GADIS CUTE DAN MANDIRI

GADIS CUTE DAN MANDIRI
Episode 62 Gadis Cute Dan Mandiri Season 2


__ADS_3

🌟🌟🌟


Dikediaman Bram dan Tiara.


"Riko kapan kamu menikah umurmu sekarang sudah 27 tahun sudah saatnya menikah, kamu lihat Papa sekarang sudah tua dan lebih sering sakit, dan Papa mau sebelum Papa meninggal Papa ingin melihatmu punya istri dan anak" ucap Bram ayahnya Riko.


"Tapi Riko tidak mempunyai pacar Pah" jawab Riko lesu, mengingat saat ini dia tidak punya pacar yang serius, Riko memang playboy tapi hanya sekedar kencan saja.


"Bukannya Mala anaknya Reno itu pacar kamu, papa pikir kalian pacaran".


Uhuk... Uhuk... Riko tersendak mendengar ucapan Bram.


"Hati-hati kalau makan sesuatu, ini minum" ucap Tiara.


"Mah, Mama tau sendiri kalau aku sama Mala tidak pacaran dan kami berteman semenjak sekolah dasar, dan tidak ada perasaan apa-apa diantara kami" ucap Riko.


"Baiklah Riko kalau kamu tidak mau menikah dengannya papa akan jodohkan kamu dengan anak sahabat papa yang minggu kemaren kita makan malam bersama" ucap Bram lagi.


"Alamak.... yang makan rakus itu pah? nggak nggak.. Riko nggak mau pah" Riko langsung mengelak.


Riko mengingat minggu lalu makan malam bersama dengan teman papanya dan mempunyai anak yang sangat gendut dan makannya pun sangat banyak, dapat dikatakan seperti orang rakus.


"Riko nggak boleh ngomong gitu" Tiara mengingatkan.


"Pokoknya kalau kamu nggak cari istri bulan ini kamu siap-siap papa jodohkan dengannya" Bram tidak mau dibantah kali ini.


"Ach.... papa nggak seru, aku kekamar dulu ya Pah, Mah" Riko berjalan kekamarnya yang ada dilantai 2.


Riko memasuki kamar itu sudah berbulan-bulan dia tidak tinggal disini karena dia melanjutkan kuliahnya di Jakarta.


Kamar milik Riko bercat putih terlihat bersih, sprei juga berwarna putih, hanya gorden yang berwarna keemasan, kamar yang besar itu ada kamar mandi langsing ruang ganti dan lemari, ada ruang belajar sekalian ruang bekerja untuknya nanti kalau sudah bekerja.


Ada dispenser untuk minum beserta satu kecil kulkas untuk menyimpan makanan disudut ruangan itu, Riko meminta ini karena Riko termasuk orang lumayan malas untuk keluar-keluar dari kamar kalau sudah didalam kamar.


Riko langsung merebahkan badannya kekasur itu, terasa nyaman itulah yang dia rasakan.


"Astaga papa ada-ada saja, masak aku disuruh menikahi anak kawannya atau menikahi Mala" gumannya.


"Kalau aku menikah dengan anak teman papa itu nggak terbayangkan belanjaan tiap minggu berapa, secara makannyakan lebih 3 porsi orang iii..... aku tidak bisa membayangkannya" guman Riko lagi.

__ADS_1


"Kalau misalnya aku menikah dengan Mala yang ada dia menceramahi ku setiap hari, dia kan bawel, yang ada kami perang setiap hari, dulu aja masih sekolah usilnya nggak kira-kira" guman Riko lagi sambil membayangkan kelakuan Mala waktu mereka sekolah di SMA harapan Jakarta.


10 tahun lalu ketika Riko mempunyai pacar bernama Lela, setiap hari Riko menghabiskan jam istrahatnya untuk bertemu dengan sang kekasih, dan hal itu membuat Mala tidak suka.


Hingga muncul akal licik dibenak Mala untuk mengerjai pacarnya Riko.


Siang harinya ketika Riko makan dikantin bersama Lela, Mala menghampiri mereka.


Lela dulu wanita paling cantik disekolahnya begitupun Riko dia orang paling ganteng disekolah itu, hingga banyak yang mengatakan mereka sangat serasi.


"Sayang kamu kok jalan sama cewek lain sih, nanti aku kasih tau papa lho, kitakan sudah tunangan" Mala bergelut manja dipundak Riko.


