
"Dewi, kok gak kamu suruh pecat saja sih Rangga dan Rindu dari perusahaan suamimu?" tanya Dessy.
"Gak lah, Aku tidak ingin melakukan hal itu, Tidak baik mencampur adukkan urusan pribadi dengan kerjaan," ucap Dewi.
"Tapi kalau dibiarkan saja, mereka akan semakin menjadi dan besar kepalanya dan tidak akan sadari kesalahannya," ketusnya Sinta.
"Sabar saja, aku dan suamiku punya rencana sendiri," tuturnya yang tersenyum penuh arti dan nampak sedikit kelicikan dari wajahnya.
"Kamu brilian loh Dewi, dan aku salut dengan prinsip kamu itu loh kalau perlu ditingkatkan," imbuhnya Sinta Ismayanti Rajab.
"Harus itu, kalau aku ga pinter bisa-bisa Dewa sudah meninggalkan Aku," ucap Dewinta sambil tertawa.
"Itu tidak mungkin lah kamu kan salah satu ahli waris dari keluarga besar Dewa Abimana Thompson David," pungkasnya Dewi.
"Gauri! jangan ribut kalau orang lain tahu pasti akan jadi berita hot," guraunya Dewi sambil membekap mulutnya Gauri Candra Kirana Larasati.
"De! lepasin dong, sakit tahu, kamu sudah bunting tapi masih kuat saja," ketusnya Gauri yang sedang memperbaiki makeup nya.
"Kamu yah sampe segitunya padahal kita kan di atas mobil bukan lagi di Hotel atau di pasar," sarkasnya Sinta Ismayanti Rajab.
"Iya juga, hahahaha!" Ujarnya Gauri yang menertawai dirinya sendiri.
__ADS_1
Mereka tertawa terbahak-bahak dengan kelucuan yang mereka buat sendiri. Beberapa saat kemudian, mobil yang mereka tumpangi sudah terparkir cantik di depan Hotel Nusantara.
Hotel Nusantara adalah salah satu Hotel milik perusahaan Iconic Group dan kebetulan nama pemilik hotel itu adalah Dewi Arinda Wijaya Daniel. Mereka melenggang dengan cantiknya memasuki pintu Hotel Nusantara.
Mereka bagaikan rombongan artis yang telah lama ditunggu kehadirannya. Mereka menjadi pusat perhatian dari seluruh tamu undangan. Siapapun yang melihat mereka akan pangling.
"Lihat ke sana, itu kan Sinta Ismayanti Rajab mantan tunangannya Yudistira Tirtayasa Rangga," ucap Amel Alvi yang menunjuk ke arah Sinta dan sahabatnya.
"Kamu betul, kalau saya di posisinya Sinta pasti tidak akan datang," ketusnya Adelia.
"Itu kan kamu, pasti bedalah kamu dengan Sinta, bisa saja dia datang untuk menunjukkan kepada semua kita semua dan khususnya Yudistira kalau Sinta sudah move on darinya," ucap si Adinda.
"Tapi kalian tau gak apa alasan mereka hingga membatalkan pernikahan mereka?" tanya si Amel.
Kedua temannya menggeleng tanda tak tahu apa-apa. Mereka kembali melanjutkan acara makan-makannya. Dewa dan asisten pribadinya sudah standby di Hotel Nusantara. Karena Dewi harus tuntas dalam membantu pelaksanaan acara resepsi pernikahan Rangga dan Risya Rindu.
Karena mereka adalah karyawan dari oerusahaan Iconic Sinopec internasional Group. Bahkan Dewa memberikan hadiah kepada Yudi yaitu menggratiskan biaya hotel, memberikan hadiah honeymoon di daerah yang masih ada di dalam negeri.
Pengantin sudah berjalan ke Altar pernikahan. Rangga dan Rindu sangat bahagia setelah melihat betapa meriahnya pesta pernikahan mereka. Bahkan Rindu dibuat takjub dan terpesona dengan dekorasi pesta pernikahannya malam itu.
Semuanya benar-benar di luar ekspektasi Rindu. Tamu undangan bergantian ke pelaminan untuk mengucapkan selamat kepada kedua mempelai. Rindu sangat bahagia dan tidak bosan-bosannya melempar senyuman kepada semua tamu undangan.
__ADS_1
Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Dewa untuk Dewi judulnya ada dibawah ini:
Hikayat Cinta Syailendra
Pelakor Pilihan
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Cinta Kedua CEO
Hanya Sekedar Baby Sitter
Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir.. Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...
Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap Merebut Hati Mantan Istri dengan caranya: Like Setiap babnya, Rate bintang lima, Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi, Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...
I love you all Readers…...
__ADS_1