
🌟🌟🌟
Selesai makan dan bermain sepuasnya Reno membawa Mala pulang kerumah untuk beristirahat.
"Sayang nanti dirumah siap mandi langsung tidur ya, kamu pasti capek kan? besok pulang sekolah Papa bawa kamu jalan-jalan lagi" ucap Reno.
"Terimakasih Papa, Mala senang deh hari ini, kalau Papa nggak sibuk setiap Pulang sekolah kita jalan-jalan ya pah, Mala sebelumnya jarang jalan-jalan hanya sekali itupun sama tante Ririn"
"Mama nggak ngajak jalan-jalan ya"
"Mama selalu sibuk kalau ngajak jalan-jalan paling sekali-sekali itu Pun cepat pulang katanya banyak kerjaan Mama" ucap Mala lagi.
"Ya udah minggu ini biar Papa bawa kamu jalan-jalan sekota bali biar kamu senang ya" ucap Reno.
Sedangkan ditempat lain Kinan yang berada dikantornya sedang sibuk bekerja apalagi hari ini dia mencari seorang asisten sekaligus menjadi supirnya setiap pergi kekantor.
Sudah ada 5 peserta yang diseleksi tapi Kinan masih belum puas dengan kriteria mereka tinggal 1 lagi kandidat yang belum diseleksi oleh Kinan.
Kandidat terkahir seoarang laki-laki Tampan kira-kira berumur 30 tahun yang satu ini Kinan menyukainya, dari segi skill dan juga cara berbicara yang sopan, namamya Steven.
"Baiklah kamu sudah lulus dari HRD dan juga lulus dari saya, jika kamu berkenan dengan imbalan dari perusaan, kamu Sudah bisa bekerja mulai besok" ucap Kinan menyalam kandidat yang terpilih jadi asistennya.
"Baik nyonya terimakasih" ucap Stevan senang.
"Kamu tidak perlu seformal itu memanggil saya, panggil saya kakak saja, saya lebih suka kalau kita seperti kakak adek" ucap Kinan tegas.
Stevan begitu tertegun mendengar ucapan Kinan ini baru pertama dia menjumpai atasan yang menghargai bawahannya sampe mengangap adik.
"Baiklah kak, terimasih atas kepercayaan anda terhadap saya, mudah-mudahan saya tidak mengecewakan anda yang telah memilih saya" jawab Stevan terharu.
Stevan seorang pengangguran sekitar 6 bulan, dia orang yang termasuk golongan rendah kebawah, selama 6 bulan ini dia sudah melamar kemana-mana dan tadi pagi dia melihat lowongan kerja dan langsung melamarnya, ternyata ini rejeki Stevan.
"Saya permisi dulu kak, ini berita bahagia bagi keluarga saya dirumah" ucapnya senang. dan keluar dari ruangan Kinan setelah dipersilahkan keluar.
🌟🌟🌟
Ditempat yang tersembunyi ada seseorang yang sedang marah, dia membanting semua barang yang ada didalam ruangan itu.
"Tidak akan aku biarkan kamu hidup bahagia, sampai kapan Pun aku tetap membenci mu, gara-gara kamu aku jadi hidup susah" gumannya sambil meminum, minuman beralkohol itu hingga dia tertidur dengan mabuk.
🌟🌟🌟
__ADS_1
Sore ini setelah pulang jalan-jalan Reno mengantar Mala kembali kerumah Kinan setelah seminggu lamanya dia bersama Mala. Mobil Reno sudah didepan rumah Kinan dan mereka segera masuk dan disambut baik oleh Kinan.
"Sayang kamu sudah pulang? Mama rindu sama kamu" ucap Kinan memeluk Mala dengan erat.
"Ya sudah kamu kekamar istrahat ya sayang, Mama ada kerjaan" ucap Kinan lagi, menyuruh Mala masuk kamar.
Reno tanpa dipersilahkan duduk, sudah duluan duduk santai disofa.
"Kenapa kamu nggak pulang, masih ngapain disini? Mala kan sudah masuk kamar" ucapnya sinis.
"Kamu ngusir aku? aku mau bicara serius sama kamu. duduklah dulu biar kita bicara dengan rileks" ucap Reno.
"Bicara apa Lagi sih" tanya Kinan kesal setelah duduk disofa.
