
🌟🌟🌟
Tidak jauh dari mereka Kinan mendengar bahwa perempuan itu sudah resmi perpacaran dengan suaminya. "Jangan salahkan aku Reno ketika kamu sudah menyesali semua perbuatan mu" ucap Kinan dalam hati dan segera bergegas pergi.
🌟🌟🌟
Hari ini Kinan sudah selesai menyelesaikan bisnisnya tinggal menunggu pembangunan dan juga administrasi untuk bisnis ini, kemungkinan bulan depan akan segera dibuka restoran bernama XZ, nama restoran ini tidak sama dibuat oleh kinan dengan sebelumnya, karena ini adalah restoran yang berbeda dan juga akan meperkerjakan orang yang handal nantinya. ini semua sudah direncanakan dengan matang termasuk dengan Anto yang menjadi rekan kerja Kinan.
Sedangkan ditemat lain Reno bersama Tiara menikmati liburan dengan bahagia, apalagi Tiara sudah lama menyukai reno, beda halnya dengan reno dari dulu sampai sekarang, reno hanya menganggap tiara sebagai sahabatnya.
"Sudah sore ni, kita pulang sekarang yok?" ajak Reno, kebetulan hotel yang ditempati oleh Reno dan Tiara sama maka mereka pulang bareng.
Saat Reno dan Tiara sudah sampai dan keluar dari mobil, Reno melihat Kinan yang sedang turun dari mobil bersama Pria, sama halnya dengan Reno pulang dengan perempuan. mata Reno dan Kinan saling tatap tapi cepat-cepat Kinan mengalihkan pandangannya, dan bergegas naik keatas menuju kamarnya.
Selesai mandi Kinan pergi kedepan cermin rias hanya sekedar menyisir rambut dan memakai makeup yang tipis, dia hendak keluar mau makan malam, tapi Reno berbicara.
"Kinan"
"Ia ada apa bang" Kinan masih memanggil abang kepada Reno walau Reno sudah memanggil nama terdahap dirinya.
"Ternyata aku nggak salah ya menganggap kamu wanita murahan, untung aku tidak sempat menyentuh mu" cibir Reno.
"Tidak masalah kamu menganggap ku apa, cacian apa pun kamu lontarkan kepada ku, aku sudah biasa mendengarnya, sudah sedari kecil aku mendengar cacian itu, jadi percuma kamu capek ngomong seperti itu pada ku kalau aku nggak bakal sakit hati" jawab Kinan berpura-pura kuat. "dan satu lagi bang, mulai sekarang kalau kamu tidak menganggap ku istrimu tidak usah keluar kata-kata seperti itu kalau kamu tidak ingin sakit hati nantinya" ucap Kinan berani.
"Sombong sekali kamu ngomong ya, jangan karena kamu sukses di usia muda, menjadikan mu wanita sombong, karena yang kamu sombongkan itu uang haram yang kamu peroleh dari laki-laki tua di luaran sana"
"Reno aku ingat kata-kata mu dan jangan menyesal dikemudian hari dengan omongan mu ini, kalau kamu sudah selesai bicara saya permisi" jawab Kinan tenang.
Karena Kinan tidak kuat lagi ingin menangis dia segera berlari keluar hotel menuju pantai yang agak gelap untuk bisa menangis sekuat-kuatnya. "kenapa semuanya harus begini? apa salahku sehingga aku tidak pernah bahagia? orang yang selama ini aku percaya membuat kubahagia ternyata.... Hiks..Hiks.." sambil menangis
"Membuat mu menagis" sambung seoarang laki-laki.
"Siapa kamu? jangan ganggu aku" kata Kinan sambil meng-lap air mata dipipinya.
__ADS_1
"Kinan ini aku Anto"
"Pak Anto kenapa ada disini?" tanya Kinan penasaran.
"Tadi kebetulan aku di ujung sana sedang makan sate, aku melihat mu berlari sambil menangis makanya aku menyusulmu kesini" jawab Anto, sambil duduk didekat Kinan.
"Maaf Pak, saya jadi malu"
"Hahahah Kinan yang saya kenal mandiri dan kuat dalam bekerja bisa menangis juga rupanya" canta Anto pada Kinan.
