
"Makasih banyak Ma, Dewa belum bisa membalas kebaikan Mama dan Ayah, aku hanya bisa membuat kalian sedih dan kecewa selama ini," terang Dewa.
"Jangan berkata seperti itu lagi, kamu anak yang paling pengertian dan paling baik Nak, Mama sangat bangga punya putera seperti kamu," timpal Elisah.
"Ayo kita bersulang," sahut Adli untuk memecahkan kesedihan yang terjadi diantara mereka seharusnya mereka berbahagia bukannya bersedih.
Rasa bahagia membuncah di dalam hati dan perasaannya Dewinta. Ia tak henti-hentinya mengucap syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan khusus untuknya dan terutama kepada keluarganya beberapa tahun belakangan ini.
"Syukur Alhamdulillah… makasih banyak ya Allah atas nikmat yang Engkau berikan kepada kami," gumam Dewi.
Dewi sangat beruntung bisa mendapatkan suami seperti Dewa dan juga selalu dikelilingi oleh orang-orang yang baik dan tulus padanya. Semakin malam pesta semakin meriah saja tamu datang berbondong-bondong untuk meramaikan pesta perayaan tersebut.
Bagi yang memiliki pasangan tentunya akan menikmati pesta ulang tahun pernikahan Dewa dan Dewi dengan penuh suka cita karena bisa melewati malam itu dengan canda tawa. Tak bosan-bosannya dan henti-hentinya pasangan suami istri itu menerima doa dan ucapan selamat ulang tahun pernikahan mereka dan juga berbagai macam hadiah tentunya.
"Kamu gak capek kan sayang?" Tanya Dewa sambil melingkarkan tangannya ke pinggang Istrinya dengan posesif.
"Aku gak capek kok Mas, malahan aku sangat bahagia saking bahagianya aku tidak mau pesta ini cepat selesai," ujarnya Dewi sambil membisikkan kata-kata itu ditelinganya Dewa karena bisingnya suara di dalam ruangan itu yang bersumber dari sound sistem nya yang memeriahkan acara tersebut.
"Kalau kamu capek nanti aku gak dapat jatah loh malam ini," gurau Dewa sambil mengeratkan pelukannya ke tubuh sang istri.
Mereka berdua kemudian berdansa mengikuti alunan musik. Hanya satu orang saja diantara mereka yang tidak merasakan kebahagiaan tidak lain adalah Adli kakak angkatnya Dewa.
Adli tersenyum terpaksa ketika melihat kebahagiaan dari semua pasangan yang hadir ditempat itu. Ia tidak ingin memperlihatkan kesedihannya di depan orang lain. Karena hal itu adalah kelemahan terbesarnya.
"Ya Allah kapan aku juga bisa tersenyum bahagia bersama orang yang aku sayangi, apa kah aku tidak pantas untuk Bahagia, apa salahku ya Allah.." lirihnya Adli.
Ratapan hati seorang Adli Martadinata, satu-satunya cowok ganteng yang jomblo pada malam itu. Malam semakin larut, satu persatu tamu undangan meninggalkan lokasi pesta.
__ADS_1
Suasana sudah mulai nampak mulai sunyi, beberapa kerabat dan sahabatnya juga sudah siap untuk kembali ke rumahnya masing-masing. Tapi hal itu tidak berhasil mereka lakukan. Karena Bu Elisha tidak mengijinkan mereka untuk pulang dulu
"Tante ingin kalian semua malam ini nginap di sini, Tante tidak mau menerima penolakan atau pun banyak alasan dan argumen yang tidak masuk akal," jelasnya Bu Elisah.
Nyonya Besar Elisha menyuruh mereka untuk menginap sebelum mereka bertolak ke Negeri ginseng. Dewa dan Dewi berpamitan kepada Mama, kakak dan yang lainnya untuk masuk ke dalam kamarnya.
"Aku duluan yah Kak, ngantuk soalnya," ucap Dewa yang sesekali menguap sambil memeluk pinggang Istrinya seakan-akan Dewi akan kabur dari sampingnya.
"Silahkan, kami juga mau pamit kok udah pada ngantuk nih," timpal Denada.
"Zack dan Zahrah ada di mana Ma?" Tanya Dewi sambil celingak-celinguk mencari keberadaan anak kembarnya itu.
"Zacky dan Zahrah sudah tidur, Mama yang gendong mereka tadi," jawab Bu Elisah.
"Wooow amazing mama ternyata kuat juga yah, si kembar berat loh Ma," pujinya Deswita adiknya Dewa.
Semuanya tertawa dan tersenyum melihat tingkah Mama mereka yang jika berhubungan dengan si kembar pasti Mamanya akan melakukan hal-hal yang walaupun sulit dan terbilang susah pasti Nyonya Elisha tetap akan siap melakukannya.
Berselang beberapa saat kemudian, mereka masing-masing Masuk ke dalam kamar . Petugas yang bekerja untuk membersihkan ruangan bekas pesta sudah bertempur sesuai tugas dan bagian mereka. Karena pihak keluarga Wijaya menginginkan rumahnya bersih dan rapi kembali seperti sedia kala sebelum jam 5 pagi.
Dewa menutup pintu kamarnya dan langsung menggendong Dewi dengan ala bridal style. Dewinta tahu dengan sangat keinginan suaminya jika, sudah bertindak seperti itu. Dewi hanya tersenyum melihat wajah dan bola mata Dewa yang sudah berkabut gairah.
"Aku sangat bahagia hari ini sayang dan selalu bahagia selama kamu menjadi istri dan pendamping hidupku," ujarnya Dewa.
"Aku pun sama Mas, kebahagiaan aku semakin lengkap dari hari ke hari," balas Dewi dengan seulas senyumannya.
Dewa kemudian membaringkan tubuh istrinya dengan sangat hati-hati. Dewa takut, jika Dewi merasa kesakitan sedikit pun. Dewi diibaratkan bagaikan porselen antik saja yang dijaga dengan extra dan sedemikian rupa hingga harus ekstra hati-hati takut porselen itu pecah.
__ADS_1
Tanpa aba-aba Dewa mulai menindih tubuh Dewi dan ingin mencium bibir Dewi. Tapi Dewi, langsung menahan bibir Dewa yang sudah monyong dengan jari telunjuknya sembari menunjuk ke arah pakaian yang dipakainya.
Dewa yang mengerti dengan maksud dari kode dan nomor isyarat istrinya itu langsung bangkit dari posisinya. Dan membiarkan Dewi untuk bangun dari baringnya agar segera mengganti pakaiannya.
Dewi kemudian berjalan ke arah pintu kamar mandinya. Sedangkan Dewa masuk ke dalam kamar pribadi tempat khusus untuk ganti pakaian. Beberapa saat kemudian, ia sudah selesai dengan acara ganti pakaiannya sedangkan Dewi belum juga keluar dari kamar mandi. Dewi berendam di dalam bathtub nya yang sudah terisi air hangat dan sabun aromaterapi.
Dewi sangat menikmati acara mandinya, wangi dari sabun aromaterapi itu membuat tubuh dan pikiran Dewi rileks sehingga membuatnya benar-benar menikmati mandinya. Sehingga ia melupakan, jika suaminya menginginkan sesuatu terhadap dirinya.
Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Dewa untuk Dewi judulnya ada dibawah ini:
Hikayat Cinta Syailendra
Pelakor Pilihan
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Cinta Kedua CEO
Hanya Sekedar Baby Sitter
Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..
Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...
__ADS_1
I love you all Readers…..