
Keesokan paginya, Priya terbangun dan kaget ketika menyadari bahwa dirinya tertidur pulas bukan di kamarnya. Hal pertama yang dia lakukan adalah memeriksa keadaannya dan seluruh pakaian yang dia kenakan.
"Alhamdulillah masih lengkap," cicitnya Priya.
Tiba-tiba ada suara bariton yang mengagetkan Priya sehingga lamunannya buyar.
"Emangnya kamu menginginkan sesuatu terjadi yah??" Sarkas Rama yang tersenyum manis ke arah Priya.
Priyanka Nadine Alexandra terkesima dan meleleh seketika melihat senyuman diwajah tampannya Rama Aryasetio Permana Kusuma Wijaya. Tanpa disadari Priya pun refleks membalas senyuman dari pria yang ada di depannya.
"Gimana apa kamu sudah ingat??" Tanya Rama yang tidak ingin menutupi rasa gugup dan debaran jantungnya.
"Seingat Aku semalam ada hantu di sini deh," jawabnya Priya seraya mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan itu.
"Mana ada hantu, kamu terlalu percaya takhayul jadinya seperti ini," sanggahnya Rama.
"Tapi....." Perkataan Priya yang tidak melanjutkan perkataannya karena sudah teringat dengan kejadian semalam dan langsung membuatnya tersenyum.
"Stop senyum-senyum gitu, kamu seperti orang kesurupan saja," cibirnya Rama.
Priya akhirnya memutuskan untuk berpura-pura seperti orang yang sedang kesurupan, Priya ingin melihat reaksi dari Rama.
"Hahahaha, Aku tidak kesurupan aku hanya mencari sesuatu kok," kilahnya Priya sambil berjalan ke arah Aditya.
__ADS_1
Priyanka menampilkan wajah yang benar-benar seperti orang kesetanan saja percaya dengan akting Priya, "Apa kamu melihat yang sedang aku cari," ketus Priya yang semakin mendekat ke arah Rama.
Rama tanoa ia sadari akhirnya terpengaruh juga dengan aktingnya kepura-puraan Priyanka.
"Tolong kembalikan barangku, huhuuuhuhu!" Ujarnya Priya yang dibuat dramatis.
Wajah mereka sekarang semakin dekat jika salah satu dari mereka ada yang bergerak sedikit saja otomatis bibir mereka pasti bersentuhan. Mata mereka saling adu pandang, Priya sudah ingin tertawa melihat reaksi dari Aditya.
Tetapi, Priya berusaha untuk menahan tawanya. Rama menganggap hal ini terjadi akibat ulahnya sendiri yang mengerjai Hyuna semalam.
"Ini cowok sudah besar dan sudah dewasa tapi tidak bisa membedakan orang yang pura-pura kesurupan dengan kenyataan," batinnya Priya dalam hatinya.
Ketakutan dan kekhawatiran yang dirasakan oleh Aditya bercampur dengan perasaan yang menginginkan lebih dari tubuh Hyuna. Karena kedekatan posisi dari Hyuna yang sudah berada di atasnya.
"Aaauu sakit!!" Keluhnya Priya sambil memegang dahinya yang nampak kemerahan.
Rama heran melihat reaksi Priya yang sudah tidak seperti orang kesurupan, "Kamu kalau berdiri pake permisi dong bisakan! Ini sakit loh!" Keliknya Priya sambil mengelus keningnya yang sakit.
Rama tersenyum penuh maksud, "Aku kira orang yang kesurupan tidak akan merasakan sakit walaupun diapakan!" Gerutu Rama sambil mendekat ke arah Priya.
Priyanka memundurkan tubuhnya karena takut Jika Aditya berbuat nekat terhadapnya. Hyuna semakin terpojok sehingga tanpa mereka sadari mereka terjatuh di atas ranjang dan posisi Hyuna di bawah sedangkan Aditya berada di atas tubuhnya Priya.
Mereka akhirnya saling berpandangan dan menikmati keindahan dari wajah mereka masing-masing. Hal ini berlangsung beberapa menit. Andai saja yang dibawah sana tidak ikut terbawa suasana mungkin Rama belum bangkit dari atas tubuh Priya.
__ADS_1
Rama langsung berlari ke kamar mandi, ia lagi kesal dengan keadaannya Rama pun sudah frustasi dibuatnya,"Kalau gini terus lama-lama aku bisa gila!!" Pekik Rama.
Sedangkan Priyanka masih asyik berbaring dan menyadari kondisi Rama yang menginginkan lebih dari sekedar ciuman sesaat saja. Ia menyentuh bibirnya yang sempat bersentuhan dengan bibir seksinya Rama. Priya pun tersenyum mengingat kejadian itu. Dia bahkan membayangkan hal yang lebih dari itu.
Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Dewa untuk Dewi judulnya ada dibawah ini:
Hikayat Cinta Syailendra
Pelakor Pilihan
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Cinta Kedua CEO
Hanya Sekedar Baby Sitter
Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir.. Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...
Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap Merebut Hati Mantan Istri dengan caranya: Like Setiap babnya, Rate bintang lima, Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi, Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...
__ADS_1