Dendam Istri Yang Tak Dianggap

Dendam Istri Yang Tak Dianggap
BAB 99 SEASON 2


__ADS_3

Tiada hentinya Reno mengucap syukur, serta sujud syukur. Beberapa jam lalu, istrinya tengah berjuang didalam ruang operasi, dan kini dokter mengatakan bahwa operasi pengangkatan rahim nya berjalan lancar tampa hambatan apapun, serta kondisi Lestari yang juga tidak mengalami penurunan sedikit pun.


Serta Aditya dan Nayla, mereka berdua juga tak kalah bahagia nya. Nayla yang sejak pagi menemani Aditya dan Reno dirumah sakit, turut prihatin dengan keadaan Reno yang beberapa jam lalu terlihat sangat terpuruk saat Lestari masih didalam ruang operasi. Dan kini, Nayla turut senang melihat senyum terpampang diwajah paruh baya itu.


Nayla juga tak hentinya memberi semangat pada Aditya yang tak kalah terpuruk nya dengan Reno. Mengusap bahu kekasihnya itu, memberikan rasa kenyamanan hingga ruang operasi itu akhirnya terbuka.


"Adit, Nayla, sebaiknya kalian pergi membeli makanan dulu, ini sudah hampir siang, kalian pasti belum makan juga kan. Sekalian titip untuk Papa juga ya, tolong balikan buah juga untuk Mama" ucap Reno.


Saat ini, Reno, Aditya dan Nayla tengah berada diruang perawatan Lestari. Sementara Lestari sendiri masih belum sadarkan diri karena pengaruh obat bius.


"Iya Pa. Kita berdua pergi dulu, ayo Nay."


*******


Tiga hari kemudian...


Tibalah hari ulang tahunnya Nayla. Di sebuah gedung mewah, pernak pernik sudah tertata rapi, tamu-tamu yang kebanyakan dari teman kampus nya sudah ramai memenuhi gedung itu. Serta ada juga beberapa dari koleganya David dan Kevin yang turut hadir, karena acara ini bukan sekedar acara ulang tahun saja.


"Selamat ulang tahun ya Nak" ucap David, memberi kecupan di puncak kepala putrinya itu. "Semoga panjang umur dan sehat selalu, serta semua keinginan mu terkabulkan oleh-NYA. " sambung David.


"Makasih ya, Pa. Papa tau sendiri kan apa yang aku inginkan dari dulu, seandainya Mama dan Papa bisa mengabulkannya, itu pasti akan menjadi kado yang sangat spesial di ulang tahun ku ini" wajah Nayla sedikit murung, berharap diusianya yang ke-20 tahun ini, kedua orangtuanya bisa memberikannya kado teristimewa yaitu bersatu dalam ikatan pernikahan, itulah harapan Nayla saat ini.


David tersenyum menanggapinya. Dia sebenarnya juga sudah tak sabar ingin memberikan kejutan pada putrinya ini, namun seseorang yang ditunggu nya untuk memberi kejutan belum juga tampak batang hidungnya.


Tak berapa lama, David tersenyum melihat kedatangan wanita yang sedari tadi ditunggu nya. Kedua tangan wanita nya itu di apit oleh Kevin dan Keyla. Mereka bertiga melangkah menuju dimana David dan Nayla berada saat ini.


"Mama... " Nayla bersorak senang melihat kedatangan Mama nya, dia berpikir Mama nya tidak akan datang, karena ini sudah hampir sampai di puncak acara.


Nayla berlari menghampiri Mama nya itu, sementara Kevin dan Keyla melepas tangan Alya yang mereka apit.

__ADS_1


Nayla menggandeng tangannya Mama nya menuju meja dimana kue ulang tahun berukuran besar serta lilin yang sudah menyala.


Acara puncak pun dimulai, semua menyanyikan lagu selamat ulang tahun dan memberikan selamat serta doa terbaik untuk Nayla.


"Papa sama Mama gak kasih kado buat aku" ucap Nayla, sembari menujuk kearah meja yang sudah menumpuk banyak kado di sana.


"Ada kok, bahkan kado dari Papa ini adalah kado yang paling spesial di antara kado kado itu" ucap David tersenyum.


"Kalau Mama?" Nayla berbalik menatap Mama nya.


"Mama juga sama, kado Mama juga tak kalah spesial dari kado Papa kamu" jawab Alya juga tersenyum.


"Kalau gitu mana kado nya" Nayla mengulurkan tangannya, meminta kado yang katanya spesial itu.


Akhirnya David pun mengeluarkan kotak cincin dari saku jas nya, kemudian bersimpuh dihadapan Alya sembari membuka kotak cincin itu.


"Alya, maukah kau menjadi istriku lagi?" Alya mengangguk, dan seketika gedung itu menjadi riuh oleh para tamu yang bersorak menyaksikan acara lamaran itu.


"Mama, Papa, ini barusan apa?" Nayla masih tak percaya jika baru saja Papa nya melamar Mama nya.


"Iya Nak. Papa dan Mama akan segera menikah" jawab David.


"serius Ma, serius Pa, ini gak bercanda kan?" Nayla menatap kedua orangtuanya bergantian.


"Enggak Nak. Mama dan Papa serius, kami akan segera menikah" ucap Alya mengelus pipi putrinya itu. "Apa kau senang, Nak?" sambungnya.


Nayla tak mampu menjawab, dia hanya menganggukan kepalanya. Akhirnya apa yang dia harapan selama ini, akhirnya terkabul juga, kedua orangtuanya akan kembali bersatu dalam ikatan pernikahan.


******

__ADS_1


Seminggu kemudian....


Tibalah hari pernikahan David dan Alya.


"Saya Terima nikah dan kawinnya, Alya Firanti binti Hermawan dengan mas kawin tersebut tunai"


.....


"Hati-hati dijalan ya Pa, Ma, kabarin kalau sudah sampai"


"Kamu juga ke puncak nya hati-hati disana jangan jauh-jauh dari teman-teman kamu"


Hari ini adalah hari keberangkatan David dan Alya ketempat honeymoon yang sudah disediakan oleh Papa Tyson dan Mama Herlina.


Dan hari ini juga, Nayla akan berangkat ke puncak mengadakan acara reuni disana bersama teman-teman alumni SMA nya, serta bersama Aditya kekasihnya.


.


.


.


...END...


See you next chapter SEASON 3, aku sudah siap di sumpah serapahi sama kalian🀣🀣🀣


Terima kasih buat yang baca dan sudah meninggalkan jejaknya. Semoga kita semua diberikan kesehatan ya, amiin. πŸ™


Kata orang, semakin banyak yang mendoakan akan semakin cepat terkabulkan. Do'ain othor ya, semoga lambung nya cepat sembuh, sebenarnya beberapa hari ini othor lagi kurang sehat, beberapa hari juga sering kena serangan panik.

__ADS_1


Do'ain yakk ngarep nih,πŸ€­πŸ€­πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2