Dendam Istri Yang Tak Dianggap

Dendam Istri Yang Tak Dianggap
BAB 86 SEASON 2


__ADS_3

David terpaku, dia hanya bisa menelan saliva nya dengan bersusah payah, dia merasa tertampar dengan semua kalimat yang baru saja di ucapkan oleh wanita, Ibu dari anaknya ini.


David pun meletakkan baby Nayla ke dalam stroller nya, lalu menghujani kecupan di pipi gembul itu dengan penuh kasih. Kemudian, dia pun pergi dari sana dengan mengusap dada yang terasa sesak.


Melihat David sudah pergi, nek Minah pun menghampiri Alya.


"Sebenarnya apa yang terjadi? kenapa kalian bisa bertengkar seperti tadi, padahal sebelumnya semua baik-baik saja, saat David datang tadi juga tidak ada masalah apapun, dan kenapa malah jadi seperti ini?"


"Gak ada apa-apa kok, Nek" jawab Alya, lalu mendekati stroller baby Nayla, kemudian menggendong baby nya itu.


"Gak ada apa-apa nya gimana, orang kalian samapai bertengkar loh tadi"


"Itu bukan bertengkar, Nek. Tapi hanya adu mulut" Ucap Alya terkekeh, lalu dia melangkah menuju kamarnya membawa baby Nayla, ini sudah waktunya untuk baby Nayla minum ASI.


Sementara nek Minah, hanya bisa menatap langkah Alya yang mulai menjauh. Nek Minah tidak tahu bagaimana kehidupan Alya dan David di masa lalu, tapi dia tetap mendoakan untuk kebaikan keduanya. Semoga David dan Alya menemukan kebahagiaan nya masing-masing walaupun harus dengan menempuh jalan mereka masing-masing pula.


Sore harinya, Papa Tyson dan Mama Herlina pun datang dan langsung di sambut dengan senyuman oleh nek Minah yang memang sudah menunggu kedatangan mereka berdua. Mama Herlina mengedarkan pandangan nya mencari keberadaan Alya dan David tapi tidak menemukannya.


"Nek Minah, Alya sama David dimana? kok sepi banget" tanya Mama Herlina.

__ADS_1


"Anu i-tu" nek Minah bingung mau menceritakan nya bagaimana, namun pada akhirnya nek Minah pun menceritakan pada Papa Tyson dan Mama Herlina tentang apa yang tadi terjadi antara David dan Alya.


Setelah mendengar cerita nek Minah. Papa Tyson dan Mama Herlina pun memutuskan untuk pulang tanpa menemui Alya dan baby Nayla terlebih dahulu. Mereka tidak ingin menambah kacau suasana hati Alya saat ini, biarlah Putri nya itu menenangkan diri saat ini. Papa Tyson dan Mama Herlina pun pulang, dan membatalkan niatnya yang akan menginap.


Tapi, jangan mengira kalau Papa Tyson tidak marah saat ini, dia benar-benar kesal dengan Putra nya itu yang pernah lagi-lagi membuat masalah.


'David, kenapa kamu tidak bisa mengontrol diri mu, Nak. Bagaimana kamu bisa mendapatkan cinta Alya lagi, kalau kamu terus saja seperti ini' Mama Herlina hanya bisa mengelus dadanya sembari mengikuti langkah suaminya keluar dari rumah itu menuju mobilnya untuk pulang.


.....


Kevin tersenyum puas dalam hati melihat wajah menyedihkan laki-laki di hadapannya, bagaimana tidak? Putra dari mantan rekan kerjanya itu lebih memilih bermain dengannya dari pada bermain dengan ayah kandungnya sendiri.


Dulu, Daniel dan Kevin menjalin kerja sama hampir 2 tahun lamanya, namun perusahaan Kevin yang semakin berkembang pesat membuat Daniel iri dan ingin menghancurkan perusahaan Kevin. Tapi beruntungnya, Kevin dengan cepat mengetahui niat jahat Daniel, sehingga Kevin dengan cepat mengambil tindakan dengan memutus kerja samanya dengan Daniel.


Dan saat mengetahui kalau mantan suaminya Keyla adalah Daniel, Kevin semakin bersemangat memainkan perannya sebagai calon suami pura pura nya Keyla.


"Wah, ternyata dunia memang sempit ya Pak Daniel, kita bertemu lagi dengan suasana yang berbeda. Dulu kita adalah rekan kerja, dan sekarang, maaf ya pak Daniel saya harus mengambil posisi Pak Daniel sebagai suami dan juga Ayah untuk Keyla dan Reyhan"


Mendengar itu, Keyla langsung menatap Kevin. Keyla sedikit tekejut, ternyata Kevin mengenal mantan suaminya. Namun yang membuat Keyla lebih terkejut lagi adalah ucapan Kevin barusan, terdengar seperti bukan sandiwara"

__ADS_1


"Oh ya Pak Daniel, saya ingin mengundang Pak Daniel secara khusus, saya dan Keyla akan menikah bulan depan dan saya berharap Pak Daniel dan juga istri bisa menghadiri acara pernikahan kami"


Deg... Lagi-lagi Keyla terkejut mendengar ucapan Kevin, dia ini sedang bersandiwara atau apa sih? Keyla tidak mengerti.


Sementara Daniel, dia memilih untuk menulikan telinganya.


"Reyhan, sini yuk sama Papa" Daniel memanggil Putra nya yang berada di pangkuan Kevin sedang memainkan robot-robot nya.


"Nggak mau, Pa. Sekarang Om Kevin juga Papa aku, jadi aku mau main sama Papa baru. Papa sekarang pulang aja, aku sudah punya Papa baru, Papa Kevin belikan aku banyak mainan"


Deg... Daniel mengepalkan tangannya mendengar ucapan Putra nya, rasanya sangat sakit di gituin sama anak sendiri.


Dan Keyla sangat puas melihat tampang mantan suaminya yang terlihat sangat marah.


'Gimana rasanya, Mas? sakit kan di gituin sama anak sendiri. Tapi ini belum sebanding dengan sakit kami yang dulu dengan tega nya Mas tinggalkan demi sekertaris Mas itu'


Sementara Kevin juga, merasa sedikit puas bisa membalas orang yang pernah hampir menghancurkan perusahaannya dengan cara yang bisa dibilang seperti lelucon ini.


Daniel menatap mantan istrinya, yang tersenyum seolah mengejeknya, serta Kevin yang juga sama. Sementara Reyhan, dia kembali fokus dengan mainan nya dan dengan anteng nya duduk di pangkuan Kevin.

__ADS_1


Daniel pun pergi dari kos an mantan istrinya itu. Awalnya dia akan merelakan Reyhan jika nanti Keyla sudah menemukan pendamping yang layak, tapi setelah tahun kalau Kevin lah orangnya dia menjadi tak rela.


__ADS_2