GADIS CUTE DAN MANDIRI

GADIS CUTE DAN MANDIRI
Episode 76 Gadis Cute Dan Mandiri Season 2


__ADS_3

"Biasanya juga begitu nggak kamu keberatan, pergi dari atas ku atau aku tendang kamu" ucap Mala dengan suara tegasnya.


Sebelum Riko duduk kembali dia menyempatkan diri untuk mencium bibir Mala dan ********** dengan rakus, saat Riko tau Mala butuh oksigen baru ia lepas ciuman itu.


Keduanya sudah duduk kembali tanpa Riko sangka Mala memukulnya dengan kuat di bagian punggung.


Riko langsung menoleh dan bertanya kenapa Mala memukulnya.


"Sakit, kamu kenapa memukulku?"


"Kamu yang kenapa, nyium-nyium aku? kayak nggak ada kerjakan aja" omel Mala.


"Udah achh ayok turun kita mau makan" ucap Riko mengalihkan pertanyaan Mala.


********


Pagi yang cerah ini Mala akan memulai harinya dengan senyum karena hari ini Mala pertama kerja diperusaan MM yang dipimpin oleh Bram.


Mala berangkat bersama Riko, Mala sudah membawa berkasnya ditangan dan meneteng tasnya, mereka sampai dilobi khusus pejabat tinggi diperusaan itu.


Sambil berjalan mereke berbedua ber bicang-bincang.


"Riko kamu antar aku menemui HRD ya" ucap Mala.


"Iya"


Mereka berdua berjalan keruangan HRD Mala mengetuk pintu sebelum masuk. tapi sebelum Mala berbicara Riko sudah bicara duluan.


"Permisi pak ini berkas kemaren untuk ditempat di menager keuangan" ucap Riko.


"Maaf pak Riko, kami sudah ditelfon tuan Bram katanya tuan, Nona Mala akan ditempat jadi sekertaris tuan saja" ucap HRD bernama Aldo itu.


"Baiklah ini berkasnya kami akan berbicara langsung dengan pak Bram, kami permisi" ucap Riko sambil berjalan menuju ruangan CEO perusaan MM.


Mala mengikuti riko dari belakang hingga mereka sudah sampai didepan pintu. Riko langsung mengetuk pintu dan masuk.


Tanpa disuruh Riko duduk disofa dan diikuti oleh Mala.


"Apa kamu sudah tau kalau Mala akan papa jadikan sekertaris Papa?" tanya Bram.


"Sudah pah, kenapa Mala dijadikan sekretaris, sedangkan Mala bidang keahliannya bagian keuangan" ucap Riko.


"Iya Papa berencana akan melantikmu jadi CEO diperusaan ini, jadi alangkah baiknya Mala yang akan jadi sekretarismu papa sangat yakin kalau Mala bisa diandalkan dalam bidang ini".


"Apa Papa sudah yakin kalau perusaan MM ini akan dipengang oleh ku? aku belum yakin akan hal ini" Riko mengeluarkan pendapatnya.


"Yakin atau tidak yakin kamu bakal jadi CEO dari perusahaan kita, jadi mumpung Papa masih sehat ini kesempatanmu untuk bisa belajar lebih dalam dan bertanya sama Papa kalau kamu belum mengerti, tapi yang paling Papa harapkan perusaan ini bisa lebih maju lagi ditangan mu" ucap Bram.


"Jadi mulai hari ini Papa akan memantaumu bekerja dan untuk Mala dia akan dilatih oleh sekertaris Papa yang akan risegn seminggu lagi" ucap Bram lagi.

__ADS_1


"Baik Pah" jawab mereka kompak.


"Nah, kek ginikan enak didengar" ucap Bram lalu bangkit dari kursinya menuju meja dan menelfon sekretarisnya.


Tok... Tok... Tok...


Sekertaris Bram masuk ketika Bram menelfonya, dapat dilihat dari sampulnya kalau sekretaris Bram orang yang baik walau dia bekerja posisi sekretaris pakaiananya tidak seperti sekretaris lainnya.


Dia memakain rok panjang dan blejer hitam dan juga hijap yang menutupi kepala sampai dadanya.


"Selamat pagi Pak, ada yang bisa saya bantu?" tanya Rima sekretaris Bram dengan sopan.


"Rima saya ingin kamu ajari Mala untuk jadi sekretaris yang handal" ucap Bram tegas.


"Baik pak, mari Buk ikut saya kerungan saya" ucap Rima.


Mala mengikuti Rima dari belakang menuju ruangan Rima.


