GADIS CUTE DAN MANDIRI

GADIS CUTE DAN MANDIRI
Episode 72 Gadis Cute Dan Mandiri Season 2


__ADS_3

🌟🌟🌟


Baju kemeja itu sangat kebesaran untuk Mala, namun hal itu membuat dia bertambah imut memakainya.


"Terimakasih iya, sana kerja lagi aku mau tidur" Mala mengusir Riko.


Riko keluar dari ruangan itu untuk memulai pekerjaannya, sebenarnya Riko saat ini banyak pekerjaan yang menumpuk tapi dia menyempatkan diri menjemput Mala dari bandara.


Riko yang lelah menghibur diri dengan menggoda sahabat yang sudah menjadi istrinya itu. Riko pria normal saat melihat tubuh Mala hanya dililit handuk kecil tiba-tiba jiwa kelakiannya timbul, tapi dia mencoba menahan karena mereka sudah berjanji tidak akan melakukan itu.


Makan malam bersama dirumah Bram yang dulu hanya tiga orang sekarang sudah mejadi empat orang.


Mereka berempat makan dengan diam. setelah selesai makan mereka mengobrol ringan.


"Nak Mala jadi apa rencanamu untuk kedepan, apa kamu mau kerja atau tinggal dirumah ini aja bersama mama?" tanya Tiara.


"Hehe rencana mau cari kerja mah, kemaren papa Reno sudah bilang sama mala kalau mau kerja, Mala melamar aja diperusaan mama yang ada di Bali ini" ucap Mala.


"Kalau kamu mau kerja mending kerja diperusaan papa saja, kamu bisa bareng terus sama Riko" ucap Bram memberi saran.


"Nantilah Pa, Mala pikir-pikir lagi" ucap Mala tersenyum kaku karena mala juga segan menolak tawaran papa mertuanya.


Didalam kamar Riko dan Mala sudah masuk kedalam kamar Riko, kasur yang besar itu membuat dua orang itu bisa tidur berjuahan.


"Riko, bagaimana kalau dihari esok kita menemukan orang yang cocok untuk diri kita masing-masing keputusan seperti apa yang akan kita ambil? tanya Mala.


Riko yang asik dengan ponselnya tiba-tiba menghadap kearah mala.


"Bagaimana kalau menurutmu" tanya Riko balik.


"Tau achh.... Ditanya malah nanya balik" Mala kesal dengan pertanyaan Riko.


Tiba-tiba Riko langsung memeluk erat tubuh Mala yang mungil itu.


"Aduh sayang aku marah, nanti kalau kamu menemukan laki-laki yang cocok kamu omongin bagus-bagus ya" Riko melepas pelukannya.


"Janji iya kita bakal tetap jadi teman yang baik, nggak ada dendam satu sama lain" ucap Mala.


"Iya kamu tenang aja, memangnya kamu sudah ada naksir seseorang?" tanya Riko.


"Belum sih, cuman mau jaga-jaga aja".

__ADS_1


"Kalau belum ada ngapain diomongin, mungkin sebelum kamu jatuh cinta sama orang lain, kamu udah duluan jatuh cinta sama babang Riko yang ganteng ini" Riko menunjukkan dirinya dengan percaya diri.


"Heh..... mungkin kamu yang jatuh cinta sama ku, bukan aku jatuh cinta samu" omel Mala tidak terima dengan ucapan Riko.


"Ok kalau begitu siapa yang jatuh cinta bakal kena hukuman ya" ucap Riko.


"Ok siapa takut".


Kedua orang itu sebelum tidur dan habis bangun selalu ada-ada saja permasalahan yang mereka bahas, sangat jarang akur, tapi terasa nyaman untuk selalu bersama tidak ada keterpaksaan untuk tinggal bareng dan tidur bareng.


Malam sudah berganti dengan pagi, pagi ini mala bangun duluan dan melihat Riko masih nyenyak dan sangat dekat dengan dirinya. Mala tidak sadar kalau Riko memeluk dirinya saat tidur, saat itu juga Mala langsung mengangkat tangan Riko dengan kasar.


"Auu tangan aku sakit kami apa-apaan sih?" Riko kesal saat tidurnya terganggu dan tangannya sakit.


