GADIS CUTE DAN MANDIRI

GADIS CUTE DAN MANDIRI
Episode 34 Gadis Cute Dan Mandiri


__ADS_3

🌟🌟🌟


"Ach... Iya mah" jawab Anto terbata.


Anto dan Ririn duduk bersebelahan, saat makan dumulai semua orang diam kecuali Mala.


"Pah, kita jalan-jalan yok disini sebelum pulang" ajaknya.


"Mala sayang makan dulu ya nanti kita ngomong, kalau lagi makan itu harus diam" ucap Reno.


"OK Papa" jawab Mala tersenyum menunjukkan giginya.


Anto dan Ririn heran dengan penuturan Reno.


"Ternyata Reno bersikap lembut terhadap Mala makanya dia selalu merindukan Papanya" batin Anto.


Selesai makan mereka semuanya kembali keruang tamu untuk saling berbincang, karena Ridwan tau dia dan Reno akan menjadi keluarga, makanya tidak memberi Reno pulang hari ini.


"Jadi apa alasannya mereka dan ibu Mala menyembunyikannya dari kamu nak?" Tanya Ridwan.


Dengan Air mata buaya pura-pura sedih Reno menjawab.


"Saya mengakui kesalahan saya Dimasa lalu dengan mantan istri saya, saya juga Sudah membujuk mantan istri saya, tapi karena mantan istri saya itu tidak bisa memaafkan saya, mereka berdua membawa kabur Mala dari saya, saya sangat sedih, dan terpuruk dalam 2 minggu ini" ucap Reno menunjuk Anto dan Ririn dengan senyum licik dibibirnya yang hampir semua orang tidak lihat.


"Rasain kalian berdua" guman Reno.


"Kok kami sih? inikan idenya Kinan kami hanya membantunya" jawab Anto kikuk.


Ridwan menatap menantu dan anaknya, "Siapa yang mengajarin kalian berbuat jahat seperti itu? coba bayangkan jika kalian dalam posisi Reno".


Anto melihat wajah Reno saat ridwan berbicara, Anto dapat melihat dengan jelas kalau Reno sedang mengerjainya, dengan santai Anto kembali mengerjai Reno.


"Kinan tidak memaafkan mu Karena mata kamu jelalatan kalau lihat cewek bening sedikit langsung ileran" ucap Anto berbohong, Anto dapat melihat mata Reno memandangnya kesal.


"Awas kamu Anto kamu tidak berhenti juga mengerjaiku, rasain ini" batin Reno.


"Saya seperti itu karena Anto yang ngajarin saya Om dulu ketika kami bareng dia yang mengajak aku untuk menggoda cewek seksi" ucap Reno berbohong kembali.


"Sudah-sudah kayaknya omongan kalian berdua dari tadi nggak jelas, Anto sekarang kamu telfon Kinan Minta penjelasannya kemana Mala akan dibawa atau tetap tinggal bersama kita" ucap Mia memberi saran.


Jangan tanya Ririn, mendengar uncapan Reno barusan membuatnya merengut tapi masih menjaga image didepan mertuanya.


"Baiklah Ma, kami kekamar dulu untuk menelfon Kinan, ayok sayang" ajak Anto pada istrinya. saat Anto berjalan pergi melewati Reno, Anto menyempatkan untuk mencubit badan Reno dengan kuat.


Didalam kamar Anto menelfon Kinan.

__ADS_1


"Hallo dek Kinan, mantan suami kamu yang menyebalkan itu Sudah sampai dirumahku, ternyata dia temannya papaku, dia mengerjaiku aku sangat kesal padanya"


"Kok bisa sih Bang....? jadi bagaimana ini Bang? aku jadi bingung" ucap Kinan.


"Abang juga bingung nih... makanya abang tanya padamu, Mama dan Papa memarahi kami, dan disuruh bertanya pada mu".


"Yaudah bagaimana baiknya aja Bang aku serahkan sama abang ya bye" ucap Kinan.


Saat telfon terputus Anto melihat muka Ririn cemberut.


"Kok muka kamu cemberut sayang?" tanya Reno.


"Apa benar abang dulu suka lihat cewek-cewek?"


"Haha kamu kok percaya sih omongan si kampret itu, kamu tau sendiri abang dulu nggak ada dekat dengan perempuan, dan satu lagi abang nggak ada kenal dia dahulu"


"Terus kenapa dia ngomong gitu?"


