
🌟🌟🌟
"Bang kita mandi sekarang aja ya, nanti Kak Kinan tau kalau keluar kamar rambut kita basah" ucap Ririn. saat Ririn ingin beranjak dari kasur kekamar mandi dia merasa sakit dibawah sana "Au.." ucapnya.
Anto yang melihat Ririn meringis segera mengambil tindakan mengangkat Ririn dari kasur menuju kamar mandi.
15 menit mereka sudah keluar dari kamar mandi Ririn segera mengeringkan rambut basahnya. sedangkan Anto bergegas kekasur ingin istirahat.
"Dek habis keringin rambut kita tidur dulu ya!, kamu mau aku bantu keringin rambut nggak?"
"Nggak usah bang bentar lagi juga siap kok" jawab Ririn sambilan mengeringkam rambutnya. setalah Ririn selesai dia menyusul suaminya kekasur untuk tidur. saat Ririn ingin menutup matanya, tangan Anto mendarat keperutnya, Ririn yang masih canggung mau mengangkat tangan Anto dari perutnya.
"Biarin gini aja Dek" ucap Anto dengan mata yang sudah mulai tutup.
Jam 5 sore Ririn dan Anto keluar dari kamar menuju ruang tengah, mereka melihat Kinan dan Mala sedang asik bermain. Ririn dan Anto bergabung bersama mereka, tiba-tiba HP Mala berbunyi, Mala segera kekamarnya untuk mengankat telefon itu, ternyata Papa Mala menelfon.
"Hallo sayang Papa, bagaimana kabar kamu sayang?"
"Hallo juga Papa, kabar Mala baik kok Pah, kalau Papa bagaimana?"
"Papa juga sehat sayang, mama kamu dimana, jangan bilang Papa nelfon sama kamu ya, jaga rahasia kita"
"Baik Papa, Mama ada diruang tengah pah, bersama nante Ririn dam om Anto". Oh ya Pa? Papa kapan pulang?"
"Mungkin 1 bulan lagi sayang, Papa akan pindah kebali biar bisa jumpa sama mala terus, Mala mau kan? " tanya Reno
"Hore.... mala mau banget Pa, yaudah Pah Mala mau keruang tengah dulu nanti Mama curiga Pah. Bay.... Papah" ucap Mala sambil melambaikan tangannya kekamera.
"Bay... sayang Papa, jangan nakal ya" ucap Reno mematikan telfon mereka.
Ketika Mala sudah sampai diruang tengah Kinan langsung bertanya.
"Siapa yang nelfon ke HP kamu sayang? kan cuman Mama yang tau nomor kamu?" tanya Kinan penasaran.
"Nggak tau mah katanya salah sambung" bohong Mala, walaupun mala masih kelas 1SD dia sudah mempunyai HP tapi cuman Kinan yang tau nomor kontaknya.
"Kayaknya mulai sekarang aku harus menyimpan HP ku dikamar agar Mama nggak tau ketika Papa menelfon ku" guman Mala dalam hati.
__ADS_1
"Kok kamu termenung sayang?" tanya Kinan saat melihat Mala sedang memikirkan sesuatu.
"Hehe nggak ada Mah, cuman kepikiran aja kalau nanti tante Ririn pergi kita pasti kesepian" bohong Mala pada sang Mama, padahal dia memikirkan HPnya.
"Sayang nanti tante Ririn antar kerumah Mala kalau Om pergi kerja ya, biara Mala nggak kesepian, terus kalau Om sudah pulang kerja Om akan jemput tante Ririn biar om nggak kesepian" ucap Anto memberi pengertian.
"Betul kah itu Om? terimakasih" ucap Mala senang.
"Kapan rencana pindah dari sini dek" tanya Kinan pada Ririn yang asik diam dari tadi.
"Kalau Ririn terserah bang Anto aja kak"
"Mungkin besok pagi kami akan pindah dek Kinan, malam ini masih nginap disini dulu" jawab Anto.
🌟🌟🌟
Ditempat lain Reno sedang asik dengan pekerjaannya dia juga sudah membereskan berkas-berkasnya untuk kembali ke indonesia, tapi hal ini belum dikasih tau kepada Mama Papanya.
Reno mengambil HP nya dari saku celananya dan menelfon mamanya.
