GADIS CUTE DAN MANDIRI

GADIS CUTE DAN MANDIRI
Episode 30 Gadis cute Dan mandiri


__ADS_3

🌟🌟🌟


Reno mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi, dia tidak sabar untuk bertemu Kinan dan bertanya apa maksud Kinan membuat seperti ini.


Reno sudah sampai di XY Group dia langsung masuk dan naik kelantai 10 padahal customer service sudah meneriakinya, tapi Reno tidak mendengarkannya. saat Reno sudah sampai didepan pintu CEO Reno hendak membuka pintu tapi rekretaris Kinan menghalanginya.


"Permisi pak, bapak tidak boleh masuk tanpa seijin saya dulu, ada perlu apa bapak dengan nona Kinan?"


"Saya ini calon suaminya jadi kamu jangan larang saya untuk tidak masuk" ucap Reno marah dan membuka pintu, Reno dapat melihat wanita cantik itu sedang fokus bekerja.


Saat Kinan sedang asik bekerja matanya menagkap sesuatu, ada Reno didepan Pintu yang sedang marah-marah.


"Nana kamu boleh keluar, biarkan dia masuk" ucap Kinan. Nana adalah sekertaris Kinan langsung pergi karena disuruh keluar, Nana segera pergi dari sana dan melanjutkan pekerjaannya.


Kinan dan Reno sudah duduk disofa dan memulai percakapan penting mereka.


"Kemana Mala kok nggak bisa lagi ditelfon nomornya? kata satpam mu dia Sudah pergi seminggu yang lalu" ucap Reno masih tenang.


"Mala sudah aku sembunyikan agar kamu tidak bisa menemukannya" jawab Kinan santai.


"Kinan aku sudah lembut meminta padamu jangan kamu pisahkan aku dengan Mala, jangan sampe aku berbuat kasar, aku tunggu 3 hari lagi kalau kamu tidak memberitahu dimana dia aku akan berbuat sesuatu padamu" ucap Reno mengancam.


"Aku tidak takut padamu, Dan sampai kapan Pun aku akan menjauhkan Mala darimu" jawab Kinan yang tak mau kalah dengan Reno.


Mendengar jawaban Kinan, Reno langsung naik pitam.


"Apa maksudmu Kinan? sudah Lama aku meminta kepadamu dan juga meminta maaf kepadamu tapi kamu tetap pada pendirian mu" ucap Reno sudah nggak sabar lagi dengan Kinan.


Reno sudah menindih tubuh kinan diatas sofa, dan berbicara lagi.


"Inikan yang kamu mau? aku berbuat nekat" ucap Reno masih diselimuti dengan muka yang sangat marah.


"Jangan macam-macam Reno aku tidak suka kekerasan" ucap Kinan yang sudah takut melihat wajah Reno.


"Aku tidak takut dengan ancaman mu, sekarang nikmati saja" ucap Reno memulai aksinya. tak lupa Reno memecet remot untuk mengunci pintu supaya tidak ada orang yang masuk.


Kini Reno sudah membuka cel*nanya dan mengibaskan r*k kinan keatas tanpa membuka seluruh pakaian, karena tujuannya kali ini membuat kinan h*mil dan kembali kepadanya.


Reno membuka sesuatu penghalang disana supaya dia bisa menembus Kinan sedangkan, Kinan sekarang sudah menangis dan diselimuti ketakutan.


Reno kini sudah mulai penyatuan dengan Kinan, dimulai dengan irama pelan hingga irama yang kencang untuk mendapat puncaknya, entah sudah beberapa kali Reno menyemburkan bibitnya kepada Kinan diapun sudah mulai lupa. satu Jam baru Reno menghentikan aksinya, badannya yang lemas menindih Kinan diatas sofa yang sama-sama lemas dengannya.


Jangan tanya seperti apa muka Kinan sekarang , rambut yang berantakan serta make Up yang sudah terhapus oleh Air mata dan kringat.

__ADS_1


"Angkat badanmu dari tubuhku, dan jangan harap aku akan memaafkanmu" ucap Kinan marah.


"Aku tidak akan meminta maaf tentang hal ini, dan aku pastikan kamu akan mendapatkan hal yang sama jika dalam 3 hari ini kamu tidak memberitahuku dimana Mala tinggal" ucap Reno sambil beranjak dari sofa. Reno segera memakai celananya tanpa mandi terlebih dahulu dan pergi dari sana.


Didalam mobil Reno menelfon seseorang.


"Saya mau kamu cari anak saya sampai ketemu, kalau bisa seluruh dunia kamu Cari" ucap Reno kepada orang diseberang.


