GADIS CUTE DAN MANDIRI

GADIS CUTE DAN MANDIRI
Episode 104 Gadis Cute Dan Mandiri Season 2


__ADS_3

🌟🌟🌟


Dimeja Makan Mala duduk disamping Riko, Tiara disamping Bram dan jangan lupakan Nunik juga berada disana didepan Mala.


Seperti biasa seorang istri melayani suami dengan mengambilkan nasi untuk sang suami, begitulah yang dilakukan dua pasang suami istri itu.


Hanya Nunik yang hanya mengambil nasi dan lauk untuknya.


"Makan yang banyak Nik, jangan sungkan-sungkan" ucap Tiara saat melihat nunik memasukkan nasi yang sangat sedikit ke piringnya.


"Dia lagi Diet mah, makanya makannya dikit" jawab Riko.


"Aku nggak diet kok tante aku tidak telalu lapar tadi sore dimall aku makan roti bakar satu porsi jadi masih kenyang sampe sekarang".


"Aku aja makan dua porsi sekarang udah lapar, kamu masak satu porsi aja masih kenyang sampe sekarang" sambung Mala.


"Kitakan berbeda Mala".


"Yaudah-udah kita makan dulu nanti lagi bahas dietnya, Nik kamu makan yang banyak biar semua orang nggak protes" ucap Bram yang sudah kelaparan.


Akhirnya kelima orang itu mulai menyantap makanan didepan mereka, hingga makanan dipiring mereka habis ludes.


"Jadi bagaimana keputusan kamu nak? tadi sore mamamu nanya tante kapan kamu pulang kerumah" Tanya Tiara kepada Nunik.


"Mungkin minggu ini Nunik akan pulang tante, mau nenangin pikiran dulu" jawab Nunik santai sambil meng-lap bibirnya dengan tisu.


"Bagus kalau begitu nak, kamu harus hormat kepada orang tua, jangan suka melawan tidak baik seperti itu, apalagi cuman kamu anak satu-satunya bagi mereka" Tiara memberi nasehat kepada Nunik karena setiap hari Susi tidak pernah absen menanyai kabar Nunik.


"Yaudah sekarang kamu pergi istirahat aja, pikirkan dengan matang ya, Om sama Tante juga mau istirahat" ucap Tiara berjalan menuju kamarnya.


"Kami juga pergi ya" ucap Mala mengajak Riko pergi kekamar mereka.


Kini hanya Nunik yang tinggal dimeja makan, nunik meminum air putih yang ada didepannya, lalu beranjak pergi.


Didalam kamar Nunik kembali memainkan hpnya, tidak lupa mengecek pesan yang masuk.


"Kapan kamu pulang kerumah?" pesan singkat dari papa Nunik, tanpa membalas Nunik kembali meletakkan hpnya diatas nakas.


"Aku sebaiknya pulang kerumah, aku akan mencoba menerima semua perintah Papa, ini demi kebaikan juga" ucap Nunik.


🌟🌟🌟


Dikediaman Reno dan Kinan.

__ADS_1


Reno, Kinan dan Sisil saat ini sibuk mempersiapkan baju untuk mereka bawa ke Bali, karena besok mereka akan berangkat kebali untuk mengadakan 7 bulanan kandungan Mala.


Sedangkan Opa, Oma dari Mala dan Riko tidak ikut karena mereka sudah semakin tua, sangat mudah lelah.


"Sayang bajunya nggak usah banyak kali dibawa, kita ini bukan mau pindah kesana" ucap Reno saat melihat Kinan memasukkan baju yang banyak kedalam koper.


"Ini hanya beberapa pasang sayang, nggak banyak kok" ucap Mala masih sibuk memasukkan baju kedalam kopernya.


Tok... Tok... Tok....


Sisil masuk kedalam kamar mereka dengan membawa koper kecil yang rusak ditangannya.


"Mah, koper aku rusak aku pinjam koper mama satu ya".


"Koper kamu Yang lainnya mana sayang?".


"Terlalu besar ma, aku mau bawa yang kecil aja".


"Kamu pilih aja ada didalam lemari situ sayang" Kinan menunjukkan sebuah lemari yang berisi berbagai koper.


"Aku mau yang ini aja mah" Sisil menunjukkan koper berwarna Pink untuk iya pakai.