"Hallo Ma, bagaimana kabar kalian?"
"Ma, bilang sama Papa juga ya, aku akan pindah kembali keindonesia, aku akan menetap dibali"
"Kok dibali sayang, disana kan kita tidak mempunyai perusahaan, kamu ngapain disana?" tanya Mama Reno heran dengan kata anaknya.
"Mah Reno akan kejar kembali cinta Reno, sampai saat ini Kinan belum menikah lagi, dan ternyata anaknya Kinan yang berumur 8 tahun itu anak Reno juga"
"Darimana kamu tau Reno, kamu yang bilang kalau dulu dia selingkuh didepan mata kamu, sekarang kamu juga yang bilang kalau anak Kinan anak kamu, jangan ngambil tindakan sebelum berpikir Reno " gerutu Evi.
" kali ini Reno nggak salah lagi Ma, Reno udah lakukan tes DNA secara diam-diam, jadi Reno akan berjuang kembali Ma, udah dulu yaa salam sama Papa" ucap Reno sambil mematikan telefonnya.
"Semua urusan penyerahan pemimpin baru sudah aku urus, kayakanya aku bisa pulang lebih cepat dari dugaan ku, aku nggak sabar bertemu anak dan calon istriku" guman Reno tersenyum.
Sedangkan dikediaman Prasetio, Ivan yang baru pulang dari kantor melihat istrinya bari selesai menelfon.
"Siapa yang nelfon mah, kok muka mama cemberut gitu? ".
__ADS_1
"Ini lho pah anak kita berulah lagi, dia mau pulang keindonesia tapi nggak kejakarta tapi kebali mengejar Kinan, kan dulu dia yang bilang meninggalkan Kinan" ucap Evi sambil menceritakan semua yang dikatakan Reno kepadanya.
"Ya udah kita biarin aja dulu mah, biarkan dia bertindak, toh dia itu sekarang sudah dewasa, biarkan dia menjadi dirinya dendiri" ucap Ivan memberi pengertian kepada Evi yang masih cemberut sambil mengomel.
🌟🌟🌟
Selesai makan malam Kinan, Ririn dan Anto berbincang-bincang di ruang keluarga sedangkan Mala sudah pergi kekamarnya untuk belajar sendiri.
"Udah malam, saya duluan istirahat ya besok mau cepat pergi kekantor" ucap Kinan dan segera bergegas kekamarnya untuk tidur sedangkan sepasang suami istri itu masih stay menonton tv.
Didalam kamar Kinan ingin segera kekamar mandi untuk menggosok gigi sebelum tidur, dia juga mengecek hp nya yang berbunyi tanda ada pesan yang masuk.
Kinan tercengang membaca pesan itu isinya "Selamat malam Kinan, bagaimana kabar mu? minggu ini aku pulang keindonesia aku akan datang kerumahmu, ini aku Reno" begitulah isi pesan itu.
Kinan tidak membalas pesan itu hanya membacanya saja beberapa detik kemudian pesan masuk satu lagi "Kalau kamu nggak mau balas nggakpa-pa tapi ingat aku pasti akan menemui mu" itulah isi pesannya. karena kesal Kinan langsung menelfon nomor itu dan diangakat oleh Reno.
"Untuk apa kamu datang kerumah ku aku tidak mengundang mu, jangan coba-coba mampir kesini" Kinan langsung mematikannya.
"Dasar laki-laki tidak ada kerjaan, mengganggu saja" guman Kinan, dan segera bergegas tidur.
🌟🌟🌟
Dilain tempat Anto dan Ririn masih diruang tamu menonton tapi tiba-tiba Anto mengajak Ririn tidur.
"Dek kita kekamar yok istirahat, kita besok harus cepat pergi"
"Ia bang aku juga mau beresin beberapa pakaian untuk dibawa besok" ucap Ririn sambil berdiri mengikuti Anto dari belakang.
Sesampai dikamar Ririn tidak membereskan baju karena Anto sudah menariknya kekasur.
"Bang mau ngapain, aku mau beresin baju dulu"
"Besok aku bantuin, sekarang bantu aku untuk menuntaskan yang ini" ucap Anto menunjukkan sesuatu.
🌟🌟🌟
Jangan lupa like dan vote ya
__ADS_1
Makasih