
"Yang sabar Sinta, Insya Allah aku yakin akan ada suatu saat nanti pria baik hati dan bertanggung jawab akan menikahimu yakinlah dengan hal itu, jadi jangan berputus asa, mungkin memang kalian tidak berjodoh jadi kami mohon jangan ratapi," imbuhnya Gauri Candra.
"Iya kami masih ada bersama kamu dan aku yakin kamu pasti akan mendapatkan Pria yang jauh lebih baik dari pria pengecut brengsek itu," dengusnya Dewi yang berusaha menenangkan Sinta seraya menatap penuh kekecewaan terhadap Yudi.
Mereka kembali berpelukan satu dengan yang lainnya. Mereka saling menguatkan untuk memberikan dukungannya kepada Sinta agar lebih sabar, ikhlas dan tulus.
Hati mana yang tidak sakit dan tidak hancur Jika pernikahan yang sejatinya sudah nampak di epan mata harus berakhir. Pernikahan yang tinggal menghitung hari terpaksa berakhir karena adanya musibah yang dialami oleh sang calon pengantin wanita. Apa mau dikata nasi sudah menjadi bubur. Sinta harus menerima dengan legowo dan Ikhlas keputusan yang diambil oleh Yudi calon suaminya.
Tujuh tahun hubungan mereka bina dan rajut harus berakhir dengan kekecewaan yang mendalam. Sinta tidak bisa memaksakan kehendaknya kepada Rangga untuk tetap melanjutkan pernikahannya.
Dewi dan Gauri memberikan dukungannya kepada Sintaa untuk bersabar dan ikhlas menjalani Takdir yang sudah digariskan oleh Allah SWT untuk Rina.
"Yang sabar Sayang, Aku yakin masih banyak pria yang mencintaimu dengan tulus dan bisa menerima segala kekuranganmu," ucap Gauri Candra Kirana Larasati.
"Iya Sinta, janganlah berputus asa dari pertolongan Allah SWT, Ikhlaskan kepergian Yudi, aku yakin Yudi bukanlah yang terbaik untuk kamu,"timpalnya Dewi yang terus memberikan semangat dan motivasi kepada Rina.
"Aku tidak tahu harus berbuat apa lagi, kenapa ini harus terjadi kepadaku," ratapnya Sinta Ismayanti Rajab yang tidak berhenti menangisi nasibnya.
"Allah SWT tidak akan memberikan cobaan kepada hambanya diluar batas kemampuan kita, jadi kami mohon kamu harus ikhlas dan bersabar," Bujuknya Dewi yang berusaha memberikan masukan kepada Sinta.
__ADS_1
"Iya, jangan menangis kalau kamu begini terus itu sama saja menyiksa diri kamu sendiri, andai saja Yudi itu tulus mencintaimu pasti dia tidak akan pergi meninggalkanmu," Ujarnya Gauri
"Aku sangat kecewa dengan sikap Yudi tapi Kita tidak bisa memaksakan kehendak kita, dari pada nanti hubungan kalian kacau dan hancur lebih baik sekarang saja diakhiri hubungan kalian," ucap Dewinta.
Sinta merenungi perkataan Dewi dan Gauri. Ia sangat bersyukur karena masih banyak orang-orang yang Baik berada disampingnya, yang selalu ada di saat suka maupun duka.
"Makasih banyak, andai saja kalian tidak ada mungkin aku sudah mat dalam kehancuran," ratapnya Sinta.
"Stop! jangan bicara seperti itu lagi, Kami tidak suka dengan apa yang barusan kamu ucapkan," tampiknya Dewi yang sangat marah mendengar perkataan dari Sinta yang putus asa..
Dewa hanya jadi penonton setia dari kejadian itu, karena menurutnya itu adalah urusan kaum hawa perempuan yang sama-sama saling mengerti keadaan. Beberapa saat kemudian, orang tua Sinta dari kampung sudah datang. Mereka sangat prihatin dan khawatir dengan keadaan puterinya. Ibunya Sinta langsung memeluk tubuh putrinya.
Dan ikut Menangis melihat kondisi anaknya. Mereka datang setelah Rangga menelpon mereka dan mengatakan kalau pernikahan mereka batal. Tapi O
"Gimana kabarnya Paman dan Bibi??" tanya Dewi.
"Alhamdulillah kami baik-baik saja Nak, kalau kamu gimana?" Tanya Ayah Pak Andi.
"Alhamdulillah kabar aku baik-baik saja kok Paman," balasnya Dewi yang tersenyum ramah.
__ADS_1
"Kamu hamil anak ke berapa Nak?" tanya Bu Siti ibunya Sinta.
Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Dewa untuk Dewi judulnya ada dibawah ini:
Hikayat Cinta Syailendra
Pelakor Pilihan
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Cinta Kedua CEO
Hanya Sekedar Baby Sitter
Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir.. Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...
__ADS_1
Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap Merebut Hati Mantan Istri dengan caranya: Like Setiap babnya, Rate bintang lima, Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi, Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...
I love you all Readers…...