GADIS CUTE DAN MANDIRI

GADIS CUTE DAN MANDIRI
Episode 17 gadis cute dan mandiri


__ADS_3

🌟🌟🌟


"Aku juga suka dengan hasil presentasi mereka" jawab Anto lagi.


Mendengar jawaban Anto membuat Kinan yakin kalau dia akan memilih perusaan GF untuk membangun pabrik mereka di singapur nanti.


"Baiklah saya suka dengan hasil dari perusaan GF maka dengan ini saya katakan kalau kita resmi bekerja sama. jawab Kinan penuh dengan wibawa.


Setelah semuanya keluar ruangan itu Kinan masih duduk disana dan menyuruh Anto keluar duluan.


"Kakak duluan keluar ya nanti aku menyusul ucap Kinan" mendengar ucapan Kinan Anto segera keluar dari ruangan itu meninggalkan Kinan dan juga seorang laki-laki yang tak lain Reno dan sekretarisnya.


"Bagaimana kabar mu reno " tanya Kinan santai.


"Seperti yang anda lihat, saya tidak menyangka jika kita akan bekerja sama dalam proyek ini" ucap Reno sambil menyuruhnya sekertarisnya keluar dari ruangan itu hingga tersisa Kinan dan Reno disana.


"Saya juga tidak menyangka, karena saya pernah mendengar kalau seorang Reno tidak akan kembali menginjakkan kaki keindonesia" ucap Kinan menyindir.


"Sebenarnya saya tidak ingin tinggal disini, tapi karena kerja sama ini makanya saya pulang keindonesia. dan kemungkinan saya akan tinggal disini selama 1 bulan lebih, karena banyak yang bekerja sama dengan perusaan saya" jawab Reno panjang lebar.


"Baiklah senang bekerja sama dengan anda saya permisi dulu" ucap Reno lagi dan meninggalkan Kinan yang masih duduk.


Kinan segera bergegas keluar dari ruangan itu dan menemui Anto yang sudah menunggu dilobi, saat Kinan masuk Anto langsung menyerbu dengan banyak pertanyaan.


"Aku melihat dia, mulai dari awal kita masuk keruangan itu dia selalu memperhatikan mu, apa kalian saling mengenal?" tanya Anto penasaran


"Dia adalah mantan suamiku, dia juga ayah dari Mala" jawan Kinan


"Pantas mukanya dengan Mala agak sedikit mirip".


"Bukan hanya mirip tapi banyak kemiripan antara mereka, apalagi sifatnya yang peduli kepada orang lain" jawab Kinan tanpa sadar memuji Reno.


"Ya sudah kita kemana sekarang?"


"Kita menjemput Mala saja, tadi aku perpikir kalau hari ini kita lambat pulang dan Ririn juga masih disana menunggu Mala pulang sekolah"

__ADS_1


"Baik nyonya" jawab Anto bercanda dan segera mengendarai mobil itu hingga sampai didepan sekolah mala, kebetulan Mala dan Ririn sedang menunggu taksi, Kinan segera membuka mobil dan keluar menjumpai Mala.


"Sayang bagaimana sekolahmu hari ini"


"Mala belajar dengan baik Mah, nanti Mala tunjukin sama Mama nilai Mala hari ini" jawab anak kecil itu riang.


"Wahh bagus dong" ucap Anto datang dari belakang Kinan.


"Wahh ada Om Anto, Mala mau dong digendong sama Om" ucap Mala, segera Anto mengangkat anak kecil itu dan menggendongnya, membawa kedalaman mobil dan diikuti oleh Kinan dan Ririn.


Tidak jauh dari mereka ada sepasang mata yang melihat mereka "ternyata dia sudah menikah kembali, dan mempunyai anak. berbeda dengan ku yang sampai saat ini belum menemukan wanita yang pas untukku" ucapnya sambil mengendarai mobilnya pergi meninggalkan tempat itu. Dia adalah Reno semenjak Kinan masuk mobil, Reno memperhatikan gerak-gerik Kinan dan sampai mengikuti kemana arah tujuan Kinan.


Karena mala ingin bersama Anto maka kali ini kembali Kinan yang mengendari mobil untuk pulang kerumah. Ririn duduk disamping Kinan sedangkan Anto dan Mala kursi belakang bermain-main.


Setelah mereka sampai dirumah, mereka segera masuk kedalam dan duduk diruang tamu termasuk Ririn.


