
🌟🌟🌟
Malam berganti menjadi pagi, hari ini adalah hari bahagia bagi keluarga Riko dan Mala.
Reno dan Kinan sibuk mempersiapkan sesuatu untuk menyambut kedatangan orang tua Riko.
Tidak kalah dengan Bram dan Tiara mereka juga sibuk kesana kemari untuk mempersiapkan lamaran nanti malam.
Sedangkan Riko dan Mala masih sibuk dengan aktivitas masing-masing.
Matahari mulai tenggelam Reno dan Kinan sudah siap, mereka bersantai diruang tamu, sedangkan Mala masih dikamarnya, mala masih bersantai seperti hari biasa baginya.
"Sisil coba kamu lihat kakak mu dikamar apa dia sudah siap-siap" Kinan menyuruh Sisil karena males bergerak.
Sisil yang disuruh pun langsung meluncur kekamarnya Mala, tanpa mengetok Sisil langsung masuk, dilihatnya Mala masih tiduran sambil bersantai diranjang.
"Kakak" teriak Sisil dengan sekuat suaranya.
"Astaga nanti kakak jantungan lho, suaramu bisa pelankan sedikit kalau mau memanggil" gerutu Mala.
"Ada apa?" Mala berjalan kearah sisil.
"Kakak kok belum siaa-siap? Mama nyuruh aku untuk mengecek kakak apa sudah siap atau belum" ucap Sisil sambil memperhatikan mala yang masih memakai baju santai.
Sisil langsung berlari kearah tangga dan berteriak lagi.
"Mah, Kak Mala belum mandi sama sekali dia masih santai-santai" ucap Sisil berteriak supaya mamanya bisa mendengarkan suaranya.
Kinan langsung naik kelantai dua dan masuk kekamar Mala dan betul saja, Kinan dapat melihat putrinya masih memakai baju santai.
"Mala kok belum siap-siap, Mama sama Papa aja sudah siap kok kamu belum? harusnya kamu dandan cantik" ucap Kinan.
"Mah Mala sudah biasa berjumpa dengan Riko untuk apa dandan cantik-cantik".
Kinan langsung menarik tangan Mala kekamar mandi.
"Kamu mandi habis itu pakai baju yang bagus pake make-up kalau perlu, mama tunggu disini" ucap Kinan menutup pintu kamar mandi itu.
Setelah 15 menit Mala sudah siap dengan ritual mandinya, saat mala keluar mamanya sudah memilih baju untuk dipakai oleh Mala".
"Kamu pakai ini ya, udah mama pilih bajunya kamu siap-siap dulu Mama turun kebawah" ucap Kinan lalu meninggal Mala sendirian didalam kamarnya.
"Astaga kok harus pake baju kayak ini, kayak mau berjumpa dengan orang paling penting aja" guman Mala, tapi tetap memakai baju pilihan mamanya.
Sesuai dengan arahan mamanya Mala memakai make-up tapi natural saja dan menggerai rambutnya.
Setelah selesai berdandan Mala keluar menuruni anak tangga, saat Mala sudah sampai dibawah betul saja Riko dan keluarganya sudah duduk santai ditempat masing-masing.
Mala dapat melihat Riko malam ini berbeda dari biasanya memakai baju yang bagus dan juga terlihat rapi.
__ADS_1
"Pasti dia juga disuruh tante Tiara memakai baju yang bagus" guman Mala lalu duduk disamping mamanya.
Acara lamaran telah selesai keluarga kedua belah pihak sudah mengatur jadwal pernikahan dan resepsi yang akan dilaksanakan 2 minggu lagi dikediaman Mala.
Semua anggota keluar sangat setuju, karena prinsip mereka lebih cepat lebih baik.
"Karena acara lamarannya telah selesai, kita makan malam dulu istriku sudah menyiapkan makan malam untuk kita" ucap Reno.
Semua orang berjalan kearah meja makan dan betul saja berbagai macam masakan yang dimasak oleh Kinan sudah tertata rapi dimeja makan.
Reno dan Mala duduk berdekatan begitu juga tiara dan bram, sedangkan Mala dan Riko makan tidak berdekatan tapi mala makan didepan Riko. sedangkan Sisil duduk disamping kakaknya Mala.
Sebelum makan dimulai mereka memajatkan doa terlebih dahulu baru mereka makan, tanpa terkecuali mereka menikmati hidangan itu sampai tambah.
