Dokter Cantik Dan Mafia Kejam

Dokter Cantik Dan Mafia Kejam
Episode 30 : Keberanian Ariana Part 01


__ADS_3

Pagi hari menyapa warga kota London, Ariana membuka matanya dengan pelan. Ia segera bersiap untuk berangkat ke rumah sakit tempatnya bekerja.


Setelah siap dengan riasan wajah yang natural. Ia segera keluar dari apartemennya.


Cekleeekkk….


Saat ia membuka pintu apartemen. Sudah berdiri 2 orang pria bertubuh kekar dengan setelan berwarna hitam.


Deggggg….


Jantung Ariana berpacu dengan cepat. Bola matanya membulat sempurna melihat dua orang pria yang berdiri di depan pintu apartemennya. Terlihat raut wajah takut Ariana. Namun, ia mencoba untuk tenang. Ia berpikir tidak akan ada yang mengenalinya dengan penampilannya saat ini.


“Siapa kalian.” Tanya Ana kepada dua orang pria yang berdiri di depannya saat ini.


“Nona harus ikut dengan kami, kami adalah utusan dari tuan Aldwin, tuan muda sedang menunggu nona di restoran dekat apartemen ini.” Ucap salah satu anak buah tersebut.


“Baiklah.”


Ariana mengikuti dua anak buah yang membawanya masuk ke dalam mobil menuju sebuah restoran yang jaraknya cukup dekat dengan apartemen. Dan sampailah Ana di restoran yang di maksud.


“Tuan kami sudah membawa gadis ini.”


“Baik, kalian boleh pergi.” Ucap pria paruh baya yang tengah duduk menikmati secangkir kopi.


Arina mengatur deru nafasnya. Jantungnya berpacu lebih kencang dari sebelumnya. Terlihat jelas raut wajah takut dan gugup Ana. Ia tidak menyangka bahwa ia akan bertemu dengan Andrew ayah Aldwin.


“Maaf mengganggu waktu Anda dokter Velin, silahkan duduk dan nikmati makanan yang sudah aku pesan untuk dokter.” Ucap Andrew.


“Tidak apa-apa tuan, saya masih punya banyak waktu, ada apa tuan ini bertemu dengan saya?” Tanya Ana dengan wajah yang tenang.


“Baiklah Dok, aku tidak suka basa-basi, Dokter Velin maaf maksud saya dokter Ariana, dokter pikir saya tidak mengetahui siapa Anda, mulai saat ini jauhi putraku, kalau perlu Dokter pergi jauh dari Negara ini.” Ucap Andrew to the point.


Deggggg….


“Apa maksud tuan? saya adalah dokter Velin bukan dokter Ariana, Tuan pasti salah orang, maaf saya harus pergi.” Tangan Ana bergetar di bawah meja. Ia berusaha menyembunyikan perasaan gugupnya.


“HAHAAHH, Dokter pikir saya bodoh tidak bisa mengenali bahwa Anda adalah Ariana putri Bagaskara Wijaya, kau tidak bisa membohongiku, apa kau sengaja mengikuti putraku ke London? apa kau masih mencintai putraku? Jangan bermimpi kamu akan hidup bersama putraku.” Kata-kata menyakitkan keluar dari mulut Andrew yang terlihat sangat kesal.


“Saya tidak mengenal putra Anda tuan.” Elak Ariana.


Andrew melemparkan beberapa foto Ariana dan Aldwin yang tengah makam malam romantis di sebuah restoran mewah.


Malam itu, Andrew sudah menyuruh anak buahnya untuk mengikuti Aldwin. Dan anak buah Andrew mengirim gambar Ariana bersama Aldwin sedang makan malam.

__ADS_1


“Mulai saat ini jauhi putraku, aku tidak ingin melihatmu dekat-dekat dengan Aldwin, kalau kau masih berani mendekatinya lagi akan saya pastikan kau tidak akan bisa hidup dengan tenang, dan mulai saat ini kau harus meninggalkan Negara ini.” Ancam Andrew.


