Dewa Untuk Dewi

Dewa Untuk Dewi
Bab. 20


__ADS_3

"Ya Allah… aku serahkan semuanya padaMu, berikanlah kami yang terbaik dalam menjalani ujian dan cobaan yang Engkau berikan," batinnya Dewa dengan air matanya yang perlahan menetes demi tetes.


Beberapa saat kemudian, Dewa dan Kim sudah kembali dari musholla sehingga giliran Paman Park dan yang lainnya yang akan ke mushollah. Beberapa menit kemudian, lampu ruang operasi padam menandakan operasinya telah selesai.


"Syukur Alhamdulillah… Allahu Akbar... makasih banyak ya Allah," gumamnya Dewa sembari tersenyum penuh kebahagiaan.


Dewa sangat bahagia ketika mengetahui hal itu dan bergegas berdiri dan berjalan ke arah pintu. Dokter dan beberapa perawat keluar dari ruang operasi. Dewa segera mendatangi dokter untuk menanyakan keadaan Istrinya.


"Dokter gimana dengan keadaannya Istri saya??" Tanyanya Dewa yang tidak sabaran dalam bahasa Korea.


"Dengan sangat menyesal kami meminta maaf, karena tidak bisa menyelamatkan salah satu dari calon bayi kalian,kami hanya bisa menyelamatkan Nyonya Muda dan dua bayinya saja sedangkan yang satunya sudah tiada," jelasnya Dokter Liem.


Dewa gembira mendengar kabar kalau istrinya bisa selamat sekaligus sedih karena salah satu calon anak kembarnya mereka terpaksa harus meninggal dunia. Paman Park dan Kim mendekati Dewa untuk menguatkannya agar jangan larut dalam kesedihan.


"Kamu harus sabar Tuan Muda, mungkin ini jalan yang paling terbaik untuk anak Anda yang harus meninggal dunia," tuturnya Pak Jung.


Dewa terduduk ke atas kursi panjang yang ada di ruangan tunggu.


"Iya Bang, benar sekali yang dikatakan oleh Paman Jung, Abang harus kuat dan ikhlaskan ia pergi karena Allah SWT lebih sayang sama dede," imbuhnya Kim sambil menepuk pelan pundaknya Dewa.


Dewa hanya tersenyum menanggapi perkataan keduanya. Ia hanya tidak tahu dan kebingungan untuk menjelaskannya di depan Dewi.

__ADS_1


"Ternyata calon bayi kami kembar tiga," lirihnya Dewa sambil meneteskan air matanya.


"Nyonya Muda akan segera di bawa ke ruang ICU Khusus dan tunggu beberapa jam untuk menunggu sampai Nyonya Muda sadarkan diri dan tolong jangan buat Nyonya Muda banyak fikiran atau pun stress karena hal itu sangat berpengaruh terhadap keadaan janinnya," terang Dokter.


"Dan satu hal lagi, Umur Janin dalam kandungan Nyonya Muda itu sudah jalan 4 bulan" ucap Dokter.


"Baik Dokter kami akan lakukan sesuai dengan instruksi Dokter," sahut Kim yang mengambil alih untuk menjawab pertanyaan dari Dokter soalnya Dewa sudah seperti patung saja yang tiba-tiba terdiam dan tak bergeming sedikitpun.


"Makasih Dokter atas bantuannya," Ucap Paman Park.


Dewi segera dipindahkan ke ruang ICU sementara waktu sampai kondisinya benar-benar stabil dan membaik. Dewa tidak kuasa melihat kondisi dari Istrinya yang telah berjuang untuk menyelamatkan salah satu bayinya.


Dewa sangat menyesal karena telah melakukan perjalanan jauh sehingga salah satu bayinya harus tiada. Keesokan harinya, Dewi sudah dipindahkan ke Ruang perawatan VVIP yang fasilitasnya super mewah dan lengkap tentunya.


Karena kondisi dari Dewi sudah membaik tapi belum sadarkan diri. Dewa segera ke ruang perawatan sang istri berada. Dewa menyuruh Paman Park dan Kim beserta keluarganya yang lain untuk pulang istirahat terlebih dahulu.


"Uncle! Pulanglah dulu istirahat, nanti besok baru balik ke sini lagi dan jangan lupa masakan khas Korea Selatan khusus untuk Dewi Istriku," terangnya Dewa.


Yang lain pun memilih untuk pulang sesuai perintah dari Dewa sendiri yang tidak tega melihat mereka yang sudah menemaninya begadang menjaga Dewi.


****************

__ADS_1


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Dewa untuk Dewi judulnya ada dibawah ini:



Hikayat Cinta Syailendra


Pelakor Pilihan


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Hanya Sekedar Baby Sitter



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...


I love you all Readers…..

__ADS_1


__ADS_2