
"Ok kita ketemu di sana yah," ucap Sinta Ismayanti Rajab.
Karena sibuk bercanda bersama dengan kedua teman terbaiknya, dia sudah melupakan perihal tentang haidnya yang terlambat datang. Ketiga perempuan cantik itu sudah bersiap untuk berangkat ke salon. Gauri pamit kepada suaminya dan pamitan kepada Ibu atau mama mertuanya.
Sedangkan Dewinta seperti biasa jika menginginkan sesuatu pasti suaminya Dewa Arsyadi Sameer Wijaya meminta upah dari Dewi. Dewa tersenyum penuh kemenangan manis kepada Istrinya Karena ia mendapat cara terampuh, Jika sedang ingin meminta jatah kepada istrinya. Dewi malah dengan senang hati melayani permintaan dari suaminya selama itu tidak menganggu dede bayinya.
Mereka masing-masing meninggalkan rumah mereka dan akan ke Salon. Tapi sebelum ke salon mereka terlebih dahulu singgah ke Cabang Butik Nakula Sadewas yang ada di Indonesia untuk mengambil baju pesta pesanan mereka.
"Cantik banget gaunnya, hasil kerja kalian aku akui sangat bagus," pujinya Dewi.
"Iya betul sekali apa yang kamu katakan, jahitannya mereka rapi dan ukuran kita pas banget di badan enggak seperti butik yang dulu yah," timpalnya Gauri Candra Kirana Larasati sambil mencoba gaun pestanya.
Sedangkan Sinta melamun dan takut Jika dirinya sedang hamil sehingga ia ternyata kebenaran itu terungkap ke hadapan orang-orang.
"Ya Allah semoga hasilnya negatif, aku sangat takut jika sampai aku hamil anak pria yang sama sekali aku tidak kenal," batinnya Sinta.
Sedangkan ke dua temannya masih bingung dengan gaun yang ada, semuanya sangat bagus dengan kualitas super tentunya. Tiba-tiba terdengar suara seseorang yang sedang memaki salah satu karyawan.
"Aku kan sudah bilang sama desainer kalian tolong jangan dipotong bagian yang ini, di mana telinga kalian simpan, apa kalian tuli?" Hardiknya perempuan itu yang tidak lain adalah Rinjani sang calon pengantin wanitanya Yudistira Rangga Perkasa.
Dewinta tidak menyukai dengan sikap dan perangai Rinjani yang sudah memarahi karyawannya yang katanya tidak becus bekerja. Dewinta segera menengahi mereka karena sudah menjadi pusat tontonan gratis dari seluruh pelanggan butik NS yang ada.
"Maafkan pegawai ini Ibu, mohon kerendahan hati Ibu untuk memaafkan kesalahan mereka yang mereka tidak sengaja," bujuknya Dewinta.
Rinjani tidak mengenal Dewinta sehingga dia tetap bersikukuh, bersikeras dan tidak mau menerima kesalahan pegawai itu.
"Maaf ibu ini siapa yah? ikut campur dalam urusan saya saja, dan Saya lihat dari pakaian dan gaya anda kok bisa masuk di butik paling mahal di seluruh Kota," cibirnya Rinjani dengan gaya pongahnya dan memperlihatkan kesombongannya.
Rina dan Dessy Hanya diam dan Jadi penonton saja. Mereka tidak ingin ikut campur karena, mereka tahu kemampuan dari istri orang nomor satu Sinopec Group.
__ADS_1
Delia hanya tersenyum menanggapi perkataan Rindu.
Dewinta tersenyum simpul, "Wajib yah harus berpakaian cantik,mahal dan bagus Jika ingin masuk ke Butik NS, tapi sepertinya saya perhatiin seluruh sisi ruangan butik ini tidak ada tuh yang bertuliskan larangan seseorang yang berpakaian murahan dilarang masuk ke sini," sarkasnya Dewi.
