GADIS CUTE DAN MANDIRI

GADIS CUTE DAN MANDIRI
Episode 14 gadis cute dan mandiri


__ADS_3

🌟🌟🌟


"Lama sekali kamu membuka pintu" ucap Siska marah.


"Maaf Ma, Kinan ketiduran" jawab Kinan pada Mamanya.


"Ayok masuk dulu" ucap Kinan sambil berjalan keruang tamu.


setelah mereka duduk disofa yang ada diruangan itu Mama Kinan langsung berbicara tanpa henti.


"Apa yang kamu lakukan pada suami mu? dasar kamu wanita m*rahan nggak punya hati, dari dulu juga aku kurang setuju jika kau menikah dengan Reno, aku lebih suka jika Mira yang menikah dengan Reno, jika Mira yang menikah maka kami tidak akan malu dengan perbuatan mu ini" ucap siska meledak-ledak.


"MA, tenang dulu biarkan Kinan menjelaskan dulu" bela Mira.


"Betul itu Ma, biarkan Kinan berbicara dulu, kita belum memdengar ucapan dia dari tadi" Papa Kinan ikut menimpali


"Kalian sama aja berdua, bukannya membela Mama malah membela anak s*alan ini" Siska begitu marah ketika anak dan suaminya membela kinan.


"Heh, anak sial*n kami tidak mau mendengar alasan mu, saya cuma mau bilang mulai sekarang jangan anggap kami keluargamu lagi, kamu sudah membuat kami malu" omel Siska Lagi kepada Kinan, sedangkan kinan sudah tidak menerima omongan mananya lagi Dia hanya bisa diam mendengar mamanya berbicara.


Mira dan juga Mama Papanya pergi meninggalkan Kinan yang sedang melamun. setelah mereka keluar dari ruangan itu Kinan langsung tersadar.


Hiks.. hiks.. hiks..


"Kenapa jadi begini, aku sudah nggak kuat tuhan" Kinan segera berdiri dan mangambil HPnya segera dia menekan tombol panggil pada nomor Reno. tapi sayang nomor Reno sudah tidak aktif lagi.


Kinan yang marah pada dirinya sendiri langsung membanting HPnya kelantai. kini HP itu sudah pecah, mungkin tidak bisa lagi digunakan.


Aaaaa..... kinan berteriak. kenapa jadi seperti ini, bukan ini yang aku mau, kenapa semua orang pergi dariku hiks.. hiks... Kinan kembali menangis.


"Aku nggak boleh seperti ini, aku harus lakukan sesuatu" Kinan berguman sambil mengambil kunci mobilnya, Kinan langsung bergegas menuju parkiran Mobil, dan pergi kerumah Reno.


Ketika Kinan sudah sampai diperkarangan rumah Reno, Kinan langsung masuk kedalam rumah, tapi sayang yang dicari pun tidak Ada. kebetulan ada pelayan yang lewat didepan Kinan.


"Bik, Mama Papa pergi kemana ya?" Kinan bertanya pada pelayan itu.


"Setau Bibik, Nyonya pergi bertemu dengan pengacara keluaraga prasetio non" jawab pelayan itu sopan.

__ADS_1


"Betul ya bik? kalau Reno sudah pergi keluar negeri?"


"Ia non, den Reno sudah pergi kalau nggak salah den Reno akan menetap disana, Kemukinan den Reno tidak akan pulang Lagi kesini" bibik itu menjelaskan yang dia tau.


"Terimakasih ya bik, saya pulang dulu" ucap Kinan sambil pergi dari Sana mengendarai mobilnya menuju apartemen dengan sangat Kencang.


🌟🌟🌟


Sebulan kemudian.


Pagi ini kinan yang berada diapertemennya sedang siap-siap untuk pergi kekantor memulai aktivitasnya.


Tingtong.... Tingtong....


Suara bel apertemen Kinan, Kinan yang masih berada dikamar segera bergegas keluar untuk membuka pintu siapa yang datang.


"Permisi nona Kinan, saya pengacara keluarga prasetio menyerahkan surat ini, segera Anda tanda tangani dan serahkan kepada saya, ini kartu nama saya jika nona sudah menandatanginya beritahu saya segera" ucap pengacara itu dan segera pergi dari hadapan Kinan.


