Deritaku Ataukah Takdirku?

Deritaku Ataukah Takdirku?
Hal tidak terduga 02


__ADS_3

Tiga hari kemudian...


Drtt drtt drtt...


" Hallo..?"


" Nda, apa kau punya waktu luang?." ucap galang. Sejak kejadian malam itu, galang memanggil nina dengan sebutan 'nda'


" Kenapa?."


" Ayahku akan di bawa ke rumah sakit malang. Kalau kau tidak keberatan, mau kah kau ikut bersama kami? Agar ibu ada teman saat bergantian menjaga ayahku." Ucap galang.


" Emm, baiklah. Kapan berangkat?." tanya nina.


" Kita akan berangkat dulu hari ini kemalang, dengan motor. Keluargaku akan berangkat besok pagi." Terang galang.


" Baiklah, aku akan minta ijin kakek. aku akan naik bus saja, jemput aku di terminal xxx". ucap nina seraya mematikan sambungan telpon.


Setelah mengantongi ijin kakek, nina mengemas pakaiannya, dia membawa satu piyama dan satu baju ganti.


Nina diantar adiknya menunggu bus. Setelah ada bus lewat, nina langsung menstop bus, dan menaikinya.


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit. Nina sampai di terminal xx.


" Hallo, kau dimana?, aku sudah di terminal." Nina menghubungi galang.


" Keluarlah, aku sudah di luar."


" Benarkah?. Baiklah aku kesana." Ucap nina mematikan ponsel dan memasukan ke dalam tas.


" Kita akan kemana?". Ucap nina sambil menerima helm dari galang.

__ADS_1


" Ke rumah ku, setelah itu kita berangkat ke malang."


" Aku pikir akan langsung ke malang, hehe."


" Tidak, aku akan menukar sepeda ini sementara. Kita akan ke malang dengan sepeda temanku." Ucap galang sambil mulai melajukan motornya.


Dirumah galang..


" Aku akan bersiap dulu." Ucap galang saat nina sudah duduk di kursi.


" buk.." Ucap nina menghampiri ibu galang, dan mencium tangannya.


" Hmm, kau sudah ijin pada keluargamu nduk." tanya ibu galang.


" Sudah buk." Jawap nina.


" Ayo kita berangkat." ucap galang sambil mengendong ransel warna hitam.


" Lo, ibu kira kalian akan berangkat bersama sama le." Ucap ibu pada galang.


" Oalah.. Hati² dijalan." Ucap ibunya memandang galang dan nina bergantian.


" Kami pamit buk." Ucap nina


Berbekal google maps, nina dan galang menelusuri jalanan kota menuju rumah sakit xxx di kota malang.


......................


..


Sesampainya di kota malang...

__ADS_1


" Wah... rumah sakitnya sangat besar. Kenapa memilih di sini " Ucap nina, saat mereka melewati rumah sakit terbesar di kota malang.


" Dokter menyarankan rumah sakit di sini dan surabaya. aku memilih disini, karna tidak terlalu jauh dari rumah. Hanya 2 jam saja kan." ucap galang sambil terus melajukan motornya.


" Kita mau kemana?" Tanya nina.


" Tentu saja mencari penginapan. Apa kau mau tidur di jalanan." ucap galang.


Setelah berkeliling cukup lama, dari hotel satu ke hotel yang lainnya. Namun semua kamarnya penuh. Akhirnya mereka menemukan penginapan dengan tersisa 1 kamar kosong. Karena tidak ada pilihan lain, mereka pun memesan kamar tersebut.


Setelah selesai membersihkan diri dan makan malam, mereka memutuskan untuk istirahat.


" Biarkan saja lampu nya tetap menyala, agar kita tidak dikira berbuat mesum." Ucap galang saat melihat nina akan menukar lampu utama kamar, dengan lampur tidur yang sebenarnya cukup besar dan terang.


" Hmm, baiklah. aku akan tidur di sebelah jendela." Ucap nina sambil merebakan diri.


" Buka setengah tirai nya. Takut kita di grebek polisi" ucap galang sambil menjatuhkan diri di kasur.


" Hahaha, memang sampai segitunya?, lagipula ranjang nya juga ada dua." ucap nina sambil membuka sedikit tirai.


Tak butuh waktu lama, kedua nya pun tidur sendiri² di ranjang yang berbeda. Rasa lelah membuat mereka cepat terlelap.


Hingga suara kaki berlari mengejutkan nina.


...----------------...


...----------------...


...Jangan lupa like...


...komen...

__ADS_1


...vote...


...hadiah...


__ADS_2