"Aku mau bicara serius tentang hubungan kita, semua sikap ku dahulu aku minta maaf, dan aku mau kita awali lagi dari awal" ucap Reno memegang tangan Kinan.
Sejenak kinan terbuai dengan ucapan Reno dan tersadar kembali.
"Tidak, aku tidak ingin menjalin hubungan lagi dengan mu"
"Jika kamu tak ingin kembali padaku kenapa kamu tidak menikah Lagi?" Tanya Reno.
"Aku hanya ingin sendiri, aku lebih nyaman seperti ini"
"Sekali tidak, tetap tidak, kamu bersyukur aku memberimu bertemu dengan Mala dan jangan meminta lebih" ucap Kinan tegas.
Sore ini Reno pulang tanpa hasil, Kinan tetap pada pendiriannya, dia tidak ingin kembali kepada Reno.
Sedangkan Kinan yang ditinggalkan masih duduk disofa menunggu kedatangan Anto dan Ririn. tidak menunggu Lama Anto membawa Ririn dan juga beberapa barang untuk dibawa pergi bersama Mala.
"Mala sudah pulang?" Tanya Anto.
"Sudah dikamarnya bang, barang untuk dibawa Mala juga sudah sipersiapkan bibi, bagaimana untuk keberangkatan?".
"Semuanya sudah abang urus nanti Jam 8 kami akan berangkat" ucap Anto sedangkan Ririn hanya bisa diam karena sedih bakal jauh dari suaminya.
"Dek rin... kakak minta maaf ya, gara-gara kakak kamu harus jauh dari suami kamu" ucap Kinan saat melihat mata Ririn seperti orang sedih.
"Nggak apa-apa kok kak, kata bang Anto kami akan sering dijenguk kok kesana" Jawab ririn, tidak mau membuat Kinan merasa bersalah.
🌟🌟🌟
__ADS_1
Jam 7 malam selesai makan malam Kinan pergi kemar Mala, dia ingin bicara baik-baik kepada Mala. saat Kinan masuk dia melihat Mala sedang belajar.
"Mala, kamu belajar ya sayang?"
"Ia mah ada tugas dari sekolah" jawab Mala masih asik belajar.
"Mala malam ini Mala akan pindah kejerman bersama tante ririn, mama akan menyusul kamu kesana, jadi Mala jangan nakal ya disana" ucap Kinan sedih melepas putrinya.
"Kok pergi kesana ma, kenapa nggak disini aja, Mala senang tinggal disini" jawab Mala.
"Sayang ada sesuatu yang nggak bisa Mama ceritakan, sekarang kamu ganti baju sini Mama bantu sebentar lagi kamu akan berangkat" ucap Kinan sambil berjalan kelemari mengambil baju untuk Mala.
"Mala nggak mau pergi Ma, Mala mau sama Mama dan Papa" Hiks... Hiks... Hiks... tangis Mala Pun pecah saat Kinan mengganti baju untuk Mala.
Saat Kinan membawa Mala keluar kamarnya Mala menangis histeris.
"Om Anto Mala nggak mau pergi, Mala mau disini aja sama kalian semua dan juga Papa Reno".
"Sayang ini demi kebaikan kamu sekarang kita berangkat ya nanti disana ada tente Ririn jadi teman Mala" bujuk Anto.
Saat mereka sudah dibandara Mala masih menangis sampe detik-detik Mala berangkat. Kinan Pun sedih melihat anaknya menangis tidak mau pergi, tapi karna keegoisannya terhadap Reno, dia rela jauh dari anaknya.
🌟🌟🌟
Seminggu sudah berlalu Kinan sudah bekerja seperti biasa dia setiap malam menelfon Mala melalui Ririn tapi Mala selalu menolaknya.
Sedangkan reno juga 1 minggu ini selalu menelfon kenomor Mala tapi tidak aktif akhirnya hari ini dia memutuskan menjenguk Mala kerumahnya. saat reno sudah sampai Reno bertanya pada satpam disana.
"Nona kinan pergi kekantor Den, tapi kalu nona Mala sudah seminggu yang lalu pergi nggak tau pergi mana" mendengar jawaban satpam itu Reno memutar arah mobilnya sekarang tujuannya cuma satu.
🌟🌟🌟
Jangan Lupa
Like... Like... Like...
Vote... Vote... Vote...
Dan Juga
Favorite Ya...
__ADS_1
Kasih Hadiah Juga 🌷🌷🌷