GADIS CUTE DAN MANDIRI

GADIS CUTE DAN MANDIRI
Episode 26 Gadis Cute Dan Mandiri


__ADS_3

🌟🌟🌟


Pesta ulang tahun.


Semua keluarga sudah berkumpul, saat Mala ingin menium lilin, Mala sempat melamum "ternyata Papa berbohong" gumannya, saat Mala mendengar Mamanya menyuruh meniup lilin, Mala segera meniupnya dan memotong kue, kue potongan pertama dikasih sama Kinan dan potongan kedua masih dipengang dan mencari orang yang akan dikasih kue. matanya membulat saat melihat seseorang yang dia cari, Mala segera berjalan kearah Reno yang berdiri diantara orang-orang, Mala segera menyuapi Reno dan memeluknya dengan erat.


"Ternyata Papa datang, Mala kira Papa berbohong" ucap Mala ingin menangis.


"Maafin Papa baru hari ini pertama Papa datang diulang tahun mu, maaf Papa datang terlambat" ucap Reno memegang rambut Mala.


"Sayang Papa banyak bawa kado untuk mu, jangan sedih Lagi sekarang kita kesana ya biar kita lanjutkan acaranya" bujuk Reno, dan langsung menggendong Mala kehadapan keluarga.


"Setalah semua teman-teman Mala memberikan kado, mereka semua menikmati hidangan yang dihidangkan untuk tamu yang datang.


"Mah, Pah teman Mala satu Lagi nggak datang, dia kenapa nggak datang ya?" tanya Mala pada Reno dan Kinan.


"Teman Mala yang mana lagi sayang" tanya Kinan, karena memang kurang mengenal teman Mala karena selama ini selalu Ririn yang menangani masalah sekolah mala.


"Teman Mala bernama Riko mah, anaknya tante Tiara dan Bram" ucap Mala.


Yang ditunggu Pun akhirya datang Riko datang ditemani Ayah, bundanya. mata Kinan melotot saat melihat Tiara mantan kekasih reno dahulu lebih tepatnya selingkuhan reno berjalan kearah mereka.


"Itu teman Mala ma" sambil menunjuk Riko yang berjalan kearahnya.


Tiara yang melihat ketidaksenangan dimuka Kinan angkat bicara.


"Kinan maaf ya, dulu aku membuat mu sakit hati, kenalkan ini suami ku dan anakku, aku tidak menyangka ternyata Mala adalah anakmu dan Reno" ucap Tiara.


Kinan hanya tersenyum kaku mendengar ucapan Tiara.


Bram langsung menyalam tangan Kinan dan Reno.


"Kenalkan saya Bram suami Tiara" ucapnya sambil memeluk Tiara dengan erat.


Saat semua orang sudah pulang, dan yang lainnya sudah pergi kekamar masing-masing, kini tinggal Kinan, Reno, Tiara dan Bram yang masih duduk diruang tamu, sedangkan Mala dan Riko bermain bersama.


Setengah jam mereka berbincang-bincang Tiara sudah minta maaf dan sudah berubah keinginannya yang dulu ingin merebut Reno dari Kinan.


"Sudah larut malam kami permisi dulu ya " pamit Bram kepada Kinan dan Reno.


"Sayang ayok pulang besok main-main Lagi dengan Mala" ajak Bram pada Riko yang sedang asik bermain.


Sesudah Riko dan keluarganya pulang kini tinggal Reno dan Kinan yang masih setia duduk dikursi, tiba tiba Mala datang.


"Pah, katanya tadi Papa bawa banyan kado, mana kadonya" ucap Mala menagih ucapan Reno.

__ADS_1


"Ada kok sayang masih didalan mobil sekarang Mala tidur kekamar aja ya nanti Papa antar kekamar Mala" ucap Reno mengedipkan mata pada Mala.


"Siap Papa" ucap Mala seperti memberi hormat kepada Papanya, dan bergegas pergi dari ruang tengah menuju kamarnya.


Kini tinggal Kinan dan Reno yang tersisa.


"Siapa yang mengundangmu kesini" tanya Kinan sinis yang dari tadi ditahan-tahan untuk tidak bertanya.


"Kamu nggak perlu tau dari siapa, intinya aku kesini untuk merayakan ulang tahun anakku" ucap Reno enteng.


Deg...


Deg...


Jantung kinan bekerja lebih cepat dari biasanya.