"Apa maksud kamu Mala? kita nggak ada dijodohkan ya, jangan ganggu aku sana pergi sama teman-teman mu" usir Riko.


Mala pergi dari sana dengan air mata palsunya, sehingga Lela yang tidak tega melihat Mala, memutuskan hubungannya dengan Riko.


Tidak hanya itu saja waktu kuliah juga mala melakukan hal yang sama kepada Riko. dan pernah sekali riko begitu mencintai seorang wanita dan Mala kembali menjahilinya sehingga menyebabkan mereka putus.


Disana puncak kemarahan Riko sampai Riko dan mala berantam dan tidak berbicara selama seminggu lebih.


Tapi Mala yang merasa bersalah meminta maaf kepada Riko, dan Riko memaafkannya, Mala sudah berjanji tidak mengulanginya tapi sayangnya mulai saat itu Riko juga belum menemukan wanita yang cocok untuk berkencan kembali, hingga Riko sudah menjomblo beberapa tahun ini.


Riko tersenyum membayangkan kelakuan nakal sahabtnya itu yang tidak berubah sama sekali mulai Mala masih kecil.


"Achhh... Riko pening Ma" gumannya lagi.


Saat ini riko seperti orang gila berbicara sendiri, tersenyum sendiri, dan juga berteriak-teriak rambut sudah sangat acak-acakan karena pusing mengingat Bram bukan cuma sekali bicara begitu tapi sering.


Akhirnya Riko memutuskan mandi untuk merilekskan pikirannya.


Setelah mandi dan memakai baju santai dia merebahkan badannya untuk istrahat tapi lagi-lagi suara HP mengganggunya.


Mala Calling....


"Aiss anak ini lagi" guman Riko tapi tetap mengangkat telefon itu.


"Ada apa ganggu aja" ucap Riko ketus. walau demikian Mala tidak perah sakit hati ucapan Riko.


"Huhu.... aku merindukan mu sayang ku" Mala bercanda saat melihat sahabatnya itu marah.

__ADS_1


"Sayang kepala lho" ucap Riko lagi.


"Aku beneran ngambek nih" ucap Mala lagi.


"Aku capek nih, Papa nyuruh aku nikah mulu" Riko mengeluh kepada sahabatnya itu lagi.


"Astaga Riko tinggal nikah aja, kok diambil pusing" ucap Mala.


"Tapi aku nggak punya pacar Mala, kita nikah yok" ajak Riko.


"Ogah nikah sama lho".


"Terus gue nikah sama siapa?".


"Haha... nikah sama m*nyet sana hahah kasian udah disuruh nikah". bukannya kasih solusi mala malah mengejeknya.


"Kamu kok kejam sih, kasih aku cewek bening satu lah Mala tapi yang baik hatinya, bantu dulu sahabat mu ini" keluh riko.


"Baiklah akan aku cari nanti, kapan kamu pulang biar aku tunjukin?" tanya Mala.


"Mungkin minggu ini Mala, yaudah aku mau istirahat dulu kamu cari ya cewek tadi. Byee Mala bawel" Riko langsung mematikan hpnya. dia tau kalau Mala dibilang bawel pasti bakal panjang lagi ceritanya nanti.


Hahaha Riko tertawa membayangkan muka Mala saat ini pasti berkerut seperti jeruk purut.


Dan betul saja sedetik kemudian ada notif pesan masuk dari Mala.


"Awas kamu ya, nanti kuhabisi kamu kalau sudah pulang ke Jakarta, mau main-main sama ku ya" begitu lah isi pesan itu, Mala kembali mengamcam Riko.


Padahal Riko tau kalau mereka jumpa nanti bukannya dihabisi tapi malah menempel seperti prangko. begitulah Mala cerewet dan bawel tapi baik, dialah teman perempuan yang dimiliki Riko yang tak retak sampai sekarang.


Riko juga sering menginap dirumah Mala, dan sering bermain-main kesana, Reno maupun Kinan senang menerima Riko dirumah itu.


Reno dan Kinan malah sering menyuruh Mala dan Riko menikah aja biar sama-sama terus.


...🌟🌟🌟...


...Jangan Bosan Ya Gays Seperti Pengumuman Sebelumnya Kalau Habis Ini Kita Akan Menceritakan Riko dan Mala Sampai Seterusnya....


...Semoga Kalian Suka Ya...

__ADS_1


🌟🌟🌟


Jangan Lupa Tinggalkan Jejak Iya


__ADS_2