Dewa Untuk Dewi

Dewa Untuk Dewi
Bab. 43


__ADS_3

Nara menatap ke arah Hyung Joon untuk meminta penjelasan. Hyung segera mengambil tindakan sebelum Hyuna berbuat ulah.


Hyung tersenyum penuh maksud lalu berucap, "Kak Nara kenalkan ini Dewinta Aulia Rahman istri Kakak Dewa," jelasnya Hyung Joon sambil memperkenalkan Dewi di hadapan Han Nara.


Dewi dengan penuh kelembutan mengulurkan tangannya ke arah tangan Hab Naraa mereka pun saling berkenalan. Nara sangat terpukul dengan kenyataan yang ada, hancur lah hatinya hingga berkeping-keping yang selama ini berharap kepada Dewa akan menikahinya.


Hancur hati dan perasaannya ketika mendengar fakta dan kenyataan yang selama ini tidak diketahuinya. Hati siapa yang tidak sakit jika mengetahui orang yang kita idamkan dan pria yang kita sayangi selama ini telah menjalin hubungan dengan wanita lain bahkan laki-laki itu sudah menikah dan mempunyai anak.


"Ya Allah… mungkin mengikhlaskan dan merelakan Abang menikah dan membina hubungan dengan wanita lain adalah jalan yang terbaik, aku berharap mereka hidup bahagia hingga kakek nenek," batinnya Han Nara Naiha.


Sabar, ikhlas dan legowo adalah Hal yang paling terbaik dilakukan jika berada di posisi itu. Mengikhlaskan mereka bahagia dengan kehidupan barunya adalah jalan yang paling terbaik untuk dilakukan.


Tetap tersenyum menapaki jalan hidup ini walaupun cinta dan rasa sayang tak terbalaskan. Hal itu lah yang dialami dan berusaha untuk dilakukan oleh seorang Han Nara Naiha yang akrab dipanggil Naiha adik sepupu dari Dewa dari mamanya yang mencintai dan menyayangi Dewa Abimana Thompson Lie dalam diam.


Naiha berusaha untuk menerima kenyataan pahit walaupun hal itu sulit dilakukannya tapi ia berusaha sekuat tenaga. Naiha datang bersamaan dengan kedatangan Dewi dan Hyung ke Ploerusahaan Dewa.


Karena kebetulan Dewi telah selesai masak makanan khusus untuk makan siang suaminya sehingga ia meminta Naiha untuk ikut makan siang bersama mereka.


"Naiha, yuk gabung kita makan siang, kebetulan mas Dewa belum makan loh, kami berdua juga," pintanya Dewi.


Walaupun sejujurnya Dewinta tahu kalau Naiha menyukai suaminya tetapi, Dewi sama sekali tidak mempermasalahkan hal itu, karena dia sangat tahu gimana seorang Dewa suaminya selama ini.


"Aku sangat percaya dengan suamiku, jadi aku tidak perlu risau, takut atau pun cemburu dengan Naiha," bathin Dewi.


Dewi menaruh kepercayaan kepada Dewa Abimana Thompson Lie. Dewinta bahkan sangat ramah dan ingin bersahabat dengan Naiha. Dewi membuka dan menata makanan yang dia bawa ke atas meja.


Semua orang yang berada di sana ikut bergabung untuk makan siang. Sekretaris Dewa pun diajak dan dipanggil gabung makan oleh Dewi dengan ramah. Mereka makan siang bersama di dalam ruangan kantor Dewa siang itu juga.


Hari ini Dewi tidak hanya masak masakan Korea tetapi juga masak masakan kesukaan dari suaminya. Dewia sangat bersyukur karena semua yang ikut makan menyukai dengan masakannya.


"Ternyata masakan istri CEO sangat enak" ucap sekretaris Dewa Linsya.

__ADS_1


"Sangat enak," pujinya Hyung memakai bahasa Indonesia yang agak gagap.


Semua orang tertawa mendengar perkataan Hyung. Suasananya sangat kental dengan nuansa kekeluargaan dan tidak ada pemisah dari mereka antara atasan dan bawahan.