"Sayang, kamu nggak lihat mata dia tadi ya? dia itu ngerjai kita sayang" jawab Reno.


Ririn langsung memeluk suaminya dengan manja "aku pikir dia bilang betul sayang" ucapnya sambil memeluk erat suaminya.


"Yaudah kita keluar ya, biar kita ngomong Sama mereka tentang Mala" ucap Anto.


🌟🌟🌟


"Sayang kamu nggak beli oleh-oleh untuk Mama?" Tanya Reno.


"Mau Pah, Mala mau beli kok tapi Papa yang pilih ya"


Setelah selesai belanja dan berkemas Mala dan Reno berangkat kebandara untuk terbang ke Bali.


Setelah sampai dibandara Bali Mala dan Reno menaiki Mobil jemputan dari anak buahnya Reno, "Sayang kamu mau kemana duluan kerumah Papa atau mama? Tanya Reno.


"Rumah mama aja pah, Mala rindu mama" ucap Mala.


Tidak terasa mereka Sudah sampai dirumah Mala dan kebetulan Kinan belum pulang kerja. "Sayang Papa capek nih kita tidur kamar kamu yok" ucap Reno. setelah Mala siap dimandikan oleh pelayan, Reno mandi dikamar Mala juga, habis mandi mereka tidur bersama.


Saat sore hari Kinan pulang kerja dia melihat ada dua koper diruang tengah yang belum dibereskan, dia segera bertanya pada pelayan disana.


"Bik ini koper siapa ya? saya tidak mengenalinya? tanya Kinan.


"Itu koper Mala dan.... " belum sempat pelayan itu melanjutkan omongonnya dia segera pergi menjumpai Mala.


"Makasih bik, bereskan barang-barang dia ya" ucapnya senang.

__ADS_1


Kinan membuka kamar Mala, kinan langsung berteriak, "sayang kamu Sudah pulang?"


"Sudah sayang" ucap Reno yang kebetulan baru bangun.


"Jadi yang membawa Mala kesini kamu ya, buka Bang Anto atau dek Ririn?" Tanya Kinan.


"Aku yang membawa anak kita sayang" ucap Reno menggoda, sambil memberi kiss dari jauh untuk Kinan.


"Karena udah Lama di Jerman kamu kok jadi kurang satu ons ya?" ucap Kinan sinis.


Reno sudah didepan kinan yang masih berdiri "Sayang aku merindukan mu" ucap Reno memeluk Kinan tanpa rasa na*su hanya rasa senang bisa memeluk orang yang dicintainya.


Kinan yang saat ini juga merindukan Reno membalas pelukan Reno dengan erat "Aku juga merindukan mu, maaf telah mengabaikan mu selama ini" ucap Kinan sedih.


"Kok nangis sih sayang?" ucap Reno melepas pelukannya Dan menghapus Air mata Kinan.


"Sayang kita bicara dikamar kamu ya, nanti Mala terganggu dia pasti Capek dalam perjalan kesini" ucap Reno, Kinan hanya mengangguk dan berjalan menuju pintu penghubung antara kamarnya dan Mala.


Kini Reno dan Kinan Sudan duduk manis disofa dalam kamar Kinan.


"Sayang kamu Sudah memikirkan semuanya?" Tanya Reno memastikan, dijawab anggukan oleh Kinan.


"Jadi kapan kita akan menikah kembali?" Tanya Reno lagi.


"Terserah abang saja, aku ngikut aja Bang" jawab Kinan.


Mendengar ucapan Kinan, Reno senang dia Sudah mendapatkan lampu hijau, reflek Reno menc*um bib*r merah Kinan, Reno ******* b*bir itu dengan pelan dan dibalas oleh kinan, kinan memberi celah kepada Reno. tapi adeg*n itu berhenti disana Reno melepaskan c*umannya.


"Sayang sampe disini aja, kita belum halal" ucap Reno serius.


"Trus apa maksud abang selama ini menyentuhku dan dulu saat abang lagi mabuk?" Tanya Kinan.


"Sayang abang sangat mencintai mu, dulu karna abang hilaf ketika mabuk, dan yang kemaren kemaren karena abang marah, abang pengen kamu cepat h*mil dan mau menikah dengan ku, maafkan abang ya" ucapnya serius


🌟🌟🌟


...Jangan Lupa ...


...Like ......


...Komen ......


...favorite ...


... Vote......

__ADS_1


... Ya ...


...Kasih Hadiah Juga...


__ADS_2