🌟🌟🌟


Reno, Kinan dan Sisil sudah berangkat dari bandara Jakarta menuju bandara Bali, tanpa terasa perjalanan, kini mereka sudah sampai dibandara Bali.


"Kerumah kita dululah sayang, kangen juga sama suasa rumah kita" jawab Reno sambil menarik kopernya menuju mobil yang akan membawa mereka.


Supir pribadi Reno turun dan memasukkan koper bawaan Kinan dan Sisil kebagasi. sedangkan Sisil sudah duduk manis dikursi samping kemudi, Reno dan Kinan masuk kekursi belakang.


Kinan sudah berencana akan datang besok pagi keep kediaman Mala, dan hari ini akan pergi menjenguk kakaknya Mira.


🌟🌟🌟


Acara tujuh bulanan sudah dilewati tahap demi tahap hingga tahap trakhir sudah selesai, semua keluarga memberi selamat dan doa kepada ibu dan calon bayi supaya lahir dengan selamat dan sehat.


Acara tujuh bulanan dihadiri oleh kerabat dekat, Anto dan Ririn dari Jerman juga datang tapi tidak dengan Ridwan dan Mia, mereka sedang ada acara disana hingga kedua orang itu tidak ikut hadir dalam acara Ini.


"Sayang om sama tante pulang dulu ya" ucap Ririn ijin pamit pulang, Mira dan Stevan juga ijin pamit.


"Mah, malam ini kita nginap disini ya" ucap Mala.


"Iya sayang kami akan nginap disini Mama sama Papa juga masih merindukanmu" ucap Kinan.

__ADS_1


"Malam ini Mala tidur sama Mama ya" pinta Mala dengan manja dibahu Kinan.


"Papa tidur sama siapa sayang, masak Papa tidur sama Riko" Reno merengut mendengar ucapan putrinya itu.


"Nggak apa-apa Papa sama Riko aja dikamar tamu, pokoknya malam ini Mala mau tidur sama Mama" bumil itu tidak mau kalah dengan papanya.


"Yaudah Papa sama Mama pergi dulu ya" ucap Tiara mengajak Bram kekamar.


"Ayok mah kita pergi" Mala beranjak dari duduknya dan mengajak Mala untuk pergi kekamar.


"Kamar tamu ada berapa yang kosong Riko" tanya Reno.


"Tinggal satu pah, mau nggak mau kita harus ditidur dikamar yang sama" jawab Riko sambil berjalan.


Saat Riko ingin membuka pintu kamar tamu Reno langsung menyelang Riko.


"Kamu tidur disofa aja aku nggak mau tidur bersama laki-laki dalam satu kamar" ucap Reno.


Reno langsung mengunci pintu alhasil Riko terdampar diruang tengah, Riko berjalan kearah sofa.


"Mertua sama anak sama aja, masak mengusirku dari kamar ku sendiri" guman Riko.


"Masak aku tidur nggak pake selimut?" riko berjalan kearah kamar mamanya.


Tok... Tok... Tok....


"Mah..." panggil Riko.


"Ada apa sayang?".


"Aku tidur dikamar mama dong, mertua ku tidak mau sekamar dengan ku" Riko berbicara sambil berjalan masuk kedalam kamar.


"Pah geser dong, aku mau tidur disini aja" Riko menjatuhkan badannya disamping papanya.


Karena sudah ngantuk Bram tidak banyak protes dia memberi tempat kepada Riko, sedangkan Tiara hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan anaknya itu. Karena nggak mau berdebat Tiara Pun naik kekasur untuk tidur.


Dinginnya AC membuat Riko menarik selimut hingga Tiara tidak mendapat selimut, karena dingin Tiara memeluk Bram dengan erat hingga pagi hari. Ketika bangun pagi Riko terkejut melihat Mama dan Papanya kedinginan akibat ulahnya menarik selimut tanpa memberi sisa kepada Mama dan Papanya.


Riko kembali menyelimuti Tiara dan Bram lalu bergegas keluar dari dalam kamar menuju ruang tamu.


Riko menghidupkan TV sambil rebahan diatas sofa. Mala datang dari arah dapur membawa segelas susu hamil.


"Sayang kamu sudah bangun? Papa belum bangun juga ya?" Tanya Mala sambil berjalan kearah suaminya

__ADS_1


...🌟🌟🌟...


...Jangan Lupa Tinggalkan Jejak Ya...


__ADS_2