"Bapak jangan bilang gitu, saya malu" jawab Kinan malu-malu.
"Tidak usah formal sekali sekarang kita diluar kerjaan anggap saja saya teman kamu" malam ini Kinan menjalani malam dengan tenang lagi karena Anto menghiburnya, sekarang mereka berada di salah satu arena permainan pasar malam yang ada didekat pantai.
Sedangkan dilain tempat Reno sedang kesal dengan tingkah Kinan yang sudah menjadi-jadi.
"Kinan kamu berani melawan saya, awas kamu ya, akan aku buat kamu menyesal dengan ucapanmu tadi" sambil memecahkan cermin yang ada diruangan itu. saat emosi Reno sudah reda, segera dia menelfon pihak hotel untuk ganti rugi dan membersihkan ruangan itu.
Saat pegawai hotel itu sedang membersihkan pecahan kaca, tangan pegawai itu tergores kaca, kebetulan Kinan masuk dan melihat kejadian itu, langsung memberikan pengobatan kepada pegawai itu.
"Terimakasih buk telah mengobati tangan saya, saya akan lanjutkan membersihkan ini dulu"
Reno yang melihat kejadian itu murka, setelah pegawai itu keluar dia langsung berbicara.
"Dasar wanita murahan, semua laki-laki kamu pengang" ucapnya kesal. kinan yang mendengar itu cuman diam dan menggap hanya angin lalu.
🌟🌟🌟
Sudah seminggu Reno dan Kinan dibali, hari ini adalah hari kepulangan mereka.
"Saya mau kamu jangan menunjukkan kapada Mama Papa, kalau kita tidak baik-baik saja" ucap Reno mengingatkan.
"Saya tidak sebodoh yang engkau kira" jawab Kinan kesal, kini Kinan sudah berani melawan Reno, karena baginya menjadi wanita lemah itu percuma. jadi dia memutuskan akan menjadi wanita kuat melawan siapapun melawannya, termasuk suaminya sendiri dan terkecuali Mamanya.
__ADS_1
Sudah malam hari baru mereka sampai dirumah Reno, karena sudah malam penghuni rumah sudah istrahat dikamar masing-masing.
Sesampainya dikamar Kinan langsung membereskan bajunya kelemari, sambil menunggu sang empunya kamar selesai mandi.
Kini kinan sudah selesai mandi berjalan kemeja rias mengoleskan krim kewajahnya untuk perawatan sederhana pada mukanya. dan bergegas mengambil selimut dari lemari dan tidur disofa.
🌟🌟🌟
Sudah sebulan umur pernikahan mereka, pagi ini dimeja makan Kinan, Reno dan Mama Papanya Reno, sedang menikmati sarapan pagi,
"Kalian hari ini nggak kekantor?" tanya Mama Reno.
"Kinan nggak kekantor Ma, sekalian Kinan mau ijin sama Mama dan Papa kalau Kinan nanti sore mau pergi keluar kota, ada urusan bisnis, Kinan juga sudah pamit sama abang" bohong Kinan pada Mama mertuanya.
"Kalau reno hari ini mau ngantar Kinan kebandara Pa" sekalian istrahat untuk hari ini" bohong Reno juga.
"Kinan udah ada tanda-tanda belum?" tanya mama Reno.
"Tanda apa Ma?"
"Tanda kalau mama mau punya cucu" ucap mama Reno,
"Bagaimana punya cucu malam pertama aja nggak" jawab Kinan dalam hati.
"Kinan kamu dengar mama nggak?"
"Hehehe dengar kok Ma, belum ada Ma, mungkin belum waktunya kali Ma" jawab kinan tanpa berdosa.
"Rajin-rajin dong usahanya jangan bolong-bolong kalau bisa cuti sebulan,jangan kerja dulu sampe ada hasilnya" ucap Mamanya lagi tanpa dosa.
"Hadehhh.. Mama ini nggak tau apa? anaknya nggak selera sama bekas orang" sungut Kinan dalam hati, sedangkan Reno merasa mual mendengar omongan Mamamnya.
"Ma, masalah ini biar aku sama Kinan yang omongin ya Ma" jawab Reno karena sudah muak dengan pertanyaan mamanya.
__ADS_1
🌟🌟🌟
Jangan lupa like ya