GADIS CUTE DAN MANDIRI

GADIS CUTE DAN MANDIRI
Episode 70 Gadis Cute Dan Mandiri Season 2


__ADS_3

"Selamat menempuh hidup baru ya kak semoga jadi keluarga yang bahagia" ucap Luna kepada pasutri itu.


Begitu juga dengan Alfaro dia juga mengasih ucapan selamat kepada Mala dan Riko.


Mala langsung duduk disofa saat ketiga orang itu sudah pergi dari hadapannya dan diikuti oleh Riko.


"Nanti malam masih kuat nggak?" goda Riko.


"Ngapain?" tanya Mala polos.


"Malam pertama sayang" goda Riko, seketika pinggang Riko terasa sakit karena tangan mungil itu sudah menyusup kesana untuk mencubit Riko.


"Awas ya kalau berani macam-macam, sudah ditolongi masih saja nggak tau diuntung" ucap Mala dengan mata melotot.


"Eits... Mata dikondisikan masih banyak tamu" ucap Riko tertawa ringan.


Satu persatu tamu undangan sudah bepergian, kini tertinggal hanya keluarga utama.


Mala dan Riko duduk dikursi yang sama mereka dan keluarga saling berbincang dan juga memberi nasehat kepada dua orang itu.


"Opa, Oma, Tante sama Om kapan pulang?" tanya Mala kepada opa Ridwan.


"Kami pulang besok pagi sayang, masih banyak pekerjaan opa dijerman" jawab Ridwan.


"Papa tinggal disini seminggulah pa, Kinan juga masih merindukan Papa" ucap Kinan.


"Tapi papa sibuk sayang, ini saja karena papa nggak mau tidak datang kepesta cucu papa ini, makanya papa paksakan datang kesini".


"Yah bakal bakal sepi kembali dong rumah ini" Sisil menyahut ucapan Ridwan.


Begitulah keluarga besar itu bercerita satu sama lain hingga jam sudah menunjukkan pukul 9 malam, Tiara Stevan anak anaknya sudah kembali ke apartemen Siska.


"Mala sayang kamu pasti capek ya, sekarang pergi kekamar untuk mandi dan istirahat bawa Riko kekamar mu" ucap Kinan saat melihat putrinya sangat kelelahan butuh istirahat.


Mendengar ucapan Kinan, Mala seperti mendapatkan lotre, senangnya bukan main tapi tidak ditunjukan kepada siapa pun, Mala langsung pamit dan berjalan kearah tangga dan memasuki kamarnya.


"Riko bantuin dong buka resleting gaunnya susah ni".


Riko yang sudah merebahkan badannya dikasur duduk kembali.


"Kalau minta tolong, kesinilah masa aku kesana" ucap Riko.


Sambil mengomel Mala berjalan kearah Riko dan duduk diatas kasur itu. "Aku duluan mandi habis itu kamu ya" ucap Mala yang dijawab anggukan oleh Riko.


"Riko, aku lupa bawa handuk tolong ambilan dong" ucap Mala dari kamar mandi, dengan malas Riko mengambil handuk itu dan menyerahkannya kepada Mala.


Kedua orang itu sudah selesai dengan ritual mandinya kini Riko dan Mala sudah merebahkan badannya sambil memainkan hpnya masing-masing.

__ADS_1


"Mala..."panggil Riko.


"Hmm... " masih asik dengan hpnya.


"Kita malam pertama yok, kamu nggak penasaran gimana rasanya" goda Riko karena melihat mala terlalu asik main HP. dan betul saja sedetik kemudian Mala langsung menoleh kepadanya.


"Udah syukur kamu kukasih tidur dikasur ku, sekarang kamu ngomong ngaur. mau aku suruh tidur disofa?" ucap Mala.


"Galak amat nih cewek, nanti kalau pengen tau rasanya bilang samaku ya aku siap sedia 24 jam" godanya lagi.


"Achhh sakit" Riko merasakan sakit dipinggangnya karena Mala sudah mencubitnya.


"Ampun...Ampun" Riko minta ampun karena mala belum melepas cubitannya.


"Awas kalau berani macam-macam" ucap Mala lalu berbalik membelakang Riko.


🌟🌟🌟


Waktu berjalan begitu saja, sudah sebulan usia pernikahan mereka tapi dalam 2 minggu ini Riko sudah kembali ke Bali untuk membantu sang papa diperusaan.


