
Karena mereka adalah karyawan dari oerusahaan Iconic Sinopec internasional Group. Bahkan Dewa memberikan hadiah kepada Yudi yaitu menggratiskan biaya hotel, memberikan hadiah honeymoon di daerah yang masih ada di dalam negeri.
Pengantin sudah berjalan ke Altar pernikahan. Yudistira Rangga Tirtayasa dan Risya Rindu sangat bahagia setelah melihat betapa meriahnya pesta pernikahan mereka. Bahkan Rindu dibuat takjub dan terpesona dengan dekorasi pesta pernikahannya malam itu.
Semuanya benar-benar di luar ekspektasi Rindu. Tamu undangan bergantian ke pelaminan untuk mengucapkan selamat kepada kedua mempelai. Rindu sangat bahagia dan tidak bosan-bosannya melempar senyuman kepada semua tamu undangan.
Dewi mendatangi Dewa yang sedang berbincang-bincang dengan salah satu rekan bisnisnya yang kebetulan Ikut hadir untuk memeriahkan acara pernikahan Rangga.
"Hay sayang!" ucap Dewa sambil cipika-cipiki dengan Dewinta.
"Maaf kami terlambat kak," ucap Dewinta.
"Gak apa-apa kok sayang, iya kenalkan ni teman saya yang dari Amerika yang tadi kakak bilang mau jemput Arjuna di bandara karena hari ini dia akan balik ke rumah," imbuhnya Dewa.
"Dewi Istrinya Dewa," jelas Dewa sambil menangkupkan tangannya di depan dadanya.
"Emier Mark Usmani," ucapnya Emier rekan bisnisnya Arjuna dan juga dengan Dewa.
__ADS_1
Gauri Candra Kirana Larasati dan Sinta Ismayanti Rajab sedang menikmati makanannya. Mereka mencicipi semua jenis makanan yang tersedia di meja prasmanan. Begitu lah kebiasaan mereka berdua jika sudah dihadapkan pada makanan lezat.
Mereka lupa daratan bahkan mereka makan seperti orang yang sudah lama tidak makan saja. Tiba-tiba Rina mual mencium salah satu jenis makanan padahal makanan itu adalah makanan yang paling dia sukai. Aroma bakso yang tercium sampai ke hidungnya membuat Rina mual. Bahkan kepalanya juga sudah ikut pusing.
"Gauri, aku ke toilet dulu yah!" ucap Sinta yang semakin merasa ingin muntah saja.
"Hati-hati tapi jangan lama-lama," tuturnya Dewi.
"Ok!" Jawab Sinta.
Rina buru-buru berjalan ke arah toilet ia tidak ingin dia muntah di Area lokasi pesta. Pasti hal itu akan membuat orang jijik dan orang-orang akan berasumsi yang tidak-tidak mengenai hal itu.
Sehingga tubuh Gauri Candra Kirana Larasati terhuyung ke belakang. Untung orang Itu sigap membantu Rina agar tidak mencium dinginnya lantai depan Toilet. Orang itu terus saja memandangi wajah cewek yang ada dalam pelukannya. Bahkan dia terpana dan hanya bisa tersenyum tak hentinya.
Sinta segera melepaskan pegangannya dari pinggang orang itu, Karena Sinta ingin mengeluarkan seluruh isi perutnya. Tapi, Rina belum berhasil bergerak, Rina sudah memuntahkan seluruh isi perutnya ke atas pakaian orang tersebut. Sinta Ismayanti Rajab kemudian berlari ke Toilet karena masih ingin muntah dan Sinta tidak ingin menambah kotoran di pakaian orang itu.
Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Dewa untuk Dewi judulnya ada dibawah ini:
__ADS_1
Hikayat Cinta Syailendra
Pelakor Pilihan
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Cinta Kedua CEO
Hanya Sekedar Baby Sitter
Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir.. Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...
Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap Merebut Hati Mantan Istri dengan caranya: Like Setiap babnya, Rate bintang lima, Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi, Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...
__ADS_1
I love you all Readers…...