Sedangkan Kinan saat ini masih setia diatas sofa, dia menutup kembali pintunya dengan memecet remot. Kinan yang masih lemas dengan perlakuan Reno padanya tidak sanggup untuk kembali bekerja.


"Dasar laki-laki br*sek, sampai kapan Pun aku tetap pada pendirianku" gumannya kesal, tanpa dia sadari dia tertidur disofa sampe Jam 5 sore.


Kinan segera bergegas kekamar mandi untuk membersihkan diri dahulu sebelum pulang kerumah.


Kinan sudah sampai dirumahnya, dan segera bergegas kekamar untuk istrahat kembali, sebelum masuk kamar dia perpesan pada pelayan disana.


"Bik, tolong makan malam saya diantar kekamar ya!" ucap Kinan sambil berlalu kekamarnya. didalam kamar Kinan mencoba menelfon Ririn.


"Hallo dek Rin, bagaimana kabar kalian, dimana Mala?"


"Mala lagi bermain sama Mama dan Papa, disamini mereka sangat menyayangi Mala seperti cucu sendiri, makana sekarang Mala sudah betah disini" ucap Ririn diseberang telfon.


"Baiklah Rin, kakak matikan telefonnya dulu ya" ucap Kinan, setelah mendapat jawaban Ririn Kinan mematikan telfonnya.


🌟🌟🌟


"Sayang kita main-mainnya besok lagi ya Oma sama Opa sudah Capek nih" ucap Mia mamanya Anto.


"Ya udah deh Oma, kita duduk dibelakang rumah yok Oma! Mala mau berenang" ajak Mala.


"Mala sama Oma aja ya, Opa pengen Mandi dulu" ucap ridwan papanya Anto.


"Ya udah Opa Mandi aja, Mala sama Oma aja, ayok Oma kita pergi" ajak Mala menuntun Mia kebelakang rumah.


Saat mereka berjalan Ririn datang dari atas,


"Mah, mau kemana?" Tanya Ririn pada Mama mertuanya.


"Mala katanya mau berenang nak"


"Mama pasti sudah capek biar aku aja yang temani Mala" ucap Ririn menawarkan dirinya.


Akhirnya Ririn yang menjadi menemani Mala berenang, saat Ririn melihat Mala enak-enaknya berenang HPnya berbunyi, melihat nama yang tertara dilayar HP itu My husband, dengan senang Ririn mengangkatnya.

__ADS_1


"Hallo sayang kamu lagi dimana" Tanya Anto.


"Ini Bang, lagi menemani Mala berenang dibelakang rumah, abang kapan kemari?"


"Kan baru 3 hari abang disini Ada 4 hari lagilah abang disini baru kesana" ucap Anto


"Padahal aku kangen abang" ucap Ririn manja.


"Nanti kalau abang pulang, kamu peluk-peluk abang sampe puas ya, biar rindunya terobati" ucap Anto terkekeh.


"Tapi aku juga rindu itu" rengek Ririn tanpa menyebut apa-apa.


"Rindu apa sayang" ucap Anto pura-pura nggak tau padahal dia tau yang dikatakan Ririn, karena setiap ririn inginkan sesuatu, pasti cuman bilang "Pengen Itu".


"Masak nggak tau sih bang" ucap Ririn kesal.


"Haha... abang tau kok sayang, nanti kalau abang sampe sana ya, kamu bebas lakukan apapun terhadap abang" canda Anto.


"Yaudah deh Bang kayaknya Mala sudah siap berenang, Bye my husband" ucap Ririn melambaikan tangannya.


"Bye sayang, hati-hati disana ya jaga mata jaga hati" ucap Anto sambil bernyanyi.


"Abang lebay ach... udah ya bye.." ucap Ririn mematikan TelefΓ³n.


"Sayang sudah berenangnya ya, Mala mandi yok biar istirahat Mala pasti capek kan" ucap Ririn pada Mala.


"Bentar Lagi ya tante, Oh ya tante mama ada telfon nggak? Mala kangen mama" ucapnya sedih.


"Setiap hari mamanya Mala nelfon katanya kangen Mala tapi Mala selalu menolak untuk bicara sama Mama, kan Mamanya Mala jadi sedih" ucap Ririn supaya Mala mau menelfon dengan Kinan.


🌟🌟🌟


...Jangan Lupa...


...Like......


...Vote......


...Komen......


...Dan...


...Kasih Hadiah...

__ADS_1


...Ya 🌷🌷🌷...


__ADS_2