
🌟🌟🌟
"Baru Jam 7 yank" jawab Kinan menutup kembali matanya.
Reno yang mendengar ucapan Kinan segera berdiri.
"Sayang, bagaimana dengan Mala pasti dia nanti terlambat sekolah, ayok cepat bangun" ucap Reno.
"Sayang badanku rasanya pegal-pegal, Mala juga sudah aku suruh pak jang yang mengantarnya" ucap Kinan, akhirnya Reno bernafas lega, dan kembali merebahkan badannya disamping Kinan, memeluk Kinan untuk melanjutkan mimpi indahnya yang sempat terjeda.
Jam 10 pagi kedua insan itu baru bangun bergegas mandi, selesai mandi dan pakai baju mereka pergi keruang makan untuk sarapan.
Didalam meja makan banyak menu yang disediakan karena kemaren Reno menyuruh pelayan untuk masak banyak menu setiap hari, mengingat kinan yang selalu doyan makan.
"Sayang kamu makan yang banyak ya" ucap Reno sambil meletakkan beberapa lauk dipiring Kinan. sekarang Reno yang jadi istri karena dia lebih sering melayani Kinan.
"Ia sayang aku pasti makan banyak, soalnya makanannya enak semua hehe" ucap Kinan sambil tertawa.
"Sayang nanti habis jemput Mala baru kita kedokter ya" ucap Reno yang dijawab anggukan oleh Kinan dia sudah tidak sabar untuk memakan makanannya.
"Sayang nanti aja ngomongnya ya, aku udah lapar" ucap Kinan, Reno hanya tertawa ringan mendengar ucapan istrinya.
Sekarang Reno sudah memarkirkan mobilnya ditepi jalan menunggu Mala keluar, 15 menit berlalu tidak ada tanda-tanda Mala akan muncul akhirnya Reno memutuskan keluar dan bertanya pada satpam disana karena semua murid sudah keluar.
"Maaf pak saya mau bertanya, murid yang bernama Mala kok belum keluar ya?" Tanya Reno.
"Maaf pak semua murid sudah keluar dari sekolah dan tadi saya lihat ada seorang laki-laki menjemput anak bapak" jawab satpam itu.
Dengan panik Reno segera kemobil untuk menemui Kinan.
"Sayang katanya Mala tadi Sudah dijemput oleh seorang laki-laki" ucap Reno sedikit tenang takut Kinan akan stres mengingat Kinan sedang hamil muda.
"Aku juga belum tau sayang, kita kerumah dahulu ya aku antar kamu, biar aku cari Mala" ucap Reno lagi masih menunjukkan muka tenangnya padahal jantungnya sudah senam daritadi.
Reno segera melajukan mobilnya menuju rumah mereka.
"Sayang kamu kok tenang gitu sih, kita nggak tau lho Mala dimana" ucap Kinan marah saat melihat muka Reno masih santai.
"Hiks... Hiks... sayang ternyata papamu tidak perduli dengan mu" ucap Kinan menangis.
__ADS_1
"Sayang kamukan lagi hamil jadi jaga kesehatan dulu ya, kamu dirumah aku akan mencari Mala dengan anak buahku" ucap Reno.
"Tapi nggak kek gini juga caranya" bentak Mala.
Dengan sabar Reno menjelas kepada Kinan kalau dia akan mencari Mala semaksimal mungkin kalau perlu dia akan mengerahkan semua orang-orangnya menacari Mala.
"kita lapor posisi aja bang aku ngga mau Mala kenapa-napa" rengek Kinan lagi.
"Polisi mau mencari kalau hilang sudah 24 Jam sayang, kamu sabar dulu ya" ucap Reno menenangkan Kinan yang menangis dari tadi, ketika mobil sudah sampai depan rumah, Reno mengantar Kinan kedalam kamar baru dia pergi lagi.
"Sayang kamu disini aja ya, jaga anak kita yang disini, aku akan mencari Mala" ucap Reno memegang perut Kinan yang masih rata.
Reno segera pergi kemobilnya tiba-tiba ada yang menelfon nomornya dengan nomor Di privatekan.
"Hallo"
"Hallo dengan Reno Prasetio? saya seorang anak buah dari lawan bisnis anda, saya mengetahui anak anda dimana sekarang" ucapnya diseberang telfon.