Ariana hanya bisa menunduk dan ia tidak bisa lagi menutupi identitasnya. Andrew adalah orang yang cerdas dan mudah baginya untuk mencari dan menemukan informasi tentang siapa pun yang ingin diketahuinya. Sejak Andrew bertemu dengan Ariana di rumah sakit. Ia sudah curiga bahwa dokter Velin adalah Ariana.


“Kenapa tuan begitu membenciku? Aku bahkan tidak pernah melakukan kesalahan apa pun, bukankah dulu tuan merestui hubunganku dengan putra tuan, lalu kenapa sikap tuan berubah?” Tanya Ana bertubi-tubi. Ini adalah pertanyaan yang sejak dulu ingin Ana tanyakan kepada keluarga Aldwin.


Ia juga begitu kecewa dengan sikap ayah Aldwin yang dulu merestui hubungan mereka dan tiba-tiba saja ia menghilang begitu saja saat hari pernikahan Ana dan Aldwin dulu.


“Aku rasa kau sudah tahu alasannya, kenapa aku tidak menyukaimu bila bersama dengan putraku, aku ingin putraku bahagia dengan wanita yang sudah aku pilih dan karenamu putraku berani melawanku dan menolak perjodohan yang aku lakukan, aku sudah memilih wanita untuk menjadi istri putraku dan tentu itu bukan Anda dokter, kau tidak pantas untuk putraku.” Andrew berbicara dengan nada menghina Ana.


Ia juga menyodorkan sebuah foto wanita yang tersenyum manis.


“Lihat wanita yang ada di dalam foto ini, kau pasti mengenalnya bukan, dia adalah wanita yang aku jodohkan untuk putraku.”


Degggg…..


Jantung Ariana berdebar dengan kencang. Ia tidak menyangka sahabatnya adalah wanita yang dijodohkan kepada Aldwin pria yang saat ini mengejarnya.


“Aku akan menjauhi putra Anda, aku hanya ingin tahu kenapa Anda begitu membenciku?” Lanjut Ariana.


“Baiklah aku akan memberi tahu alasan aku membencimu juga keluargamu, ayahmu adalah seorang penghianat dan pembunuh, aku dan ayahmu adalah musuh sejak dulu, Ayahmu tidak tahu diri dan berani menghianati kepercayaanku, apa kau tahu dulu ayahmu adalah seorang mafia yang bekerja untukku?” Andrew menjelaskan alasannya membenci keluarga Ariana.


“Cukup, jangan berani menghina ayahku, aku yakin Anda hanya berbohong, ayahku bukan pembunuh, apa Anda pikir anda adalah orang yang baik, aku kasihan dengan Aldwin memiliki seorang ayah yang sangat kejam seperti Anda, sikap Anda ini akan membuat Aldwin membenci Anda.” Ariana sudah tidak tahan mendengar orang yang menghina ayahnya.


“Jangan benari-berani menyentuhku, Aku tidak akan membiarkan siapa pun menyakitiku, mulai saat ini aku tidak akan mengganggu putra Anda, jadi jangan mengganggu hidupku lagi, aku tidak punya banyak waktu meladeni orang seperti Anda.” Ucap Ariana dengan kesal. Ia terlihat lebih berani saat ini.


Ia berdiri dan ingin beranjak meninggalkan laki-laki paruh baya itu. sebelum pergi ia mengucapkan sesuatu.


“Mulai saat ini Ariana yang lemah sudah mati, aku bukan lagi Ariana yang dulu, jangan pernah mengusik hidupku lagi.”


“Permisi dan terima kasih atas waktu Anda.” Ariana segera berlalu meninggalkan Andrew yang masih berdiri mematung. Ia tidak percaya bahwa Ariana sudah berubah dan terlihat lebih berani sekarang.