"Sudah aku katakan Mala bukan anakmu, dia itu anakku bersama laki-laki lain, jadi jangan memperalat Mala untuk bisa mendekatiku lagi".


"Siapa yang mendekatimu kamu sudah menolakku jadi percuma mendekatimu" ucap Reno.


"Kalau bukan itu, untuk apa kamu mendekati anak ku"


"Karena dia juga anakku" ucap Reno mengedipkan mata pada Kinan yang kesal.


Reno segera mengeluarkan sebuah surat dari saku jasnya.


"Coba baca dengan teliti dulu, kalau kamu tidak percaya dengan perkataan ku" sambil menyerahkan surat tes DNA yang pernah dilakukan Reno sebelumnya.


Saat Kinan sudah selesai membacanya matanya memerah menahan amarahnya.


"Ya kamu benar, Mala anak kamu tapi Mala adalah anakku, semenjak kamu meninggalkan ku, brarti kamu juga bukan Ayah dari Mala lagi" ucap Kinan berapi-api.


"Tapi kamu tidak bisa melarangku untuk tidak menjumpainya lagi"


"Terserah pada mu, sekarang kamu keluar dari rumahku dan jagan pernah injakkan kakimu dirumah ku ini, pergi...." Bentak Kinan pada Reno yang masih duduk santai didepan Kinan.


Setelah kepergian Reno, Kinan segera kekamar Mala, kini hatinya sudah mulai tidak tenang, dia mendapati Mala sedang mengobrol didalam HP nya.


"Mala kamu nelfon siapa" bentaknya saat mendengar suara Reno didalam HP.


"Nelfon Papa, Mah" ucap Mala menunduk saat melihat mata Kinan yang sedang berapi-api.


"Sejak kapan kamu menelfon dengannya, sudah mama bilang dia bukan papamu, jangan lawan mama Mala kalau kamu mau mama nggak marah padamu" bentaknya lagi dan Mala Pun menangis saat Kinan membentaknya.


sedangkan Reno diseberang telefon marah saat mendengar Kinan memarahi Mala. Reno yang masih berada dimobil, belum keluar dari rumah Kinan, segera keluar dari mobil menuju kamar Mala.

__ADS_1


Reno segera membuka pintu dan melihat Mala sedang manangis. Reno segera mengagkat tubuh Mala kedalam gendongannya.


"Jika kamu terus memarahinya biar aku yang menjaganya" ucap Reno ingin segera pergi dari sana.


"Jangan bawa Mala dia anakku, kamu nggak ada hak membawanya" ucap Kinan Lagi.


"Aku punya hak, aku ayahnya, dan kalau kamu berani memarahinya kamu akan tau sendiri akibatnya" ancam Reno yang sudah marah sama halnya dengan kinan.


"Sayang kamu mau ikut Papa? kita pergi kerumah Papa" tanya Reno pada Mala, yang dijawab anggukan oleh Mala.


"Sekarang kamu lihat anak yang kamu besarkan selama 8 tahun memilihku karena kamu memarahinya dan sudah aku selidiki selama ini kamu tidak ada wantu untuknya selalu pekerjaan yang kamu pikirkan".


"Aku seperti itu karena memikirkan masa depannya, aku hanya menyerahkannya pada Ririn adek aku" ucap Kinan tak mau kalah.


"Malam ini aku akan bawa Mala kerumahku, kamu renungi kesalahan kamu apa" ucap Reno meningkalkan Kinan yang sudah terisak.


Hiks...Hiks...


Saat mendengar keributan itu Siska, Mira dan Papanya datang kesana melihat Kinan yang menangis dilantai. Ririn dan anto juga datang kesana.


Ada apa?


Apa yang terjadi?


Kemana Mala?


Banyak pertanyaan yang mereka lontarkan pada Kinan tapi Kinan tidak menjawab sama sekali, dia hanya menangis saat anaknya memilih papanya ketimbang dirinya yang sudah merawatnya selama 8 tahun.


"Mala di bawa Reno pergi kerumahnya, Mala juga memilih pergi bersama Reno ketimbang aku ibunya"


Hiks... Hiks...


"Padahal aku yang sudah melahirkan dan membesarkannya sendiri" ucap Kinan lagi sambil menangis.


🌟🌟🌟


vote.... vote...... vote....


like.... like..... like.....


favorite..... favorite...... favorite.......


Dan juga


Kasih Hadiah Ya

__ADS_1


__ADS_2