
"Ini tidak mungkin, apa benar tapi apa tidak ada kesalahan yang terjadi disaat mereka mengambil informasi itu?" Gumamnya yang masih sedikit tidak percaya dengan bukti tersebut yang diperoleh dari tangan Albert.
Bima tanpa segan meneteskan air matanya dan bahkan tidak kuasa meneteskan air matanya saking bahagianya dengan fakta yang baru ia ketahui. Iasegera kembali ke tempat duduknya semula untuk menunggu kepulangan ke dua bocah kecil itu.
Sejak saat itu, Bima Sakti selalu menampilkan wajah gembira sehingga senyuman tak pernah luntur dari wajah gantengnya. Berselang beberapa menit kemudian, bel berbunyi pertanda jam sekolah telah selesai. Anak-anak berlarian ke luar ruangan kelas mereka termasuk Michelle dan Nakula.
"Please, Michelle Ziudith jangan lari dong! entar adek jatuh loh!" Teriaknya Nakula Sadewa yang melarang Michelle berlarian.
"Jangan lama-lama jalannya dong kak Nakula, kasihan Uncle Bima Sakti Aryaduta sudah lama menunggu kita," pekik nya Michelle sambil berlarian dan sudah ngos-ngosan.
Bima Sakti langsung berdiri dari posisi duduknya, karena ia sudah melihat kedatangan Michelle dan Nakula Sadewa. Bima langsung mendekat ke arah putranya Nakula kemudian memeluk tubuh Nakula dengan erat.
Bima Sakti kembali menangis sambil tetap memeluk tubuh Andreas. Michelle Yang melihat hal itu, kaget dengan apa yang dilakukan oleh Adrian.
"Uncle Bima kok nangis, apa Uncle Sakti sakit atau sudah lapar makanya nangis??" Tanya pollos Michelle.
Tapi Bima tidak menjawab pertanyaan dari Michelle. Ia masih terus memeluk Andreas dan air mata Adrian terus membasahi pipinya.
"Ternyata kamu adalah putraku," cicitnya Bima dalam bahasa Indonesia karena Dia tidak ingin Michelle dan Andreas mengetahui apa yang Dia ucapkan.
Bima tanpa segan dan pikir panjang, dia langsung menciumi seluruh wajah puteranya yang baru diketahuinya beberapa saat yang lalu. Nakula yang mendengar perkataan dari Bima mengerti dengan perkataan tersebut.
"Maksud Uncle Adrian Apa?" tanya Nakula ingin memastikan.
"Kalau kamu mau tahu semuanya, Alayo kita datangi Mami kamu untuk menanyakannya langsung kepada mami kamu tentang kebenarannya dari perkataan papa," pungkas Sakti sambil melepas pelukannya dari tubuh anak semata wayangnya.
__ADS_1
"Sebaiknya uncle jelaskan saja sama Andreas tentang kenyataannya, karena Mami pasti akan menutupi kenyataan dariku," kilahnya Nakula.
"Maksudnya??" tanya Bima yang sama sekali tidak mengerti arah pembicaraannya Nakula.
"Kemarin aku tanya Mami tentang Uncle tapi Mami tidak mau berbicara bahkan Mami marah-marah dan melarangku untuk banyak tanya," jelasnya Nakula panjang lebar.
Bima akhirnya menjelaskan kepada putra sulungnya itu tentang kisah mereka. Dan tidak lupa memperlihatkan bukti tes DNA yang dia miliki ke hadapannya Nakula. Akhirnya Nakula percaya dengan perkataan Adrian setelah membaca isi email yang mengatakan bahwa ia adalah putra biologis paman Bima Sakti Aryaduta.
Bima langsung memeluk tubuh Papinya sambil menangis terharu.
Karena akhirnya ia memiliki Papi yang bisa ia pamer sama teman-temannya. Karena Andreas selama selalu mendapat bullyan kalau ia anak yang tidak punya papi. Tapi hal itu tidak pernah ia utarakan kepada maminya Zameera.
Mereka meninggalkan sekolah Nakula dan segera ke Butik Zameera. Adrian shock sekaligus bahagia karena mengetahui kalau dirinya memiliki seorang putera.
"Berarti apa yang kita lakukan dulu menghasilkan seorang putra yang sangat ganteng," batinnya sambil tersenyum malu-malu.
"Uncle sangat bahagia makanya Uncle tersenyum," Jawabnya singkat.
Pengumuman!!!!!
Mulai besok hingga tanggal 4 aku akan adakan give away untuk novel fania yang judulnya "MEREBUT HATI MANTAN ISTRI"
Dukungan Nomor Rank 1 dan 2 pulsa 50k Untuk dua orang.
__ADS_1
Dukungan posisi rank ke 3-4 masing-masing 25k untuk 4 orang.
Khusus Satu Orang dengan komentar terbaik menurut Fania akan mendapatkan pulsa 25k.
Syaratnya Wajib:
Like, Baca dari bab 1 hingga update bab sampai tgl 4 Desember 2022. Perhitungannya mulai hari Senin tanggal 14 November.
Harus Follow akun Fania Mikaila Azzahrah yah!!
Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Dewa untuk Dewi judulnya ada dibawah ini:
Hikayat Cinta Syailendra
Pelakor Pilihan
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Cinta Kedua CEO
Hanya Sekedar Baby Sitter
__ADS_1
Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..