"Rin kamu suruh yang lain buatkan kita minuman yah" suruh Kinan pada Ririn.


"Baik Kak" ucap Ririn sambil berjalan riang kedapur menemui Ani untuk membuat kopi bagi mereka.


"Bang apa Abang nggak berniat menikah lagi" tanya Kinan pada Anto.


"Untuk saat ini belum dek, aku belum bisa melupakan mendiang istriku".


"Tapi itu udah lama kak, buka hati abang buat perempuan lain" Kinan merberi nasehat kepada Anto.


"Terus apa kabar dengan Kinan yang sampai saat ini belum menemukan laki-laki yang pas untuk pendamping hidupnya" Anto kembali menyinggung Kinan.


"Aisss abang kok nyinggung aku sih, kita itu beda, kalau aku sudah ada Mala menjadi teman ku sedangkan kakak nggak adakan? bagaimana kalau aku jodohkan abang dengan ririn?".


"Kok dia sih dek, nggak ada yang lain ya?"


"Kalau aku cuman menyarankan Ririn saja, aku suka dia kalau jadi istrimu, dia juga sudah aku anggap sebagai adikku, dia yang menemani ku disini selama ini".


"Baiklah kalau itu mau mu adikku, aku akan mendekatinya" jawab Anto serius.

__ADS_1


Saat kinan dan anto sedang berbincang-bincang datang Ririn membawa minuman menyejuk dahaga. diluar dari dugaan Anto Kinan langsung memberi tahu niat Kinan dan juga Anto.


"Dek ririn kamu nggak menikah dengan Anto?"


Ririn yang sedang minum langsung tersendak mendengar pertanyaan Kinan, Anto yang ada disamping Ririn memberi tisu kepada Ririn, untuk meng-lap minuman yang tumpah di muka Ririn.


"Memangnya kak Anto mau sama saya cuman seorang PRT Kak" tanya Ririn pada Kinan sambil melihat muka Anto yang merah mendengar jawaban Ririn.


Hahahah Kinan langsung tertawa lepas, "abang kok mukanya merah, jangan-jangan abang menyukai Ririn sejak lama" ucap Kinan sambil mengejek sang kakak, sedangkan Anto maupun Ririn hanya diam mendengar ucapan Kinan.


"Udah achh saya pulang dulu, semuanya kamu yang atur dek aku mau istrahat dulu ke apertemen" karena malu Anto segera bergegas pergi, tanpa sadar membawa gelas minumannya.


"Bang, abang bukan ABG lagi jangan salah tingkah gitu tinggalin gelasnya" Ejek Kinan lagi, melihat hal itu Ririn tertawa dalam hati. Sedangkan Anto langsung meletakkan gelasnya dimeja dan bergegas pergi.


Dret... Dret.... HP Kinan bergetar segera dia mengangkat panggilan itu.


"Hallo ini siapa ya?" kinan bertanya pada orang yang siberang telfon karena nomor baru.


"Kinan ini papa, kamu pulang ya nak, Mama kamu sakit"


"Baik Pah Kinan berangkat kesana?" jawab Kinan langsung mematikan telfonnya.


Ririn yang ada didekat Kinan heran melihat ekspresi wajah Kinan yang tadi ceria berubah sedih. Kinan langsung bergegas mengajak sang putri untuk bersiap dan juga Ririn.


"Rin, kita akan pergi kejakarta kamu beres-beres ya, Mama Kakak lagi sakit" Ririn yang mendengar ucapan Kinan langsung pergi kekamarnya untuk bersiap sama seperti Kinan. 1 jam kemudian mereka sudah siap berangkat. mereka diantar oleh sopir Kinan menuju bandara. didalam mobil Kinan menelfon seseorang.


"Hallo bang hari ini Aku, Mala dan juga Ririn akan pergi kejakarta Mama aku lagi sakit" ucap Kinan pada sang abang bernama Anto.


"Baiklah Kinan kalian hati-hati dijalan kalau nanti proyek kita ini sudah selesai aku akan menyusul kalian kesana" ucap Anto dari seberang telefon.


Jam 5 sore Kinan, Mala, dan Ririn baru mendarat dibandara, Kinan langsung menyetop taksi untuk mengantar mereka kerumah sakit Z.


🌟🌟🌟


Jangan lupa vote dan like ya ❤❤

__ADS_1


__ADS_2