Mereka saling berbaur satu sama lain, Naiha pun yang sempat kecewa dan sakit hati dengan kenyataan yang ada, ikut bahagia dan menyampingkan perasaan dan egonya.


Kedatangan Dewi ke kantor Dewa mendapat sambutan yang hangat dari Dewa. Bahkan Dewa sendiri dibuat terkejut dengan kedatangan Istrinya yang tiba-tiba dan dia sangat bahagia karena Dewi membuat masakan Korea Selatan khusus dan spesial untuk dirinya.


Setelah makan siang, Naiha dan Dewi saling berbincang dan bertukar pengalaman. Ternyata Naiha adalah gadis yang baik dan ramah menurutnya Dewi. Sedangkan menurut Naiha, Dewi itu perempuan yang sangat cocok menjadi pendamping hidupnya Dewa.


Naiha merasa malu karena sudah memiliki perasaan terhadap suami wanita lain. Berselang beberapa menit kemudian, Naiha mendapatkan telpon dari papinya sehingga Naiha meminta ijin untuk pulang, padahal ia sebenarnya masih ingin berbincang-bincang dengan Dewi.


Tapi sebelum pamit pulang mereka saling bertukar nomor hndphone, "Maafkan aku karena papi barusan menelpon dan memintamu untuk pulang, insya Allah lain kali kita lanjut lagi bincang-bincangnya yah," harap Naiha.


"Naiha, Mbak titip salam untuk keluargamu," pintanya Dewi yang tersenyum lembut.


"Makasih, aku usahakan suatu saat nanti aku akan ke Indonesia," timpalnya Naiha seraya tersenyum.


"Waalaikum salam, hati-hati di jalan," pesannya Dewi.


Naiha buru-buru berjalan bahkan sudah berlari kecil ke arah lift dan tanpa sengaja menabrak tubuh seseorang. Ia sangat malu karena tubuhnya menindih tubuh laki-laki itu dan menjadi pusat tontonan semua yang berada di loby perusahaan Global Group.


Mereka saling bertatapan dan tidak ada diantara mereka yang ingin bangkit dari posisinya sekarang. Mereka masih asyik dengan keadaan mereka. Andai saja Asisten pribadi Dewa tidak segera datang menganggu mereka mungkin mereka masih saling menindih satu sama lainnya.


"Maaf ada yang bisa kami bantu?" Tanya Asisten pribadi Dewa.


Naiha dan laki-laki itu akhirnya bangkit juga dari kenyamanan sementara waktu yang mereka rasakan. Ia segera merapikan pakaiannya dan segera meminta maaf.


"Maafkan saya Pak!" ujarnya Naiha sembari menundukkan kepalanya sedikit.


Sedangkan pria itu masih saja tidak mengeluarkan sepatah kata pun hanya memandangi kecantikan wanita Korea Selatan saja dengan senyumannya yang cukup menawan.

__ADS_1


"Nikmat mana lagi yang kamu dustakan Bayu," batinnya Bayu Prasetya Mulya Lubis.


Karena Bayu masih saja bengong dan tak bergeming sedikitpun bagaikan patung pancoran Jakarta, sehingga asistennya segera bertindak untuk membantu atasannya untuk sadar dengan segera mencubit lengan bos-nya.


"Aduh sakit!" ringis Bayu itu setelah dicubit oleh sepupunya sendiri yang merangkap menjadi Asisten pribadinya.


Bayu yang mendapatkan cubitan itu hanya menatap wajah asistennya dengan wajah garangnya. Karena telah menganggu aktifitasnya yang sedang menikmati keindahan dan kecantikan wanita Korea Selatan.


"Aku harus mendapatkannya bagaimana pun caranya," Gumam Bayu Prasetya.


****************


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Dewa untuk Dewi judulnya ada dibawah ini:



Hikayat Cinta Syailendra


Pelakor Pilihan


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Hanya Sekedar Baby Sitter



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...

__ADS_1


I love you all Readers…...


__ADS_2