GADIS CUTE DAN MANDIRI

GADIS CUTE DAN MANDIRI
Episode 90 Gadis Cute Dan Mandiri Season 2


__ADS_3

"Hehe kalau pake baju ini tiap hari lama-lama bau juga sayang, lagian tidak mungkin seorang riko CEO dari perusaan MM memakai baju yang sama setiap hari" ucap Riko terkekeh.


"Yaudah duduk sini yank, biar kita makan kuenya" Mala menunjukkan kursi disampingnya.


"Sayang ini semua kamu yang buat?" tanya Riko memotong kue didepannya dan meminum minuman segar itu.


"Hehe iya sayang, masih belajar sih buat kuenya, enak nggak coba cicip dulu?" Mala menyendokkan kue kemulut Riko, Mala juga memperhatikan ekspresi muka Riko yang tidak memperlihatkan ekspresi apa-apa.


"Enak nggak yang?" tanya Mala lagi tidak sabar untuk dikasih nilai oleh Riko.


"Iya ini sangat enak sayang apalagi kamu baru belajar membuat sudah bisa seenak ini apalagi kalau sudah terbiasa aku jamin bakal tambah enak lagi".


"Yaudah makan yang banyak ya" ucap Mala meminum minuman didepannya.


Selesai dengan makannya setelah satu jam kemudian keduanya memutuskan untuk berenang, melihat air kolam yang begitu biru hingga membuat keduanya ingin bercebur kesana.


"Sayang kalau mau berenang nggak usah pake baju renang ya, banyak laki-laki dirumah ini" ucap Riko.


"Jadi pake apa sayang, masak aku pakai daster yang iya saja lah kalau ngomong" ucap Mala, yang heran mendengar ucapan Riko.


"kok gitu sih sayang?" protes Mala.


"Nggak ada istilah protes atau negosiasi, menurut aja"


Akhirnya Mala berenang dengan baju tidur yang ia pake tadi walaupun begitu Mala sangat senang berenang-renang di dalam air itu.


🌟🌟🌟


Pagi yang cerah berubah jadi siang yang sangat panas, dan kini sudah berubah lagi menjadi sore mala yang saat ini berada dikamar menonton tv, pergi kekamar mandi untuk mandi untuk bersiap pergi ke mall.


"Sayang aku mandi duluan ya kita pergi habis ini" ucap Mala berjalan kekamar mandi.


Saat Mala sudah selesai gantian Riko yang masuk kekamar mandi.


*******


Riko dan Mala sudah sampai disalah satu mall terbesar dibali, hari ini tujuan mereka untuk shoping.


Terlebih dahulu Mala membawa Riko kesalah satu butik, disini Mala memilih bayak baju dengan berbagai model, lalu Mala juga mengambil beberapa baju hamil untuk Ia gunakan saat perutnya besar nanti.


"Sayang udah siap kita kekasir yok" Mala mengajak Riko yang masih duduk dikursi.


"Lama kali sayang aku bosan nunggu, dan baju kamu banyak banget itu mau jualan atau mau diapain?" tanya Riko heran saat matanya tertuju pada keranjang Mala penuh dengan baju.


"Untuk dipakailah kan bentar lagi baju-baju yang dirumah pasti nggak muat" ucap Mala.


Sampai dikasir Mala menyerahkan semua barang kekasir dan dihitung.

__ADS_1


"Semuanya 20jt mbak".


"Mbak barangnya diantar ke alamat ini ya" Riko menyerahkan sebuah kertas berisikan alamat mereka.


"Baik pak, akan segera kami proses.


Selesai belanja baju Mala mengajak Riko membeli tas dan sepatu dan masih banyak yang lainnya.


"Sayang udah ya belanjanya aku sudah capek" keluh Riko.


"Yaudah kita makan dulu yok baru pulang" ucap Mala.


Mereka setuju untuk makan duluan, Mala sudah menginjak kakinya dan melihat seseorang yang ia kenal sedang makan disana.


"Sayang jangan makan disini dilain tempat lain aja" mala mengajak Riko keluar dari sana.


"Kita makan disini aja yang aku sudah capek" ucap Riko menarik tangan Mala masuk kedalam.