Kinan masuk kembali kedalam apertemen dan membaca surat itu. Kinan begitu terkejut saat membaca surat itu, ternyata isinya surat perceraian antara dirinya dan Reno.


"Maaf jika aku juga tak akan memperjuangkan rumah tangga kita lagi, dan lagi-lagi kamu membuat aku kecewa, kamu tidak pernah mencari kebenaran tentang semua ini" Kinan berguman lagi sambil menandatangi surat cerai itu dan segera menyimpannya kedalam lemari.


🌟🌟🌟


POV Kinan


Hari adalah hari pertamaku ingin pergi kerja kekantor, karena sebulan ini aku sudah libur hanya diapertemen mengurung diri. Hari ini juga sudah aku rencanakan menjumpai Reno dan akan terbang kelondon untuk mencarinya. tapi ternyata rencana ku tinggal rencana, karena pengacara Reno sudah datang memberikanku surat perceraian Dari Reno.


Pada saat aku membaca surat itu, aku sudah putuskan akan melupakannya. Dan akan menjalani kembali kehidupan ku dengan normal. aku sedih, aku kecewa, tapi semua itu aku buat jadi pikiran positive. segera kuambil kunci mobilku dan bergegas pergi kekantor untuk menjalankan tugas ku sebagai pemilik dari restoran XY. tiba-tiba saat dijalan mobil yang kukendarai melaju dengan cepat dan tidak bisa aku rem.


Brak.....


Mobil yang aku kendarai mengalami kecelakaan tunggal, dan sisanya aku kehilangan kesadaran ku.


🌟🌟🌟


POV Author

__ADS_1


Kini kinan sudah berada dirumah sakit, ketika tabrakan berlangsung, orang yang ada ditempat kejadian langsung membawa Kinan kerumah sakit ZY, kini Kinan sudah ditangani tapi Kinan mengalami pendarahan.


Penyebab dari kecelakaan itu sudah ditangani polisi, polisi juga menemukan ada kejanggalan dari masalah tersebut tapi polisi belum mendapatkan siapa dalang dari semuanya.


Ketika dokter keluar dari ruangan Kinan ditangani keluarga Kinan langsung bertanya pada dokter.


"Bagaimana dengan keadaan anak saya dok? tanya Papa Kinan sedih


"Ia dok bagaimana keadaan adik saya dok" Mira menimpali.


"Keadaan pasian sangat kritis, dia juga mengalami pendarahan yang cukup parah, apalagi mengingat bahwa pasien sedang mengandung, saya permisi dulu" ucap dokter itu sambil berjalan pergi dari sana.


"Kenapa nggak mati aja sih.. sekalian" ucap Siska tidak berperasaan.


"Mah, anak kita sudah sakit bukannya berdoa untuk kesembuhannya malah mendoakannya mati, pake perasaan sedikit Ma" ucap Papa Kinan marah.


"Kamu selalu aja membela anak sialan itu" ucap Siska sambil berjalan meninggalkan mereka disana.


"Mah, tunggu Mama nggak boleh kayak gitu kasian Kinan Mah" ucap Mira mengejar sang mama meninggalkan papanya diruang tunggu.


"Kamu sama Papa kamu sama aja selalu membela anak sialan itu" Siska memarahi Mira yang membela Kinan.


"Tapi kasian Kinan Mah, dari dulu Mama selalu membuat dia sedih, Mama selalu memakinya, sekali ini aja Mama berada didekatnya, Mama doakan dia cepat pulih, jangan sampai Mama menyesal dikemudian hari" ucap Mira panjang lebar, Siska yang mendengar ucapan Mira langsung berhenti berjalan.


Deg...


"Kamu nggak usah menasihati Mama, Mama tau apa yang Mama harus lakukan" ucap Siska marah, menyangkal hatinya yang bergetar mendengar ucapan Mira.


"Ya udah, sekarang Mira antar mama pulang keapertemen dulu ya, biar Mama tenang" ucap Mira lagi menenangkan mamanya.


Akhirnya Mira mengantar Siska keapertemen, setelah mereka sampai Mira kembali pergi.


"Ma, Mira pergi dulu ya, Mama disini dulu" ucap Mira meninggalkan Siska didalam apartemen.


🌟🌟🌟


Hy jangan lupa vote dan like ya ❤❤

__ADS_1


__ADS_2