"Perkenalkan buk nama saya Rima" Rima menjulurkan tangannya supaya Mala menerima salam darinya.


"Achh ia, saya Mala" ucap Mala tersenyum.


"Achh panggil Mala aja, kita pasti seumuran" ucap Mala senang.


"Nanti nggak enak, apalagi orang tau kalau bu mala istri dari tuan Riko" ucap Rima.


Akhirnya Kedua saling memanggil nama dan tidak menunggu lama mereka sangat sudah akrab.


"Baiklah Rima, kemari bukunya biar saya baca dulu" ucap Mala mengambil buku dari tangan Rima dan membacanya satu persatu.


1). Menanggapi pertanyaan dari client atau mitra bisnis secara langsung, melalui telepon atau email.


2). Mengembangkan dan menerapkan prosedur kantor.


3). Menjaga sistem rekaman perusahaan untuk menjunjung tinggi file yang akurat.


4). Menulis surat, memo, dan email.


5). Menyortir dokumen.


6). Memesan ruang pertemuan untuk rapat.


7). Mengatur panggilan konferensi.


8). Melakukan tugas administratif, termasuk pengarsipan dan fotokopi.


Mala mangkut-mangkut tandanya dia mengerti yang dia baca.


"Apa ada bagian susah untuk dimengerti Mala?" tanya rima saat melihat mala sudah selesai membaca.

__ADS_1


"Sampai saat ini sih lumayan, tapi seiring berjalannya waktu pasti bakal lebih ngerti kok" ucap Mala.


"Baguslah kalau begitu, dan ini semua kamu baca tentang perusaan ya, dan ini memo untuk seminggu kedepan. dipahami dan dikerjakan" ucap Rima serius.


Hari ini Mala banyak belajar dari Rima mulai dari hal mudah hingga yang paling sulit, Mala yang memang otaknya jenius cepat menanggap apa yang dijelaskan oleh Rima.


Karena asik belajar dan mengajar mereka tidak sadar kalau Riko sudah didepan mereka.


"Selamat siang pak" ucap Rima.


"Siang Rima, Mala kita makan diluar yok" ajak Riko.


"Rima kita makan bareng yok" ajak Mala. karena segan kepada Riko, Rima menolak ajakan Mala.


"Aku makan dikantin saja Mala, kamu pergilah makan duluan, pak Riko sudah menunggu" ucap Rima.


"Ayoklah" ucap Mala sambil memegang tangan Rima dan mulai berjalan dan mau tidak mau rima harus ikut, didalam mobil Riko menyetir mobil seperti supir sedangkan kedua perempuan itu bercerita dikursi belakang.


Riko membawa mereka kerestoran terdekat, Riko turun dari mobil begitu juga dengan Rima dan juga Mala, ketiganya berjalan santai menuju meja yang kosong.


"Kamu mau pesan apa Mala?" tanya Riko.


"Samakan saja seperti pesanan mu Riko".


"Kalau kamu Rima mau makan apa? tanya Riko juga.


"Samakan saja pak" jawabnya kaku karena baru pertama kali makan bersama anak pemilik perusaan Ia kerja walau bersama istrinya.


Setelah pesanan mereka datang, ketiganya makan dengan diam sampai selesai.


"Papa kok nggak makan bareng kita?" tanya Mala.


"Kamu sih terlalu asik kerja dan nggak melihat Mama datang membawa bekal untuk Papa" jawab Riko.


🌟🌟🌟


Mala dan Rima sudah kembali keruang kerjanya, begitu juga dengan Riko, dia masuk keruangannya dan masih melihat sang Mama masih duduk santai disana.


"Sudah selesai makan siangnya sayang?" tanya Tiara.


"Sudah Mah, ini mau kerja lagi" Riko pun duduk dikursi kebesaran papanya dan mulai mengotak atik komputernya dan memeriksa file-file.


Riko begitu serius dalam bekerja, dan memeriksa berbagai laporan, tapi saat Riko memeriksa laporan keuangan dia melihat ada yang ganjil.


"Pah coba deh lihat, laporan keuangan ini kayaknya ada sedikit kesalahan" Riko menunjukkan laporan tentang selisih penjualan dan pendapatan tidak sesuai.


"Coba deh papa lihat lagi penjualan kita naik, tapi kenapa uang masuknya masih sama seperti bulan lalu?" tanya Riko.


Bram ikut memeriksa laporan tersebut dan benar saja ada yang beres, Bram langsung menelfon sekretarisnya untuk memanggil kembali menager keuangan keperusaan.

__ADS_1


...🌟🌟🌟...


...Jangan lupa tinggalkan jejak iya...


__ADS_2