Sudah banyak kasat kusut dari orang yang datang berkunjung ke butik Andreas. Mereka tahu Persis siapa Delia. Tapi Rindu tetap tidak mau mengalah dan memaafkan kecerobohan dari pegawai itu. Walaupun perkataan dari Delia sudah menohok hatinya. Tapi itu lah Rindu dengan sombongnya tidak mau memaafkan kesalahan orang lain.
"Jadi mau Anda bagaimana??" tanya Dewi yang sudah dibuat geram dengan tingkah dari Rinjani sang calon pengantin.
"Mereka harus mengganti gaun pengantin saya yang baru dan lebih bagus dari ini dan harus gratis," geramnya Rinjani.
Dewinta memandang ke arah pegawai butiknya, dan pegawai itu segera bertindak. Walaupun kesalahan itu bersumber dari Rindu sendiri.
"Baiklah kalau itu mau Anda, butik ini akan menyediakan dan memenuhi apa yang Anda inginkan ibu," tuturnya Dewi yang bersikap santai dan tenang saja.
Karena Yudistira Rangga mendengar seseorang yang sedang bercerita tentang kondisi di dalam Butik sehingga Rangga bergegas menuju ke Butik Nakula Sadewa. Yudis kaget melihat istri dari pemilik perusahaan Iconic Internasional Group sedang beradu mulut dengan calon istrinya utu.
"Yang jelasnya Aku Ingin pakaian ini selesai sebelum jam empat sore dan aku tidak menerima kata terlambat dan kesalahan lagi," bentaknya Rinjani yang sikapnya semakin menjadi setelah melihat kedatangan calon suaminya itu.
Beberapa pegawai butik dan security ingin maju membatu Dewi tapi, ia segera memberikan kode kepada mereka untuk tidak ikut campur dalam urusan tersebut. Yudistiraa berjalan ke arah Dewi dan ingin meminta maaf atas kelancangang Rindu.
"Sayang kamu sudah datang," ucap Rindu dengan suara yang dibuat manja dan langsung bergelayut manja di lengan Yudistira..
Tapi Rangga malahan melepaskan dan menghempaskan tangannya dari pelukan Rinjani dengan kasar dan cukup kuat, "Rindu jaga sikap kamu, apa kamu tahu siapa perempuan yang telah kamu hina ini!!" geramnya Yudis yang sudah tersulut emosinya.
"Tapi Sayang Aku....." Ucap Rindu yang tidak bisa melanjutkan perkataannya karena segera dipotong oleh Yudi.
"Aku mohon kamu diamlah Rinjani dan dengarkan semua perkara ku yang ini! Beliau adalah Istri dari Presdir kita istrinya Pak Dewa Abimanyu Arsyadi Sameer Wijaya," jelasnya Yudistira.
Sedangkan Rinjani sama sekali tidak mau percaya dengan perkataan Rangga, "Kamu pasti berbohong kan, masa sih Istri Pak Dewaa modelnya kayak gini?" Sarkas Rinjani yang telah menghina Dewi di hadapan orang banyak.
__ADS_1
"Aku bilang diam Rinjani!!" Hardik Yudis.
"Kok kamu lebih membela dia dari pada saya yang jelas-jelas tunangan kau?
?" Tampik Rinjani Rindu Amalia yang mulai berpura-pura ingin menangis.
Dewinta dan beberapa orang lainnya muak melihat tingkah laku Rindu yang pintar berakting. Tiba-tiba pintu terbuka lebar dan masuklah seseorang.
Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Dewa untuk Dewi judulnya ada dibawah ini:
Hikayat Cinta Syailendra
Pelakor Pilihan
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Cinta Kedua CEO
Hanya Sekedar Baby Sitter
Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir.. Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...
Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap Merebut Hati Mantan Istri dengan caranya: Like Setiap babnya, Rate bintang lima, Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi, Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...
I love you all Readers…...
__ADS_1