"Kamu yang apa-apaan, ngapain kamu peluk-peluk aku pas tidur, kamu modus ya?" tuduh Mala sambil jarinya menunjuk muka Riko.


Riko langsung menampar tangan Mala.


"Tangan mu itu,m sopan sedikit jangan anggap aku Riko yang dulu, sekarang aku suamimu" ucap Riko kesal.


"Dan kalau aku meluk kamu itu masih wajar masih untung aku nggak maksa kamu melayani ku, lagian akukan tidur mana tau aku meluk guling atau meluk kamu" Riko menggerutu panjang lebar karena kesal dengan tingkah Mala.


Mala menyiapkan baju untuk Riko bekerja, tidak lupa Mala juga menyiapkan baju serta perlengkapan dalam untuk Riko, selama Mala menikah dengan Riko akhirnya Mala tidak malu lagi untuk melihat dan memegang celana kecil Riko.


"itu bajumu sudah aku siapkan, kamu tunggu aku ya, kita sama-sama turun"


"Hmmm" Riko masih kesal dengan Mala.


Kini sepasang suami istri itu turun kebawah untuk meja makan, disana sudah duduk cantik Bram dan Tiara.


"Pagi Pah, Pagi Ma" Ucap mereka bareng.


"Wah kompaknya" Ucap Tiara kagum.


Pagi ini Mala melayani suaminya dimeja makan, dan mengantar suaminya kedepan untuk pergi kerja.


"Riko nanti aku ijin kerumah tante Mira ya, tadi malam tante menyuruhku datang kerumahnya" ucap Tiara sebelum Riko masuk kemobilnya.


"Iya tapi cepat pulang iya nanti mama marah lagi kalau kamu pergi lama-lama padahal baru nyampe dirumah ini" ucap Riko.


Setelah Riko pergi Bram dan Tiara keluar dari dalam rumah, Bram juga akan berangkat kekantor.

__ADS_1


Mobil Bram sudah pergi meninggalkan halaman rumah itu kini tertinggal Tiara beserta Mala.


"Sayang hari ini kita cari aktivitas yok, Mama bosan dirumah terus" ucap Tiara.


"Gimana ya mah? hari ini Mala mau kerumah tante Mira" sambil menggaruk kepala yang tidak gatal.


"Gimana kalau mama ikut Mala aja, biar nggak suntuk dirumah ini" ajak Mala, dengan senang Tiara meng-iyakan ajakan Mala.


"Yaudah mama siap-siap dulu ya, bye sayang" Tiara berlari kecil menuju kamarnya, mungkin karena jarang pergi kemana-mana jadi dia merasa sangat senang.


Tidak menunggu lama kedua perempuan itu sudah siap tinggal berangkat.


"Sayang kita bawa supir atau bagaimana?" tanya Tiara.


"Nggak usah mah, Mala aja yang menyetir biar kita bebas" Mala memberi usul.


"Pintar juga menantu mama, yaudah yok cussss berangkat" ucap Tiara menggandeng tangan menantunya.


🌟🌟🌟


Jeslin baru pulang sekolah melihat mamanya lagi asik menata makanan diatas meja.


"Tumben Mama masak, ada apa gerangan?" tanya Jeslin anak kedua Mira bersama Stevan, Jeslin sekarang masih duduk di bangku SMA.


"Kakak mu Mala mau berkunjung kerumah ini, jadi mama masak spesial" ucap Tiara.


"Sana ganti baju dulu, sekalian kamu kekamar nenek mu tadi nenek nyuruh mu datang kekamarnya kalau sudah pulang sekolah".


"Ok Mam" Jeslin berjalan kekamarnya untuk mengganti baju lalu pergi kekamarnya Kia dan Hendra neneknya Jeslin.


Tok... Tok... Tok....


Pintu diketuk oleh Mala, Tiara membuka pintu untuk menyambut kedatangan keponakannya.


"Ehh ada mbak Tiara juga, ayok masuk" Mira mempersilakan mereka masuk kedalam rumah.


Hari ini Tiara dan Mala melaluinya dengan hati yang senang, banyak kegiatan yang dilakukan dirumah Mira.


...🌟🌟🌟...


...Jangan Lupa Tinggalkan Jejak Iya...

__ADS_1


__ADS_2