Dendam Istri Yang Tak Dianggap

Dendam Istri Yang Tak Dianggap
BAB 70


__ADS_3

"David...!" Nafas Papa Tyson memburu, amarahnya bertambah mendengar pengakuan Lestari. Pantas saja ia tidak bisa menemukan jawaban kemana hilang nya Alya waktu itu, ternyata dalang nya adalah Putra nya sendiri.


Dengan langkah cepat Papa Tyson menghampiri David, keduanya tangannya ia angkat lalu mencengkeram kerah kemeja David.


"Katakan! Apa benar yang dikatakan Lestari?" suara Papa Tyson pelan namun penuh penekanan, serta sorot matanya yang berapi-api.


David hanya bisa diam, ia tidak tahu harus menjawab iya atau tidak. Sungguh, ia paling tidak bisa berhadapan dengan Papa nya sendiri.


Tidak jawaban dari David, namun Papa Tyson terus menatap kedua manik mata Putra mencari jawaban disana. Jika memang Putra nya ini adalah dalang menghilang nya Alya, maka dirinya turut andil dalam penderitaan dan kesakitan yang dialami Alya, karena dialah yang menikahkan David dan Alya. Seandainya saja pernikahan itu tidak ada, mungkin sepanjang hidup Alya akan terus bahagia tanpa merasakan kesakitan yang di berikan oleh Putranya.


Perlahan Papa Tyson melepaskan cengkeraman tangannya dari kerah kemeja David lalu mengusap kasar wajahnya. Sementara David merasa heran, ia pikir Papa nya akan menghajar nya tapi nyatanya tidak.


"Ini semua salah, Papa. Alya, ini semua salah Papa"


"Pa.... " Alya yang sedari tadi diam, bersuara mendengar Papa Tyson menyalahkan dirinya sendiri.


"Tidak Alya, ini semua memang salah Papa. Seandainya saja dulu Papa tidak menikahkan mu dengan David, pasti kau akan selalu hidup bahagia tanpa merasakan sakit seperti ini" Papa Tyson mulai terisak, membuat Alya dan Mama Herlina langsung menghampiri nya.

__ADS_1


"Pa, jangan menyalahkan diri Papa sendiri, ini semua sudah terjadi, dan mungkin jalan hidup ku memang seperti ini" Alya mengusap kedua sudut mata Papa Tyson yang berembun.


"Gara-gara Papa, kedua orang tua mu meninggal dan kau jadi kehilangan kasih sayang kedua orang tua mu. Dan Papa begitu bodohnya berpikir untuk membahagiakan mu dengan menikahkan mu dengan David, tapi ternyata Papa salah besar, Papa sudah menjerumuskanmu ke dalam penderitaan dan bodoh nya Papa tidak mengetahui itu"


"Pa, aku mohon jangan menyalahkan diri Papa" Alya menangkup kedua tangan Papa Tyson menggenggam nya erat.


"Mungkin sudah ditakdirkan begitu, Pa. Tapi satu hal yang harus Papa tau, aku bangga dibesarkan oleh tangan Papa ini" sambung nya.


Alya dan Papa Tyson pun berpelukan, dan Mama Herlina yang berdiri di samping mereka ikut menitihkan air mata. Sungguh, walaupun Alya hanya anak angkat mereka, tapi Alya adalah kesayangan mereka semua, bahkan Papa Tyson lebih menyayangi Alya dari pada David anak kandung nya sendiri.


Sementara David, ia langsung menarik paksa Lestari pergi dari situ.


"Hahaha, David David. Baiklah, sekarang aku bisa pergi dari kehidupan mu dengan tenang setelah membuat mu hancur! Aku yakin setelah ini kau akan hidup sendiri, Alya pasti tidak akan mau menerima dirimu lagi, begitu pun dengan Papa mu dia pasti akan memisahkan mu dengan Alya, hahahahah" Lestari pergi dari sana dengan tawa senang nya.


"Brengs*k!!! Pergi kau jauh-jauh dari kehidupan ku!" teriak David.


.......

__ADS_1


Setelah Lestari pergi, David kembali masuk ke dalam rumah. Namun saat ia masuk, ia tidak menjumpai siapapun lagi di ruangan itu. David pun berteriak memanggil satu persatu nama-nama orang-orang yang tadi berada di ruangan itu.


"Alya, Papa, Mama, nek Minah!" Namun, tidak sahutan dari nama-nama itu.


Tak lama, David terkejut melihat Papa nya berlari dengan menggendong Alya keluar dari rumah dan diikuti oleh Mama Herlina dan juga nek Minah.


"Ma, ayo cepat Ma bukakan pintu mobil!" teriak Papa Tyson.


Terlihat, Alya meringis kesakitan didalam gendongan Papa Tyson.


"Pa, ada apa dengan Alya, Pa?" David panik, ia ingin mengambil alih Alya dari gendongan Papa nya, tapi Alya langsung menepis tangan nya.


Setelah Mama Herlina membuka pintu mobil, Papa Tyson segera membawa masuk Alya ke dalam mobil di kursi penumpang dan diikuti Mama Herlina dan nek Minah yang menemani Alya.


"Pa, ada apa dengan Alya?" David ingin masuk ke mobil tapi langsung di dorong oleh Papa Tyson. Dan Papa Tyson pun segera melajukan mobilnya.


Tak kehabisan akal, David bergegas menuju mobilnya dan segera menyusul mobil Papa nya.

__ADS_1


Sepanjang perjalanan David bertanya-tanya dalam hati. Sebenarnya apa yang terjadi dengan Alya? dan kemana mereka akan pergi.


Tak lama kemudian, David terhenyak melihat mobil Papa nya memasuki area rumah sakit. Ia pun berpikir yang tidak tidur. Jangan-jangan terjadi sesuatu dengan Alya?


__ADS_2