Riko dan Mala duduk dikursi yang masih kosong dan memesan makanan sambil menunggu makanannya datang Riko memainkan hpnya.


Tiba-tiba matanya menuju salah satu wanita direstoran itu Riko tersenyum jahil lalu berkata kepada Mala.


"Sayang kamu kenal wanita yang disana nggak" Riko menunjukkan wanita yang ia kenal.


Mala melihat arah telunjuk Riko seorang wanita cantik lalu mukanya langsung cemberut.


"Hahah kamu gemas deh kalau sedang cemburu" goda Riko.


"Bodo amat" jawab Mala kesal.


"Apa karena itu makanya kamu mengajak ku makan direstoran lain?" tanya Riko dan Mala hanya mengangguk.


"Permisi ini pesanan" ucap pelayan sambil meletakkan semua makanan yang dipesan mereka.


"Terima kasih mbak" ucap Mala tersenyum walau hatinya masih cenggel kepada Riko.


"Sayang untuk sekarang dan selamanya aku hanya akan mencintai mu, jadi cepat makan" ucap Riko supaya Mala mau makan.


Selesai makan dulu kembali membuat Mala semakin kesal.


"Sayang kalau dilihat-lihat dia makin cantik ya" Riko melihat kearah wanita yang dihindari Mala.


"Iya cantik sana sama dia aja" ucap Mala tambah kesal.


"Heheh cuman bercanda sayang, sekarang kita pulang aja ya, nanti kamu mikir yang macam-macam lagi tentang aku" ucap Riko menggadeng tangan Mala keluar.


Tapi tiba-tiba dipanggil Stevani mantan kekasih Riko.

__ADS_1


"Riko kamu disini juga ya, apa kabar? ucap stevani mejulurkan tangannya.


"Baik kok" jawab Riko membalas uluran tangan Stevani.


"Kenalkan ini istriku" Rikol mengenalkan mala.


"Inikan sahabat mu waktu merusak hubungan kita kok sekarang jadi istri? dia mencebak mu Ya? " tebak Stevani.


"Yaudah aku pergi dulu ya" Stevani pergi begitu saja dari sana.


*****


Sampai dirumah pun Mala masih diam tidak mau berbicara sepatah kata pun, Riko mencoba membujuknya dengan seribu cara tapi percuma saja bumil itu benar-benar marah sekarang.


"Ternyata istri ku satu ini sangat mencintaiku sampe semarah ini padahal hanya bertemu mantan itupun tidak disengaja" ucap Riko.


Ucapan itu berhasil membuat Mala kembali berbicara.


"Bilang aja kamu senang jumpa dengannya tadi juga lama banget menyalam tanggannya" ucap Mala.


"Tapi aku nggak tau dia disana sayang".


"Tadi aku mengajak mu cari tempat lain buktinya kamu nggak mau" omel Mala lagi.


"Kami tidak bilang alasannya apa berhubung aku sedang capek makanya aku paksa kamu masuk dan makan disana" Riko mencoba membela diri.


"Achhh bodo amat aku mau tidur" Mala membalikkan arahnya membelakangi Riko, Riko langsung memeluk Mala dari belakang dan merapatkan badannya ketubuh Mala.


"Jangan peluk aku".


Tapi Riko tidak melepaskan pelukannya malah memperat pelukannya sampe Mala luluh.


"Sayang kamu nggak marah lagikan?" Riko mencoba membalikkan tubuh Mala menghadap dirinya Riko dapat melihat ada air mata dipelupuk mata Mala.


Riko langsung menghapusnya "sayang aku janji lain kali kalau ada orang yang nggak ingin kamu jumpai bilang ya, biar nggak ada salah, aku minta maaf" ucap Riko mencium kening Mala.


"Sayang maafkan aku, aku terlalu mencintaimu sehingga aku sangat mudah untuk marah" ucap Mala memeluk Riko.


"Janji ya nggak bakal gitu lagi, nggak boleh gatal sama orang" ucap Mala.


"Iya aku janji" Riko mencium pipi Mala yang basah karena air matanya.


"Sekarang kita tidur" Riko memeluk Mala kembali dan mulai memejamkan matanya.


......🌟🌟🌟......


...Jangan Lupa Tinggalkan Jejak Iya...

__ADS_1


__ADS_2