Dewa Untuk Dewi

Dewa Untuk Dewi
Bab. 83


__ADS_3

Bima seakan-akan sedang berpuasa bicara tapi hanya dengan Emilia saja sedangkan dengan orang lain hal itu tidak terjadi. Zameera tidak ingin bertanya atau pun mempermasalahkan hal itu, ia hanya bisa bersabar menghadapi sikap suaminya.


Karena seperti itu lah sikap Bima Sakti, jika ada hal yang dia tidak disukai oleh Bima dari istrinya sendiri. Hari ini Emilia tidak bisa datang menjemput anak semata wayangnya. Sehingga Zameera meminta tolong kepada suaminya untuk menjemput puteranya Nakula Sadewa.


Zameera sudah ingin menghubungi nomor Bima untuk meminta tolong tapi, pintu ruangan kerjanya diketuk oleh seseorang.


Zameera segera berdiri untuk membuka pintu ruangannya yang kebetulan terkunci. Emilia tersenyum melihat suami dan anaknya. Bima segera mengambil tangan Maminya untuk segera mencium tangan maminya.


"Assalamu alaikum Mami," ucap salam Nakula Sadewa.


"Waalaikum salam Prince Mami" jawabnya Zameera Emilia Clarke Duncan sambil mengelus rambut puteranya yang nampak pirang.


"Mami boleh tak minta ijin nginap di rumah Aunty Astrid entar malam enggak?" tanya Nakula yang memohon untuk diijinkan oleh maminya.


"Ada angin apa nih prince Mami yang mau nginap di rumahnya Michelle??" tanya Emilia sambil menatap wajah suaminya yang sibuk dengan handphonenya.


Sedangkan Bima Sakti Martadinata Aryaduta sepertinya tidak terganggu dengan percakapan anak dan istrinya. Dia masih sibuk membalas pesan chat dari salah satu rekan bisnisnya yang dari Indonesia dan Dubai.


"Michelle katanya Mi, omanya akan datang dari Indonesia hari ini, jadi Michelle mengajak aku untuk nginap di sana," jelasnya Nakula penuh harap.


"Kalau Mami tidak masalah sih Nak, tapi gak tahu juga sama papi kamu, apa dia ijinkan kamu atau tidak," imbuhnya Emilia.


Nakula segera mendatangi Papinya yang masih asyik berchat ria, "Boleh yah Pi, saya ke rumah Aunty Astrid?" Tanyanya Nakula yang merengek kepada papinya.


Tanpa pikir panjang Bima langsung memberikan ijin kepada puteranya. Dalam hatinya, ia sedang bersorak karena akhirnya sekian lama menunggu waktu yang tepat untuk berduaan dengan Emilia bisa terlaksana.


"Asyik, ada waktu berduaan dengan istriku kalau putraku nginap di rumah temannya," batinnya Bima Sakti.


"Silahkan Nak, kalau prince ingin nginap di sana, berapa lama pun Papi tidak keberatan kok," timpalnya Bima sambil tersenyum yang penuh arti.

__ADS_1


Zameera dan Bima akhirnya mengantarkan Andreas ke rumah Aunty Astrid. Dalam perjalanan pulang, Adrian pura-pura tetap tidak ingin mengajak istrinya untuk berbicara. Adrian Ingin melihat reaksi dari Emilia.


"Pi! Masih marah kah sama Mami gara-gara kemarin saat saya jatuh pas di...??" ucapan Emilia belum selesai Bima langsung menutup mulut istrinya dengan ciuman dari bibirnya sembari menghentikan laju mobilnya lalu menepikan mobilnya ke pinggir jalan.


Bima segera menghentikan laju mobilnya kemudian menepikan mobilnya ke sisi jalan, untung saja jalanan agak sepi sehingga apa yang dilakukannya tidak menggangu aktifasi pengguna mobil lainnya.


Ciuman mereka berlangsung cukup lama, sehingga membuat pasokan udara yang masuk ke dalam rongga hidung mereka menipis. Adrian segera menghentikan ciumannya dan langsung menyentuh bibir Emilia yang sedikit membengkak karena ulahnya sendiri.


"Maafkan papi yang sudah mendiamkan Mami, Papi terlalu cemburu melihat kalian," tuturnya Bima sambil menempelkan hidung mancungnya ke hidung Zameera dengan penuh kelembutan dan kasih sayang.


"Mami sangat tahu kalau papi sedang cemburu, berarti itu tandanya Papi sangat sayang pada Mami kan," imbuhnya Emilia menggigit kecil hidung mancung suaminya itu.


"Kamu udah mulai nakal yah sayang," ucap Bima yang berhasil menggoda Zameera.


"Jangan sayang, Ingat kita ini di jalan loh," kilahnya Emilia yang mencoba untuk menghentikan aksi suaminya seraya menunjuk ke jendela mobil.


Tapi Bima sama sekali tidak bergeming dan terus melanjutkan aksinya yang sudah melucuti seluruh pakaian Emilia. Pakaian mereka sudah teronggok di lantai. Adrian sudah mulai ingin me ra ba perlahan setiap inci sudut kulit dan permukaan tubuh istrinya itu, tapi tiba-tiba handphonenya berbunyi.


"Angkat dulu Pi, jangan sampai telpon itu sangat penting," tampiknya Zameera yang berusaha untuk menahan sesuatu.


Bima mendengus kasar dan sangat jengkel dan marah karena lagi lagi Aksinya mendapatkan gangguan. Kemarin putera mereka yang selalu menjadi orang ke tiga sekarang handphonenya sendiri. Dengan berat hati dan terpaksa, Bima mengangkat telponnya.


"Halo, ada apa?" Ketusnya Bima.


Bima menghembuskan nafasnya dengan kasar dan jengah setengah hati mengangkat telponnya Bu Elisah mamanya. Yang menelpon ternyata adalah Bu Elisha dan menjadi pengganggu aktifitasnya adalah mertuanya sendiri.


"Ada apa Ma? apa itu benar!!" Tanyanya Bima yang sangat tidak mengerti dan percaya dengan kabar dan informasi berita itu.


Mulai besok hingga tanggal 4 aku akan adakan give away untuk novel fania yang judulnya "MEREBUT HATI MANTAN ISTRI"

__ADS_1



Dukungan Nomor Rank 1 dan 2 pulsa 50k Untuk dua orang.


Dukungan posisi rank ke 3-4 masing-masing 25k untuk 4 orang.


Khusus Satu Orang dengan komentar terbaik menurut Fania akan mendapatkan pulsa 25k.



Syaratnya Wajib, Like, Baca dari bab 1 hingga update bab sampai tgl 4 Desember 2022. Perhitungannya mulai hari Senin tanggal 14 November. Harus Follow akun Fania Mikaila Azzahrah yah!!


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Dewa untuk Dewi judulnya ada dibawah ini:



Hikayat Cinta Syailendra


Pelakor Pilihan


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Hanya Sekedar Baby Sitter



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir.. Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...

__ADS_1


Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap Merebut Hati Mantan Istri dengan caranya: Like Setiap babnya, Rate bintang lima, Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi, Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...


I love you all Readers…...


__ADS_2