"Dimana anak saya, jangan macam-macam kepada anak saya, kalau sampai terjadi kepadanya saya pastikan saya sendiri yang akan membunuh anda" ucap Reno marah.
"Haha, sebelum anda membunuh saya, saya duluan yang membunuh anak anda jika anda berani kepada saya" ancamnya lagi.
"Mudah saja, saya hanya ingin anda tadang kegedung XX bawa istri anda nanti malam Jam 3 sore dan jagan bawa siapa-siapa selain itu" ucapnya tertawa lagi.
"Saya tidak akan membawa istri saya dalam bahaya kamu pikir saya bodoh" ucap Reno.
Klik....
Telfon dimatikan oleh sepihak dari musuh.
Reno kembali menelfon nomor itu berkali-kali tapi tidak dijawab lagi.
Reno langsung menelfon anak buahnya.
"Saya mau nanti Jam 3 sore bawa anak buah kamu semuanya tanpa tertinggal satupun kegedung XX terlebih dahulu jemput saya dan istri saya dari rumah" ucap Reno panjang lebar.
Reno segera kesekolahnya Mala dan bertanya pada satpam disana.
"Permisi pak saya orang tua Mala saya ingin bertanya seperti apa ciri-ciri orang yang menjemput anak saya?" Tanya Reno.
__ADS_1
Satpam itu menyebutkan ciri-ciri yang menjemput Mala tapi dia tidak bisa menebak dis dalang dari semua itu.
"mungkin bukan orang bersangkutan yang menjemput Mala makanya saya tidak mengenalinya" batin Reno.
"Pak saya ingin bapak mengecek CCTV siapa tau saya mengenali orang tersebut, soalnya dari ciri-cirinya saya tidak mengenalinya" ucap Reno.
"Maaf CCTV itu sedang bermasalah jadi kita tidak bisa melihat hasil rekamannya" ucap satpam itu.
"Aaarrrh..... " ucap Reno mengusap kepalanya dengan kasar.
Reno segera melajukan mobilnya lagi kerumah menemui Kinan, setelah dia sampai dia melihat Kinan duduk dirunag tamu, lagi memikirkan sesuatu.
"Sayang dimana Mala?" Tanya Kinan.
"Sayang maafkan aku, kayaknya lawan bisnis ku yang dari London yang terlibat dalam masalah ini, jadi kamu tenang ya aku akan menyelamatkan kalian" ucapnya memeluk Kinan dengan erat.
"Kamu itu gimana sih, mencari Mala pun tidak bisa, kalau kamu nggak bisa mencarinya biar aku yang pergi mencarinya" ucap Kinan hendak pergi tapi ditahan oleh Reno.
"Reno menangis menahan Kinan supaya tidak pergi, sayang tenanglah dulu, aku minta maaf tidak bisa menjaga kalian dengan benar" ucap Reno menenangkan Kinan yang sedang marah.
"Kalau begitu pergi dari rumah ini jangan pulang sebelum Mala ditemukan" ucap Kinan marah.
"Sayang aku mau bicara padamu tapi kamu jangan marah yah, sebenarnya lawan bisnis ku yang menculik Mala dia ingin kita kesana Jam 3 sore tanpa membawa siapapun selain kita berdua"
"Yaudah ayok siap-siap sudah mau sore aku mau lebih cepat kesana sebelum jam 3" ucap Kinan ingin pergi dari hadapan Reno.
"Sayang apa kamu yakin ingin kesana bersama ku?" Tanya Reno lagi.
"Aku akan berkorban untuk anakku tidak seperti kamu cuman diam aja nggak berbuat apa-apa" ucap Kinan menyalahkan Reno.
Reno mengikuti Kinan kedalam kamar dan mereka mandi bersama setelah selesai Kinan memakai gaun mini yang membuatnya menjadi terlihat lebih muda dari perkiraan umurnya.
"Sayang jangan pake baju gitu pake celana aja biar mudah berjalan kalau ada apa-apa" ucap Reno.
"Udahlah cepat, lihat jam itu aku nggak sabar menemui Mala" ucap Kinan.
Mereka berjalan kedepan rumah sudah banyak mobil yang menunggu mereka, Kinan dan Reno menaiki mobil yang disetir oleh anak buah Reno.
🌟🌟🌟
__ADS_1
...Jangan Lupa Tinggalkan Jejak Ya...