ucap Denis sambil mengusap usap bahu nek Minah, dan nek Minah belum menyadari kedatangan Tyson dan Herlina karena terus saja menangis membuat semua warga di desa itu merasa iba pada nek Minah.


"Tapi saya sudah menyuruh teman-teman saya dan beberapa pegawai saya untuk mencari Alya karena saya yakin Alya pasti belum jauh dari sini" ujar Denis. Dan membuat David mengepalkan tangannya menggeram marah mendengar ucapan dan ekpresi Denis yang terlihat mengkhawatirkan istrinya.


David tidak rela jika ada pria lain yang mengkhawatirkan istrinya, dulu saja ia sempat tidak menyukai Kevin yang begitu dekat dengan istrinya, namun semenjak ia lebih mengenal Kevin, David tidak merasa cemas karena Kevin ternyata hanya menggangap Alya sebagai adiknya.


David pun melangkah menuju dua pria yang tengah berbincang-bincang itu, David langsung menarik kerah kemeja Denis dengan kuat sehingga nek Minah yang sedang di peluk Denis pun hampir ikut terseret jika Denis tak segera melepaskan pelukan nya.


Banyaknya warga yang hampir memenuhi rumah nek Minah itu langsung berteriak histeris dengan apa yang baru saja terjadi. Begitu juga Kevin, Tyson dan Herlina yang terkejut melihat David tiba-tiba menyerang orang yang telah tidak dikenal nya.

__ADS_1


"Anda siapa huh?! berani-beraninya mengkhawatirkan istri orang" ucap David berapi-api, lalu kembali menarik kerah kemeja Denis yang sudah terduduk di lantai sehingga beberapa kancing kemeja Denis terlepas.


Kevin yang melangkah mendekat untuk memisahkan David dari Denis hampir saja tersungkur dilantai karena David langsung mendorongnya, beruntung beberapa warga langsung menahan tubuh Kevin sehingga tak terjatuh.


"David hentikan!" teriak Kevin namun tidak dihiraukan oleh David.


Sementara David malah tambah menjadi bahkan sampai memukuli Denis tanpa ampun dan membuat warga satu persatu berlari keluar karena ketakutan.


Denis mengusap sudut bibirnya yang berdarah setelah berhasil melepaskan diri dari David.


"Dasar orang gila, tiba-tiba memukuli orang yang tidak tau apa masalahnya"


"Dengar brengsek! aku tidak suka ada pria lain yang mengkhawatirkan Alya, karena dia adalah istriku" ucap David dengan menekankan kata istriku, matanya menyorot tajam pada Denis.


Mendengar itu Denis langsung menyunggingkan senyum sinis, lalu menatap David dari atas kepala hingga ujung kaki.


"Oh aku tau, pasti kau adalah suami yang kejam sehingga Alya bersembunyi di desa ini" ujar Denis menerka-nerka dan itu membuat David semakin memanas dan hendak kembali menyerang Denis namun segera ditahan oleh Kevin yang memeluknya dari belakang.


"Sudah David, kau ini apa-apaan sih!"


"Lepaskan aku Kevin, aku harus memberi pelajaran pada laki-laki tidak tau diri itu, aku yakin dia pasti selalu mendekati Alya selama berada di sini"


Mendengar David terus memaki nya, Denis pun kesal dan hendak membalas David namun urung karena ponselnya berdering.


"Bagaimana?" tanya Denis pada orang yang menelponnya.

__ADS_1


"Kami sudah berhasil menemukannya, Pak. Dan sekarang kita masih mengikutinya" jawab seorang pria yang menelpon Denis yang tak lain adalah pegawai nya sendiri yang diminta Denis untuk untuk ikut membantu teman-temannya mencari Alya.


"Bagus, terus ikuti dia terus sampai saya datang ke sana, usahakan agar kalian tidak ketahuan olehnya" perintah Denis sebelum mematikan sambungan telepon nya.


Denis menatap David dengan tatapan tidak suka, ia yakin sekali kalau laki-laki yang mengaku suami Alya itu berprilaku tidak baik pada Alya sehingga Alya memilih tinggal dan bersembunyi di desa nya.


Lalu, Denis mengalihkan tatapan nya pada Kevin yang masih menahan David dengan memegang kedua tangan David ke belakang.


"Pak Kevin, orang-orang suruhan saya sudah berhasil menemukan Alya dan mereka sekarang masih mengikutinya" ucap Denis, dan membuat David semakin marah, lelaki itu berani-beraninya melangkahi nya sebagai suami Alya.


"Sebaiknya kita segera kesana, pak Kevin" ajak Denis dan mengabaikan David yang kini menatapnya seolah ingin menelan nya hidup-hidup.


Kevin pun segera melepaskan cekalan tangannya yang menahan David, lalu menarik David mengikuti Denis yang sudah lebih dulu melangkah keluar.


Kevin juga tidak rela jika ada lelaki lain yang mendekati Alya, termasuk itu Denis, rekan nya.


Sementara David, ia tersenyum samar melihat ke arah tangannya yang terus di tarik oleh Kevin. Laki-laki ini secara terang terangan ingin menyatukan nya dengan Alya, mengingat ia pernah menuduh Kevin memiliki hubungan dengan Alya membuatnya benar-benar merasa bersalah dan tidak enak hati.


Setelah ketiga laki-laki itu pergi, barulah Tyson dan Herlina menghampiri nek Minah yang sedari tadi hanya menjadi penonton.


Nek Minah masih sesenggukan, namun saat melihat dia sosok yang tak asing dimatanya sedang melangkah ke arahnya membuat nek Minah segera menghapus sisa-sisa air matanya lalu berdiri dari tempat duduknya menatap lekat pada dua sosok itu.


Setelah menyadari siapa yang berada di hadapan nya sekarang, nek Minah kembali menangis tapi kali menangis haru karena setelah bertahun-tahun lamanya ia kembali bertemu dengan dua orang yang dulu selalu membuatnya kesal karena tingkah tingkah mesum mereka saat datang berkunjung ke rumahnya.


Setelah beberapa saat bercengkrama dan melepas rindu mereka, nek Minah pun dengan terpaksa menceritakan semuanya yang sudah Alya ceritakan padanya tentang David, kepada Tyson dengan harapan Tyson bisa mengatasi nya dengan bijak.

__ADS_1


Tyson yang memang tidak mengetahui apapun mengeraskan rahangnya setelah mendengarkan cerita nek Minah, ia benar-benar tidak menyangka jika putra semata wayang nya itu bisa berbuat seperti itu, berbeda dengan Herlina yang sudah banyak tau, dan kini ia khawatir dengan nasib putra setelah ini melihat kemarahan diwajah suaminya.


__ADS_2