Dewa Untuk Dewi

Dewa Untuk Dewi
Bab. 48


__ADS_3

Sesampainya di rumah, Dewi beristirahat sejenak sebelum ke kamar mandi untuk membersihkan badannya yang terasa lengket. Sedangkan Dewa sudah berada di dalam kamar mandi. Ia memeriksa Handphonenya ternyata banyak panggilan masuk dan chatnya dari Naiha. Dewi pun memanggil Nlnomor hpnya Naiha adik sepupunya sendiri dan Ingin menanyakan perihal kenapa ia menelpon.


tut.. Tut..


Bunyi nada dering hpnya Dewi yang telponnya belum tersambung. Ia kembali mencoba untuk menghubungi nomor hpnya Naiha.


"Nomornya aktif tapi,kok ga diangkat yah?' gumamnya Dewi.


Berselang beberapa saat kemudian, telepon Dewi pun terjawab yang sedari tadi mencoba untuk menelpon nomornya Naiha.


"Assalamu alaikum Mbak," ucap salam dar Kim Nara Naiha di seberang telpon.


"Waalaikumsalam dek, iya aku baru cek dan periksa hpku dan ternyata panggilan kamu banyak, kalau boleh tahu ada apa yah?" Tanya Dewi dengan penuh selidik.


"Aku mau tanya apa Mbak lihat ada gelang yang terjatuh di sekitar kantor Abang Dewa? soalnya gelangku hilang Mbak dan tidak tahu jatuhnya dimana," Ucap sendu Naiha.


Dewi berusaha mencoba untuk berpikir sejenak sebelum menjawabnya, "Kalau masalah gelang kayaknya gak ada yang jatuh di sekitar ruangan kantor suamiku, karena sebelum aku pulang aku menyuruh ofice boy untuk membersihkan kantor Mas Dewa," ungkapnya Dewi.


"oh gitu yah kak," ucap Naiha yang masih bertanya-tanya kira-kira gelangnya jatuh di mana dengan semakin dibuat kebingungan.


"Nanti aku tanyakan lagi sama kak Arya jangan sampai gelang kamu jatuh di tempat lain yang masih di sekitar kantornya," jelasnya Dewi.


"iya Kak, makasih atas bantuannya, nanti aku kirim gambar gelangnya itu untuk memudahkan Mlmencarinya," usulnya Naiha.


"Bagus juga jika kamu kirim, supaya bisa lebih mudah dan cepat menemukannya," ucap Delia.


"Makasih Kak atas bantuannya, maaf sudah ganggu," ucap Naiha.


"Assalamualaikum," ucap Nara Naiha.


"Waalaikum salam," jawab salam Dewi.


Ting...


Suara nada dering gawainya Dewi berbunyi yang menandakan ada chat yang masuk ke gawainya. Dewinta segera membuka aplikasi chatnya yang berlogo hijau itu.

__ADS_1


Tanoa menunggu lama, Dewinta segera membuka pesan chat dari Han Nara Naiha gelang yang sangat cantik. Pantesan Naiha mencarinya dan mungkin gelang ini sangat berarti untuk Naiha.


Handphone Dewa pun berdering menandakan ada pesan yang masuk ke dalam aplikasi chatting di hpya. Tapi Dewi, tidak berniat untuk memeriksanya atau ingin membaca isi pesan chat suaminya.


Dewa sudah selesai mandi dan mengganti pakaiannya. Sekarang giliran Dewi, tapi sebelum masuk ke kamar mandi, Delia menyiapkan perlengkapan sholat dan pakaian ganti suaminya dan meletakkan pakaian itu di atas meja nakas ranjangnya.


Dewa melaksanakan shalat maghrib sedangkan Dewinta masuk ke dalam kamar mandi terlebih dahulu sebelum melaksanakan shalat magrib juga. Biasanya mereka melaksanakan shalat magrib berjamaah tapi untuk saat ini, mereka memilih untuk sementara shalat sendiri-sendiri.


Setelah ia melaksanakan shalat magrib, Dewa bergegas ke dapur untuk memasak makanan kesukaan istrinya. Sebenarnya Dewi sudah bisa makan masakan yang bukan buatan suaminya. Tapi Dewa bersikeras untuk masak makanan khusus untuk Istrinya.


Karena ini untuk terakhir kalinya Adewa masak masakan Korea Selatan untuk Dewi sebelum berangkat untuk kembali pulang ke Indonesia. Setelah semua Makanan selesai dimasak oleh Dewa.


Dewa berjalan ke arah kamarnya untuk memanggil Istrinya untuk makan malam. Dewi yang sedang asyik melihat foto-foto mereka tidak menyadari kehadiran suaminya.


Dewa kemudian berdehem untuk mengalihkan perhatian Dewi dari Handphonenya. Dewa soalnya sudah mengucapkan salam tapi, Dewi belum juga menyadari kedatangannya karena Dewi dalam kondisi yang melamunkan sesuatu hal.


"Heeemmm," Dewa berdehem.


Dewi masih belum sadar bahwa Dewa sudah lama berdiri di sampingnya. Ia kemudian segera memeluk tubuh Delia dari samping. Barulah Dewi menyadari kalau Dewa sudah datang untuk memanggilnya makan malam.


"Maaf, Delia terlalu serius melihat hasil jepretan kamera Kakak yang menurut Delia bagus malahan sangat bagus dan mengalahkan Foto hasil Fotografer Profesional loh Kak" ucap Sumringah Delia.


"Serius suka atau serius bohongnya nih??" Tanya Dewa.


"Serius mujinya lah kak," ucap Dewi membalas pelukan suaminya.


"Ayo kita makan dulu sayang keburu dingin makanannya," tampik dewa mengajak istrinya untuk segera makan.


"Siap suamiku yang paling cakep sedunia lah," kelakar Dewi seraya menunjuk pipinya agar dicium oleh Dewa.


"Jangan mulai deh yang, kakak lapar nih belum ada tenaga untuk itu," canda Dewa sambil tersenyum penuh arti.


"Apaan sih kak, aku kan cuma minta di Kiss bagian sini bukan minta yang lain," ketusnya Dewi langsung bangkit dari duduknya karena tidak ingin membangunkan singa yang kelaparan.


Mereka berjalan bergandengan tangan ke arah dapur. Siapapun yang melihat interaksi mereka pasti akan bilang mereka pasangan yang sangat serasi.

__ADS_1


Paman Kim Park Jung melihat keduanya yang sedang bergandengan tangan, "semoga kalian bahagia selalu dan Samawa sampai kakek nenek," itu lah sebait doa paman Park.


Dewa menyendokkan makanan ke piring Dewi. Begitu pun sebaliknya, ia mengambilkan makanan untuk Dewa, mereka makan sambil suap-suapan.


"Jadi kapan kita bisa balik ke Indonesia, aku sudah rindu dengan si kembar Mas," tanya Dewi.


"Insya Allah hari minggu lusa kita balik ke Tltanah air," tuturnya Dewa.


"Alhamdulillah kalau gitu sayang, aku bahagia dengarnya," imbuhnya Dewi.


Mereka kembali melanjutkan acara makan-makannya.


****************


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Dewa untuk Dewi judulnya ada dibawah ini:



Hikayat Cinta Syailendra


Pelakor Pilihan


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Hanya Sekedar Baby Sitter



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...


I love you all Readers…...

__ADS_1


__ADS_2