Ariana meninggalkan Andrew Ayah Aldwin dengan perasaan kecewa air matanya tak bisa lagi ia tahan. Sikap Andrew benar-benar menyakiti hati Ariana. Ia harus bisa menerima kenyataan yang sangat menyakitkan untuk kesekian kalinya.


Ia harus menerima kenyataan bahwa keluarga Aldwin sangat membencinya dan ternyata sahabaatnya juga telah dijodohkan kepada Aldwin. Ia begitu kecewa dengan Aldwin dan Rea yang tidak menceritakan tentang perjodohan mereka.


Sementara itu, di sebuah apartemen terlihat seorang pria membuka matanya dengan pelan.  Ia mengamati setiap sudut kamar yang sekarang ia tempati. Pria itu adalah Aldwin yang saat ini sudah bangun setelah semalaman ia mabuk berat dan tidak menyadari siapa yang sudah membawanya ke apartemen ini. Ia berusaha bangkit dari tempat tidur dengan kondisi kepalanya masih terasa pusing.


“Kau sudah bangun, aku sudah menyiapkan sarapan untukmu, kau baik-baik saja.” Ucap Rea dengan lembut. Ia berjalan ke arah Aldwin ingin membantunya.


“Di mana Aku?” Tanya Aldwin.


“Kau ada di apartemenku Win, semalam kau mabuk berat jadi aku membawamu ke apartemenku, aku tidak tau harus membawamu ke mana.”

__ADS_1


“Apa terjadi sesuatu Win? tidak biasanya kau mabuk sampai seperti ini.” Tanya Rea.


“Maafkan aku Rea, aku harus segera pergi, aku akan menceritakannya lain kali.” Aldwin berjalan dengan terburu-buru dan ia membuka pintu apartemen Reana.


Ternyata di depan pintu apartemen Rea. Sudah ada Ana yang berdiri ingin memencet bel apartemen.


Ceklekkkk….


Pintu apartemen Rea terbuka dan keduanya sangat terkejut. Kedua bola mata Ariana membulat sempurna saat ia melihat Aldwin dengan penampilan yang berantakan. Kemeja yang terbuka bagian atasnya dan rambut yang terlihat berantakan.


“Aldwin, Ap-apa yang kau lakukan di sini?” Tanya Ana dengan terbata-bata. Ia terlihat kecewa dengan Aldwin dan Rea. Pikiran Ana benar-benar kacau apalagi ia ingat tentang ucapan Andrew bahwa Aldwin dan Rea sudah dijodohkan oleh orang tua mereka.


Rea yang mendengar suara Adwin berbicara dengan seseorang berjalan menghampiri Aldwin.


“Ada apa Win.” Ucap Rea.


 Ketika melihat siapa yang berdiri di depan pintu apartemen. Rea jugaa begitu terkejut dengan kehadiran Ariana sahabatnya itu.


“ Ana, ap-apa yang kau lakukan disitu, ayo masuk!” ajak Rea dengan terbata-bata.


“Maaf menganggu kalian, aku harus pergi.” Ariana segera pergi meninggalkan Adwin dan Rea.


“Ana tunggu, jangan salahpaham aku akan menjelaskan apa yang terjadi.


Adwin menyusul Ariana yang pergi begitu saja meninggaalkan mereka berdua. Ariana meninggalkan apartemen Rea dengan perasaan kecewa. Ia tahu Aldwin menyembunyikan sesuatu dariya. Ia hanya ingin Aldwin jujur tentang perjodohannya dengan Rea.


Aldwin mengejar Ariana. Namun, Aldwin tidak dapat mengejar Ana yang sudah meninghalkan apartemen Rea dengan naik taksi.


Dengan penampilan yang berantakan Aldwin memutuskan untuk pulang ke mansion terlebih dahulu dan akan menemui Ariana setelah ia terlihat lebih baik.


Rea merasa bersalah kepada Ana. Ia tahu bahwa Ana pasti salah paham kepadanya. Rea akan menjelaskan semua yang terjadi kepada Ariana.


 


Bersambungg…..


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2