"Ini semua masakan kamu ya Kinan?" tanya Tiara.
"Iya Tiara tapi dibantu sama pelayan juga" jawab Kinan.
"Kamu hebat ya bisa masak seenaknya ini" puji Tiara.
"Makanya aku sekarang sudah gemuk, karena istri ku ini sering memasak makanan untuk ku" ucap Reno memeluk pinggang Kinan.
"Wah enak kalau begitu, istriku tidak pandai memasak tapi pandai memanjakanku diranjang" bisik Bram kepada Reno yang tidak didengar oleh anak-anak mereka.
"Apa-apaan sih pah?" Tiara kesal dengan ucapan Bram lalu mencubit Bram dipinggangnya.
Mereka berempat tertawa senang sedangkan Riko dan Mala berbicara nggak jelas biasa dua orang sahabatan ini kadang bicara serius kadang bertengkar.
"Mah, Pah Sisil kekamar duluan ya".
"Owhhh ia sayang" jawab Kinan.
" Om Tante Sisil duluan ya"
"Bye kakak ipar" ucap Sisil lalu pergi kekamarnya.
🌟🌟🌟
Sudah seminggu Riko di Bali bersama Mama dan Papanya, karena Riko membantu Papanya diperusaan mereka.
Dret...Dret...
Mala calling...
Riko yang sedang rebahan dikamarnya mengangkat telfon itu.
"Ada apa sayang, kangen ya" saat Riko mengangkat telfon itu dia langsung menggoda Mala.
"Pala lho yang kangen, aku mau kasih tau, tadi butik tempat kita memesan baju telfon katanya kita harus fiting baju secepatnya" Mala langsung memberi tahu tujuannya menelfon.
__ADS_1
"Aku kira kangen, baiklah besok pagi aku berangkat ya biar bisa sorenya kita kesana" jawab Riko.
"Yaudah iya bye" ucap Mala lalu mematikan telfonnya.
Reno geleng-geleng kepala melihat kelakuan Mala yang nggak berubah walau sebentar lagi Mala akan jadi istrinya.
Setiap hari mereka selalu menelfon entah Mala atau Riko yang duluan menelfon tapi kadang hanya untuk bertengkar saja, kadang bercerita keseharian mereka.
Riko menuruni anak tangga menuju ruang tamu tapi tidak melihat mamanya ada disana.
"Bik, mama mana ya?" tanya Riko.
"Ada dikamar den" jawab bibik itu.
"Terimakasih bik" ucap Riko lalu naik kembali kelantai dua untuk menjumpai mamanya.
Tok...Tok... Tok....
Tiara membuka pintunya ketika mendengar suara ketokan.
"Ada apa sayang, ayok masuk" ucap Tiara lalu berjalan masuk kedalam kamar.
"Papa dimana ma?" tanya Riko.
"Lagi mandi sayang, ada apa malam-malam begini nyari papamu?" tanya Tiara lagi.
"Riko cuma mau bilang kalau Riko besok pagi akan terbang ke Jakarta kata Mala kami harus secepatnya fiting baju" ucap Riko.
"Yaudah nanti Mama bilang sama Papa ya".
"Bye Mama" ucap Riko meninggalkan mamanya didalan kamar.
Malam sudah berganti menjadi terang, Riko sudah bangun karena ingin cepat terbang ke Jakarta.
Jam 11 siang Riko sudah sampai di Jakarta, tanpa keapartemen dulu Riko langsung menuju rumah Mala.
Riko masuk kedalam rumah dan melihat Mala lagi menonton tv diruang tamu.
"Om sama Tante mana?" tanya Riko ketika sudah sampai didepan Mala.
"Bukannya nanya kabar aku duluan yang tidak kelihatan duluan ditanya" Mala mengomel.
"Sayangku bagaimana kabar mu?" tanya Riko dengan muka yang dibuat seimut mungkin.
"Gitu dong, kabar aku sehat, kalau Mama dan Papa lagi pergi keacara ulang tahun temannya dan kalau Sisil lagi kuliah" jawab Kinan.
"Aku nggak ada nanya Sisil kok" ucap Riko lagi.
"Biar nggak bolak balik nanya nanti kamu capek lagi" ucap Mala.
__ADS_1
...🌟🌟🌟...
...Jangan Lupa Tinggalkan Jejak Iya...