Sedangkan Kinan belum mau melepas pekerjaannya, makanya kedua pasutri itu saling berjauhan.


"Pagi Mah" ucap mala saat melihat mamanya sedang mempersiapkan sarapan pagi.


"Pagi sayang, kamu bantu mama mempersiapkan ini ya" ucap Kinan menunjukkan bahan makanan yang belum jadi, semenjak Mala menikah sang mama menganjurkan agar mala belajar banyak masakan.


"Mah mala kekamar dulu mau mandi" mala pergi kekamarnya untuk bersiap-siap pergi kerja.


Saat Mala kekantor Sisil ikut numpang dimobilnya karena mobilnya lagi dibengkel.


"Kak kok kakak sudah menikah tapi mau pisah sama kakak ipar?" tanya Sisil.


"Mau bagaimana lagi, kakak masih betah kerja di Jakarta ini, nantilah kalau kakak udah siap pindah"


Dret.... Dret... Dret....


Riko Calling...


Mala segera mengangkat telefonnya "hallo Riko, ada apa nelfon pagi-pagi?" tanya Mala.


"Cuma mau tau kabar kamu aja, sudah seminggu lebih kita nggak ada komunikasi" jawab Riko.


"Ohh aku pikir ada sesuatu"


"Ada sih jika kamu nggak keberatan aku minta sekali lagi, kamu pindah kebali ya! mama nanyai kamu terus" ucap Riko lirih.


"Tapi aku belum mau pindah Riko" ucap Mala. tapi saat melihat muka Riko yang memelas Mala merasa kasihan.

__ADS_1


"Yaudah deh, hari ini aku urus surat pengunduran diri dari kerjaaan sekalian berkemas barang-barang ku" jawab Mala.


"Serius kamu?" tanya Riko senang.


"Iya aku serius lho" jawab Mala.


"Iya udah aku berangkat kekantor dulu ya, bye" ucap Mala lalu mematikan telfon.


Saat Sisil mendengarkan kakaknya berbicara di telfon ada sedikit hatinya merasa sedih, bakal ditinggalkan kakaknya, walau mereka sering berantem tapi sebenarnya mereka sangat saling menyayangi.


"Jadi kakak mau pergi ya" ucap Sisil.


"Mau bagaimana lagi dek, sudah kewajiban juga kakak juga menuruti perintah suami" ucap Mala pasrah.


"Turun sana sudah sampai" ucap Mala saat mereka sudah sampai digerbang kampus Sisil.


"Bye kakak, hati-hati ya" ucap Sisil lalu berlari menuju kampusnya.


Mala melajukan mobilnya kekantor untuk memberikan surat pengunduran diri, walaupun perusaan itu milik papanya Mala selalu melakukan sesuai peraturan perusaan.


Sesampainya dikantor Mala langsung menuju kamar papanya ceo dari perusaan itu.


Tok.. Tok... Tok..


Mala masuk saat sudah dipersilakan masuk.


"Ada apa sayang? tumben datang keruangan Papa?" tanya Reno.


Sambil duduk disofa mala langsung berbicara tentang keinginannya ingin mengundurkan diri dan bakal pergi kebali besok hari.


"Pah, hari ini mala akan mengundurkan diri dari perusaan, Mala juga ingin pergi kebali dan mau tinggal disana bersama Riko" ucap Mala.


"Bagus dong sayang, sudah sering papa sama mamamu menyuruhmu untuk menyusul suamimu tapi kamu masih nggak mau" ucap Reno senang.


"Sekarang buatlah surat pengunduran diri ke HRD supaya cepat beres-beres" ucap Reno.


Mala berjalan keluar dari ruangan Reno menuju ruangannya, halpertama yang ia lakukan adalah membuat surat lalu menyerahkannya ke HRD.


Karena terlalu sibuk dengan urusan mala tidak melihat jam ternyata sudah mununjukkan pukul 5 sore.


Kinan bergegas pulang kerumah untuk kembali mempersiapkan pakaiannya.


"Sayang kata Sisil, kamu bakal menyusul Riko ke Bali ya?" tanya Kinan saat Mala sudah sampai dirumah.


"Hehe iya mah, baru tadi pagi Riko minta Mala lagi untuk tinggal bersamanya" ucap Mala.


...🌟🌟🌟...

__ADS_1


...Jangan Lupa Tinggalkan Jejak Iya...


__ADS_2